Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemalang Raya » Sinergi Polda DIY bersama DPKP dan Petani Milenial Wujudkan Ketahanan dan Swasembada Pangan, Siapkan Regenerasi SDM Pertanian Yogyakarta

Sinergi Polda DIY bersama DPKP dan Petani Milenial Wujudkan Ketahanan dan Swasembada Pangan, Siapkan Regenerasi SDM Pertanian Yogyakarta

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025 | 12:15 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY untuk mendorong peran petani milenial dalam mewujudkan ketahanan pangan. Melalui berbagai inovasi di era digital, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya manusia (SDM) pertanian di Yogyakarta.

Kegiatan bertajuk Kumpul Konco Tani yang digelar di Jogja Agro Park (JAP), Kemiri, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo, pada Kamis, 27 Februari 2025, menjadi wadah strategis untuk merumuskan langkah-langkah pendampingan dan pemberdayaan petani milenial. Acara ini menghadirkan narasumber inspiratif, Pukka Simbolon, S.P., yang dikenal sebagai Capcapung, seorang YouTuber kreatif di bidang agribisnis.

Petani Milenial: Tulang Punggung Masa Depan Pertanian DIY

Jumlah petani milenial di DIY mencapai 1.400 orang, tersebar di Sleman (528 petani), Kulon Progo (331), Gunungkidul (265), Bantul (236) dan Kota Yogyakarta (40). Dalam kegiatan ini, para petani menerima bantuan alat pertanian dan bibit buah gratis sebagai bentuk dukungan konkret untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Petani Milenial Koordinator Wilayah (Korwil) DIY, Muhammad Lukman Nur Hakim, S.Pt., menekankan pentingnya sinergi antara petani milenial, Polda DIY dan DPKP. “Kolaborasi ini menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif sehingga petani dapat bekerja dengan tenang dan sejahtera,” jelasnya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/3/2025).

Tantangan dan Solusi Untuk Petani Milenial

Menurut Lukman, meski memiliki semangat tinggi, petani milenial di DIY masih menghadapi berbagai kendala, seperti serangan hama, teknik budidaya yang kurang tepat dan ketergantungan pada metode konvensional. Untuk itu, peran aktif penyuluh pertanian sangat dibutuhkan dalam memberikan pendampingan dan peningkatan kapasitas petani.

“Penyuluhan pertanian menjadi sarana penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap petani. Dengan dukungan ini, petani milenial diharapkan mampu menjadi regenerasi petani yang membawa citra pertanian lebih maju, mandiri dan modern,” terangnya.

Digitalisasi Pertanian: Peluang dan Tantangan di Era Modern

Kasubdit 2 Ditintelkam Polda DIY Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sandhy W.G. Suawa, S.P., S.I.K., M.H., menuturkan, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi antara petani milenial dengan berbagai stakeholder. “Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat kerjasama dalam mewujudkan swasembada pangan dan keberlanjutan petani milenial,” ujarnya.

Polda DIY juga memfasilitasi pelatihan digital marketing dengan narasumber YouTuber. Petani milenial diharapkan mampu memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk pertanian mereka. “Di era digitalisasi ekonomi, petani milenial harus bisa berinovasi, baik dalam teknologi pertanian maupun manajemen keuangan dan pemasaran,” imbuh Sandhy.

Masa Depan Pertanian DIY: Modern, Mandiri dan Berkelanjutan.

Menurut Sandhy, sinergi antara Polda DIY, DPKP dan petani milenial menjadi langkah strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan dan keberlanjutan SDM pertanian. Dengan dukungan teknologi, pendampingan intensif dan kolaborasi antar-stakeholder, petani milenial diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan nasional.

