Rabu, 1 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Minimalkan Penyalahgunaan Dana BOS, Komite Diminta untuk Ikut Mengawasi

Minimalkan Penyalahgunaan Dana BOS, Komite Diminta untuk Ikut Mengawasi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Penjabat Bupati Jepara melalui Sekretaris Daerah Edy Sujatmiko, meminta komite sekolah untuk ikut mengawasi pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), Kamis (17/10/2024).

Hal itu ia sampaikan saat membuka sosialisasi Pemberdayaan Komite Sekolah dan Kepala Sekolah di Lembaga Pendidikan Swasta, di Dewan Pendidikan Jepara (DPJ), Gedung Shima, beberapa hari lalu.

Menurutnya, pengawasan ini untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan dana BOS yang tidak sesuai peruntukannya.

Data dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), BOS menjadi salah satu anggaran yang penyimpangannya besar.

“Jadi saya minta komite ikut melakukan pengawasan operasional kegiatan dan program kerja sekolah, termasuk dana BOS. Fungsi Komite itu seperti DPR dalam unsur pengawasan,” ujarnya.

Ia mengungkap, meski pencairan dana BOS langsung ke rekening sekolah, akan tetapi pemerintah daerah ikut mengawasi pertanggungjawabannya.

Oleh karena itu pihaknya mengarahkan kepala sekolah agar komite tidak hanya diberi laporan penggunaan sumbangan yang dihimpun oleh komite.

“Tapi juga BOS. Permendikbud Nomor 75 (Tahun 2016 tentang komite sekolah), mengamanatkan komite ikut mengawasi pelaksanaan program dan kegiatan sekolah,” ujarnya.

Selain itu ia juga meminta kepala sekolah agar tidak baper ketika ditanya oleh komite.

“Tapi (saat bertanya) jangan atas dasar suuzan atau curiga. Komite sekolah dan kepala sekolah harus menjadi dua lembaga yang menyatu untuk bersinergi memajukan sekolah,” tukasnya.

Ketua DPJ, Khomsanah membenarkan bahwa penerbitan Permendikbud tentang komite sekolah. Kata dia, sekolah harus memiliki keseimbangan antara kepengurusan sekolah dan wali murid.

“Jadi bisa seimbang, dalam mengelola sekolah yang baik dan meningkatkan mutu pendidikan. Juga agar komite melakukan controlling, karena salah satu tugas komite memang mengawasi pelaksanaan kebijakan yang telah ditentukan oleh suatu lembaga pendidikan,” pungkas Khomsanah. ***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Tahun Baru, Pemprov Jateng Kembali Gelar Government Auto Show

    Jelang Tahun Baru, Pemprov Jateng Kembali Gelar Government Auto Show

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), kembali menggelar Government Auto Show (GAS) Jateng menjelang tutup tahun 2025. Even tersebut berlangsung pada 9–15 Desember 2025 di Citraland Mall Semarang, ajang itu menawarkan promo potongan harga hingga Rp60 juta, serta hadiah staycation selama periode […]

  • Temu Siaga 2026 Kwarran Moga, Camat Moga Beri Pesan Moral dan Santunan

    Temu Siaga 2026 Kwarran Moga, Camat Moga Beri Pesan Moral dan Santunan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG  – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Moga menggelar kegiatan Pertemuan Siaga (Temu Siaga) Tahun 2026 pada Rabu, 15 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Bumi Perkemahan Sikucing, Kecamatan Moga, dan diikuti oleh peserta Pramuka Siaga dari seluruh Gugus Depan (Gudep) pangkalan SD/MI se-Kecamatan Moga. Kegiatan Temu Siaga 2026 dibuka secara resmi melalui upacara […]

  • Kenalkan Produk Unggulan Khas Pemalng, DWP Gelar Festival Jajanan Pemalang

    Kenalkan Produk Unggulan Khas Pemalng, DWP Gelar Festival Jajanan Pemalang

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten ke-449, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pemalang gelar Festival Jajanan Pemalang di ruas jalan depan komplek pendopo kabupaten setempat, Minggu (4/2/2024). Acara tersebut dibuka oleh Bupati Pemalang Mansur Hidayat ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon. Dalam sambutan Mansur mengatakan, acara seperti ini sebenarnya perlu dilakukan pada […]

  • Dukung Program Swasembada Presiden, Jateng Siap Melompat Salip Provinsi Lain

    Dukung Program Swasembada Presiden, Jateng Siap Melompat Salip Provinsi Lain

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Provinsi Jawa Tengah siap ‘melompati’ daerah lain di Pulau Jawa, dalam hal penyediaan beras, pada tahun 2026. Hal itu didasarkan atas catatan surplus pada tahun 2025. “Dengan hasil yang sudah dicapai pada tahun 2025, Jawa Tengah siap melompat, kalau posisinya terus seperti saat ini, sangat mungkin melampui Jawa Barat dan Jawa Timur, […]

  • 400 Bonsai Terbaik Dipamerkan, Segini Harga Bonsai yang Menang Kontes

    400 Bonsai Terbaik Dipamerkan, Segini Harga Bonsai yang Menang Kontes

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bandar Bonsai (Babon) menginisiasi menggelar pameran dan kontes bonsai untuk mengenalkan pesona lokal dari lereng gunung kamulyan, di Lapangan Gelora Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Acara yang dimulai dari tanggal 5 – 11 September 2024 terdapat ada 400 bonsai terbaik yang dipamerkan dari berbagai daerah. Seperti Pekalongan, Banjarnegara, Kendal, Tegal, dan […]

  • Pemilu Tanpa Publik, Kekuasaan Tanpa Kontrol

    Pemilu Tanpa Publik, Kekuasaan Tanpa Kontrol

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adm min
    • 0Komentar

    Oleh: Teguh Eko Prasetyo* Wacana pengembalian pemilihan kepala daerah melalui DPRD dengan alasan efisiensi anggaran sejatinya bukan upaya menghemat demokrasi, melainkan menyederhanakannya dengan cara paling berbahaya: mengeluarkan rakyat dari proses pengambilan keputusan. Di balik bahasa teknokratis tentang biaya, tersembunyi pilihan politik mendasar tentang apakah negara masih menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan. Hak memilih pemimpin bukanlah […]

expand_less