Kamis, 23 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Kasus Kekerasan Terhadap Perempua Masih Tinggi, Sekda : Ini Seperti Fenomena Gunung Es

Kasus Kekerasan Terhadap Perempua Masih Tinggi, Sekda : Ini Seperti Fenomena Gunung Es

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024 | 22:09 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bantul masih terbilang cukup tinggi. Pasalnya, dua kasusu tersebut tercatat ada 160 kasus.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja saat peringatan hari anti kekerasan terhadap perempuan di halaman DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), Jumat (22/11) kemarin.

“Per hari ini kasus kekerasan di Bantul ada 160 kasus. Rinciannya, 86 kasus kekerasan perempuan, dan 74 kasus kekerasan terhadap anak. Catatan ini menjadi PR kita bersama” katanya.

Kasus yang tercatat menjadi warning atau peringatan bagi semua pihak, oleh karenanya perlu digencarkan dalam menangani hal tersebut.

“Kasus kekerasan ini seperti fenomena gunung es, di bawah pasti masih banyak. Maksudnya, yang tidak tercatat pasti jauh lebih banyak. Karena masih banyak yang menganggap tidak melapor ketika mendapat kekerasan, malu melapor, atau menganggap kekerasan itu biasa,” ujarnya.

Ia membeberkan, kekerasan terhadap perempuan dan anak selama ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Bantul. Sebab, hingga saat ini, perempuan dan anak masih masuk dalam golongan rawan.

Meski kesetaraan mulai santer digaungkan, namun masih banyak perempuan yang tertindas maupun terpinggirkan. Begitu pula dengan kasus kekerasan terhadap anak.

“Kekerasan terhadap anak dampaknya tidak hanya kerugian fisik, tapi juga psikis. Bayangkan dampak traumatik seperti apa yang dialami oleh anak-anak yang mendapat kekerasan. Traumanya bisa berkelanjutan. Padahal, mereka ini generasi penerus bangsa,” bebernya.

Sementera itu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bantul, Ninik Istitarini berharap masyarakat bisa lebih aktif dalam mencegah potensi terhadap kekerasan.

Upaya mencegah dan menangani kekerasan terhadap perempuan maupun anak memang tidak mudah, tetapi butuh sinergi dan kolaborasi dari semua pihak.

Tanggungjawab ini, tidak hanya pada DP3AP2KB atau Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) semata. Namun ini tanggunganjawab bersama.

“Hari ini kami juga kembali menggiatkan kampanye Sapa 129, hal Ini merupakan layanan pelaporan yang bertujuan untuk memberikan layanan pengaduan, penjangkauan, pengelolaan kasus, akses penampungan sementara, dan mediasi pendampingan korban,” kata dia.

Diketahui, selain kampanye Sapa 129, dalam peringatan anti kekerasan terhadap perempuan tahun ini seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir sama-sama mendeklarasikan pernyataan anti kekerasan.*

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langkah Kecil Santri SMP MBS Bumiayu Brebes untuk Bumi yang Lebih ASRI dan Lestari

    Langkah Kecil Santri SMP MBS Bumiayu Brebes untuk Bumi yang Lebih ASRI dan Lestari

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025 | 13:19 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Selasa pagi (16/9/2025) halaman Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu tampak berbeda, terasa lebih hidup dari biasanya. Di sudut halaman berdiri dua kotak berwarna hijau pupus pisang yang segar dipandang mata. Sederhana bentuknya, namun kotak itu bukan sembarang kotak. Ia diberi nama Kotak Donasi Botol Plastik, sebuah inovasi cerdas dan kreatif […]

  • Taj Yasin Tegaskan, Peningkatan Kuota Haji Harus Diimbangi dengan Layanan yang Lebih Baik

    Taj Yasin Tegaskan, Peningkatan Kuota Haji Harus Diimbangi dengan Layanan yang Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026 | 05:52 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kuota Jemaah haji Jawa Tengah pada 2026 mencapai 34.122 orang. Jumlah itu mengalami peningkatan sebanyak 3.745 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menegaskan, kenaikan kuota tersebut harus diimbangi dengan kesiapan layanan yang lebih baik, agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan. “Kami harap penyelenggaraan 2026 bisa lebih baik lagi, […]

  • Pesta Siaga Kwaran Moga 2024

    Pesta Siaga Kwaran Moga 2024

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024 | 16:51 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar
  • Angin Puting Beliung Terjang Desa Banyumudal, Sejumlah Rumah Alami Kerusakan

    Angin Puting Beliung Terjang Desa Banyumudal, Sejumlah Rumah Alami Kerusakan

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025 | 05:49 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Angin puting beliung menerjang wilayah Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (13/9/2025) siang. Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB ini mengakibatkan kerusakan. Ada tiga rumah warga yang mengalami kerusakan di dua dukuh berbeda, yaitu Dukuh Gumuk dan Dukuh Gumuk Kidul. Menurut laporan sementara dari warga, fenomena ini terjadi […]

  • Tingkatkan Kemandirian Keluarga, Perempuan di Kendalrejo Ikuti Pelatihan Produktivitas Ekonomi

    Tingkatkan Kemandirian Keluarga, Perempuan di Kendalrejo Ikuti Pelatihan Produktivitas Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026 | 10:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Upaya memperkuat ekonomi keluarga melalui peran perempuan terus digencarkan di Kabupaten Pemalang. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui DP3AP2KB, bekerja sama dengan Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, menggelar Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) Tahap II Tahun 2026 di Desa Kendalrejo, Kecamatan Petarukan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas […]

  • Pj Bupati Brebes Dikabarkan Terjangkit Monkey Pox, Diskominfo Brebes : Itu Hoaks

    Pj Bupati Brebes Dikabarkan Terjangkit Monkey Pox, Diskominfo Brebes : Itu Hoaks

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024 | 11:12 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kabar yang beredar tentang Penjabat (Pj) Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar terjangkit penyakit Monkey Pox (Mpox) atau cacar monyet itu tidak benar atau hoaks, Selasa (10/9/2024). Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika,Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes Tatag Koes Adianto menanggapi kabar yang beredar di masyarakat. “Informasi yang tersebar di WhatsApp maupun medsos […]

expand_less