Kamis, 23 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Bupati Pemalang Minta Dukungan Pusat Atasi Banjir Rob di Ulujami

Bupati Pemalang Minta Dukungan Pusat Atasi Banjir Rob di Ulujami

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025 | 20:20 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Untuk mengatasi banjir rob yang melanda wilayah Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro meminta bantuan kepada pemerintah pusat agar dapat bersinergi dalam penanganan masalah tersebut.

Permintaan itu disampaikan Bupati Anom dalam rapat koordinasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta pembahasan permasalahan banjir rob di Pantura.

Rapat tersebut digelar bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Komite II DPD RI di Gedung B Lantai V, Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada Kamis 3 Juli 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anom menegaskan bahwa masyarakat sangat berharap lingkungan mereka bisa pulih seperti semula. Namun, kondisi banjir rob yang parah tidak mungkin diatasi hanya di tingkat kabupaten, bahkan mungkin juga tidak cukup di level provinsi.

“Untuk mereduksi mungkin bisa, tapi untuk mengatasi secara keseluruhan sangat sulit. Abrasinya sudah sangat tinggi, dan masyarakat setiap hari mengalami rob hingga setinggi lutut,” ungkapnya.

Bupati Anom menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama masyarakat telah berupaya mengatasi banjir rob dengan membangun tanggul darurat dari bambu, yang disebut tanggul kandang jangkrik.

Selain itu, pemerintah juga telah memberikan berbagai bantuan sosial serta melakukan penanaman mangrove sebagai langkah untuk menahan abrasi laut.

Ia juga menyampaikan bahwa dampak rob telah merusak lahan sekitar 1.000 hektare, termasuk tambak, lahan pertanian, dan kebun melati yang selama ini menjadi komoditas ekspor.

“Rob sudah melanda 13 desa. Banyak warga kehilangan mata pencaharian. Peternakan ayam petelur pun terpaksa ditinggalkan. Ini butuh atensi dan intervensi dari pemerintah pusat. Masyarakat sudah berteriak dari Bupati ke Gubernur, dan sekarang mungkin ke Presiden,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komite II DPD RI Abdul Kholik menyatakan akan menyampaikan hasil rapat kepada kementerian dan instansi terkait di tingkat pusat.

“Permasalahan yang muncul di daerah sudah kami catat. Kami akan sampaikan ke mitra kami, baik kepada menteri maupun Bapak Presiden. Semoga bisa ditindaklanjuti dan kami mohon doa agar bisa bekerja maksimal dan berkolaborasi dengan daerah,” ujar Abdul Kholik.

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Ajak Jajarannya Untuk Responsif Terhadap Keluhan Masyarakat

    Wakil Bupati Ajak Jajarannya Untuk Responsif Terhadap Keluhan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025 | 17:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes mengajak jajarannya untuk selalu responsif terhadap keluhan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan saat dirinya memimpin apel pagi bersama ASN Pemkab Pemalang di lingkungan Pendopo Kabupaten. Senin, (8/9/2025). Wabup menegaskan, sekecil apapun keluhan masyarakat harus didengarkan, jangan sampai diabaikan. Pada kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak […]

  • Perkuat Perekonomian Masyarakat Desa, Rizal Bawazier Resmikan Lima Titik Infrastruktur Program CSR di Pemalang

    Perkuat Perekonomian Masyarakat Desa, Rizal Bawazier Resmikan Lima Titik Infrastruktur Program CSR di Pemalang

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025 | 01:18 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Anggota DPR RI Rizal Bawazier komitmen mengawal aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, yaitu Dapil Jateng X yang meliputi Kabupaten/Kota Pekalongan, Pemalang, dan Batang. Dalam roadshownya yang dilaksanakan pada Selasa (21/10/2025), Rizal Bawazier meresmikan lima titik pembangunan infrastruktur bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Pemalang. Lima titik CSR yang diresmikan yaitu: Desa […]

  • Faktor Cuaca Ekstrim yang Terjadi, Pengiriman Gas Melon Sempat Terhambat

    Faktor Cuaca Ekstrim yang Terjadi, Pengiriman Gas Melon Sempat Terhambat

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024 | 21:35 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Hujan yang mengguyur selama sepekan di Kabupaten Batang ternyata mengakibatkan masyarakat harus menunggu untuk mendapatkan gas elpiji. Pasalnya dampak cuaca itu pendistribusian gas elpiji ukuran tiga kilogram ke pangkalan mengalami keterlambatan, Selasa (19/3/2024). Salah seorang pengelola pangkalan elpiji Gian Fajri mengatakan, pekan lalu pihaknya sedikit terlambat mengirimkan gas ukuran tiga kilogram atau gas […]

  • Polisi Gerak Cepat Tangani Longsor di Kajen, Akses Jalan Warga Kembali Normal

    Polisi Gerak Cepat Tangani Longsor di Kajen, Akses Jalan Warga Kembali Normal

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026 | 17:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3/2026) malam memicu terjadinya tanah longsor skala kecil di jalan desa Dukuh Pamutih, Desa Pekiringan Ageng. Material longsor sempat menutup badan jalan dan menghambat aktivitas warga. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 wib, setelah hujan dengan intensitas tinggi turun […]

  • The Lead Institute Paramadina Latih Perempuan Pulau Tidung Ciptakan Produk dan Ekoturisme Pesisir

    The Lead Institute Paramadina Latih Perempuan Pulau Tidung Ciptakan Produk dan Ekoturisme Pesisir

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025 | 10:54 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – The Lead Institute Universitas Paramadina mendampingi komunitas perempuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu berlatih meningkatkan kegunaan Mangrove yang tidak hanya sebagai tembok pertahanan alam, tapi juga sumber daya ekonomi yang berharga. Lewat Program “Perempuan, Mangrove, & Ekoturisme Berkelanjutan”, sebanyak 30 perempuan dibekali keterampilan untuk menciptakan produk olahan mangrove bernilai jual tinggi serta bagaimana […]

  • Bikin Bangga! 64 Polisi di Pekalongan Naik Pangkat, Ada Tradisi Siraman hingga Tanam Pohon

    Bikin Bangga! 64 Polisi di Pekalongan Naik Pangkat, Ada Tradisi Siraman hingga Tanam Pohon

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026 | 14:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana khidmat menyelimuti halaman Mapolres Pekalongan pada Rabu (31/12/2025) sore. Di tengah kesibukan pengamanan malam pergantian tahun, Polres Pekalongan menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Polri periode 1 Januari 2026. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf. Sebanyak 64 personel yang terdiri dari 9 Perwira dan 55 Bintara resmi […]

expand_less