Kamis, 12 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Bupati Pemalang Minta Dukungan Pusat Atasi Banjir Rob di Ulujami

Bupati Pemalang Minta Dukungan Pusat Atasi Banjir Rob di Ulujami

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Untuk mengatasi banjir rob yang melanda wilayah Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro meminta bantuan kepada pemerintah pusat agar dapat bersinergi dalam penanganan masalah tersebut.

Permintaan itu disampaikan Bupati Anom dalam rapat koordinasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta pembahasan permasalahan banjir rob di Pantura.

Rapat tersebut digelar bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Komite II DPD RI di Gedung B Lantai V, Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada Kamis 3 Juli 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anom menegaskan bahwa masyarakat sangat berharap lingkungan mereka bisa pulih seperti semula. Namun, kondisi banjir rob yang parah tidak mungkin diatasi hanya di tingkat kabupaten, bahkan mungkin juga tidak cukup di level provinsi.

“Untuk mereduksi mungkin bisa, tapi untuk mengatasi secara keseluruhan sangat sulit. Abrasinya sudah sangat tinggi, dan masyarakat setiap hari mengalami rob hingga setinggi lutut,” ungkapnya.

Bupati Anom menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama masyarakat telah berupaya mengatasi banjir rob dengan membangun tanggul darurat dari bambu, yang disebut tanggul kandang jangkrik.

Selain itu, pemerintah juga telah memberikan berbagai bantuan sosial serta melakukan penanaman mangrove sebagai langkah untuk menahan abrasi laut.

Ia juga menyampaikan bahwa dampak rob telah merusak lahan sekitar 1.000 hektare, termasuk tambak, lahan pertanian, dan kebun melati yang selama ini menjadi komoditas ekspor.

“Rob sudah melanda 13 desa. Banyak warga kehilangan mata pencaharian. Peternakan ayam petelur pun terpaksa ditinggalkan. Ini butuh atensi dan intervensi dari pemerintah pusat. Masyarakat sudah berteriak dari Bupati ke Gubernur, dan sekarang mungkin ke Presiden,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komite II DPD RI Abdul Kholik menyatakan akan menyampaikan hasil rapat kepada kementerian dan instansi terkait di tingkat pusat.

“Permasalahan yang muncul di daerah sudah kami catat. Kami akan sampaikan ke mitra kami, baik kepada menteri maupun Bapak Presiden. Semoga bisa ditindaklanjuti dan kami mohon doa agar bisa bekerja maksimal dan berkolaborasi dengan daerah,” ujar Abdul Kholik.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bakamla RI–UNODC Gelar Latihan VBSS Tahap VII di Batam

    Bakamla RI–UNODC Gelar Latihan VBSS Tahap VII di Batam

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pelatihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) yang diselenggarakan oleh Bakamla RI bekerja sama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), berlangsung dengan lancar dan aman di Pangkalan Bakamla Batam, Kepulauan Riau, Senin (10/11/2025). Pelatihan yang telah dibuka pada Selasa, 4 November 2025 oleh Kepala Pangkalan Bakamla Batam, Kolonel Bakamla […]

  • Perusahaan di Cilacap Diajak Lindungi Pekerja Rentan, Awaluddin : Bisa Memanfaatkan Dana CSR

    Perusahaan di Cilacap Diajak Lindungi Pekerja Rentan, Awaluddin : Bisa Memanfaatkan Dana CSR

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri mengajak perusahaan di wilayah Kabupaten Cilacap untuk mendukung pemberian Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian bagi pekerja rentan. Hal itu disampaikan saat Sarasehan Ketenagakerjaan, dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap, Selasa (7/5/2024). “Caranya dengan mengalokasikan dana tanggung […]

  • Taj Yasin Tegaskan, Peningkatan Kuota Haji Harus Diimbangi dengan Layanan yang Lebih Baik

    Taj Yasin Tegaskan, Peningkatan Kuota Haji Harus Diimbangi dengan Layanan yang Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kuota Jemaah haji Jawa Tengah pada 2026 mencapai 34.122 orang. Jumlah itu mengalami peningkatan sebanyak 3.745 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menegaskan, kenaikan kuota tersebut harus diimbangi dengan kesiapan layanan yang lebih baik, agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan. “Kami harap penyelenggaraan 2026 bisa lebih baik lagi, […]

  • Dikabarkan Ada Pungutan Liar Pada PIP, Ini Hasil Penelusuran Dindikbud Pemalang

    Dikabarkan Ada Pungutan Liar Pada PIP, Ini Hasil Penelusuran Dindikbud Pemalang

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG – Belum lama ini dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang ramai dikabarkan adanya pungutan liar (pungli) pada Program Indonesia Pintar (PIP). Kabar pungutan liar itu terjadi di beberapa Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Menindak lanjuti kabar tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pemalang melakukan penelusuran untuk memastikan kebenarannya kabar tersebut. […]

  • Bupati Pemalang Resmikan TPST 3R dan Kebun Sayur Organik di Desa Pedurungan

    Bupati Pemalang Resmikan TPST 3R dan Kebun Sayur Organik di Desa Pedurungan

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang saat ini sedang menginisiasi program sampahku selesai di desa untuk mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Pemalang, Minggu (8/9/2024). Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengatakan, program sampahku selesai di desa itu artinya setiap desa di Pemalang memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). “Saya harap di setiap Desa yang ada di Kabupaten […]

  • Ahmad Luthfi Tegas, Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet

    Ahmad Luthfi Tegas, Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan kembali bahwa kawasan Gunung Slamet telah berproses untuk menjadi taman nasional, sehingga tidak boleh ada aktivitas penambangan di kawasan tersebut. “Gunung Slamet itu sudah (diproses) menjadi kawasan taman nasional. Jadi kalau kawasan maka tidak boleh ada penambangan. Ini menjadi prioritas,” kata Ahmad Luthfi saat menanggapi pertanyaan […]

expand_less