“Petani adalah pilar ketahanan pangan. Mari bersama-sama mengembangkan sektor pertanian sebagai pilar kedaulatan bangsa,” ungkapnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sampaikan Keluhan Petani Soal Pupuk, Mentan: Kuota Pupuk akan Ditambah dari Kuota Sekarang

    Bupati Sampaikan Keluhan Petani Soal Pupuk, Mentan: Kuota Pupuk akan Ditambah dari Kuota Sekarang

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024 | 13:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Bupati Grobokan Sri Sumarni menyampaikan keluhan para petani kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat berkunjung di area persawahan Desa Bringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobokan, Jumat (22/3/204). “Saya minta penyaluran bisa dipersingkat, tidak bertele-tele, berbelit-belit. Karena petani ini tahunya ada duit, dapet pupuk,” kata Sri Sumarni. Ia membeberkan, Kabupaten Grobogan memiliki lahan […]

  • KPU Peurbalingga kirim Dokumen Hasil Rekapitulasi Pemilu 2024 ke KPU Jateng

    KPU Peurbalingga kirim Dokumen Hasil Rekapitulasi Pemilu 2024 ke KPU Jateng

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024 | 10:16 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga mengirimkan dokumen D hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemilu 2024 ke KPU Provinsi Jawa Tengah, Kamis (29/2/2024). Ketua KPU Purbalingga Zamaahsari Ramzah mengatakan, dokumen yang diserahkan ke KPU Provinsi Jateng adalah dokumen model D, hasil pemilihan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, D. Hasil DPR RI, D. Hasil […]

  • 752 Calhaj dari Pemalang Laksanakan Manasik Haji, Usia Tertua 84 Tahun dan Termuda 17 Tahun

    752 Calhaj dari Pemalang Laksanakan Manasik Haji, Usia Tertua 84 Tahun dan Termuda 17 Tahun

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026 | 12:16 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 752 Calon Jamaah Haji (Calhaj) Kabupaten Pemalang, hari ini Rabu, (11/2/2026) mengikuti kegiatan manasik haji reguler tahun 1447 H / 2026. Mereka terdiri dari 334 laki -laki dan 418 perempuan satu orang diantaranya berusia 84 tahun 8 bulan atas nama Warsuni asal Tegalsari Timur Kecamatan Ampelgeding, sedangkan termuda atas nama Izzat Karimi Ramadhan […]

  • Targetkan 220 Dapur MBG, Pemalang Resmikan SPPG Gintung untuk 2.500 Siswa

    Targetkan 220 Dapur MBG, Pemalang Resmikan SPPG Gintung untuk 2.500 Siswa

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026 | 14:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang terus mempercepat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Terbaru, Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Gintung, Kecamatan Comal, Selasa (24/2/2026). Dapur yang berlokasi di Jl. Mawar RT 002 RW 001 ini diproyeksikan melayani kebutuhan gizi sedikitnya 2.500 pelajar di wilayah tersebut. Dalam […]

  • Polres Pekalongan Lakukan Ground Breaking Pembangunan SPPG 2 di Doro

    Polres Pekalongan Lakukan Ground Breaking Pembangunan SPPG 2 di Doro

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025 | 14:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan melalui Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) segera membangun fasilitas pendukung program ketahanan pangan dan gizi anak. Ground Breaking atau peletakan batu pertama pembangunan  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi  (SPPG) 2 di Doro dilakukan pada Kamis, 27 November 2025. Pembangunan SPPG 2 ini berlokasi di area eks Mapolsek Doro dan merupakan dukungan nyata […]

  • Taj Yasin Maimoen: Usulan Pembuatan Tanggul Diterima Badan Otorita Pengelolaan Pantura Jawa

    Taj Yasin Maimoen: Usulan Pembuatan Tanggul Diterima Badan Otorita Pengelolaan Pantura Jawa

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025 | 21:22 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengatakan, usulan pembuatan tanggul laut skema hybrid sea wall untuk pesisir Kabupaten Demak, diterima oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara (Pantura) Jawa. Konsep hybrid sea wall gagasan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu, menggunakan pendekatan perpaduan solusi berbasis alam. […]

expand_less