Minggu, 6 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemalang Raya » Prof. Mahfud MD di Paramadina: Negara Tak Akan Bertahan Tanpa Hukum

Prof. Mahfud MD di Paramadina: Negara Tak Akan Bertahan Tanpa Hukum

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025 | 21:43 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ruang dialog strategis dengan menyelenggarakan Forum Meet The Leaders bertajuk “Lead With Law, Stand With Integrity: Break The Chain of Corruption in Indonesia”. Acara ini digelar di Kampus Kuningan Universitas Paramadina, Trinity Tower Lantai 45, pada Sabtu (28/6/2025), dan menghadirkan tokoh nasional sekaligus pakar hukum tata negara, Prof. Dr. Mahfud MD, sebagai pembicara tunggal.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menegaskan pentingnya nilai-nilai hukum dan integritas dalam kepemimpinan.

“Pemimpin masa depan harus memahami bahwa hukum dan integritas adalah pilar peradaban. Tanpa itu, negara hanya tinggal nama,” tegasnya.

Suasana forum semakin bermakna dengan hadirnya Omi Komaria Madjid, istri almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur), yang turut memberikan kesan atas keterlibatan Prof. Mahfud dalam memahami pemikiran suaminya.

“Saya sungguh kagum, karena Pak Mahfud yang telah menduduki berbagai jabatan penting di negeri ini ternyata sangat memahami pemikiran Cak Nur. Hal itu benar-benar di luar dugaan saya,” ungkap Omi.

Dalam paparannya, Prof. Mahfud MD menekankan bahwa supremasi hukum adalah fondasi utama dalam menciptakan ketertiban sosial dan memberantas praktik korupsi yang makin meluas di Indonesia. Ia mengutip pemikiran klasik Ibnu Taimiyah:

“Lebih baik 60 tahun hidup di bawah pemerintahan yang buruk, daripada satu malam tanpa negara; lebih baik 60 tahun bersama polisi yang tidak sempurna, daripada satu malam tanpa aparat penegak hukum,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mahfud menegaskan bahwa hukum merupakan unsur paling dasar dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Ia mengingatkan:

“Ubi societas ibi ius – di mana ada masyarakat, di situ ada hukum.” Tanpa penegakan hukum yang adil, demokrasi dapat berubah menjadi anarki; namun hukum yang tidak demokratis hanya akan melahirkan tirani.

Melalui pemaparan historis yang tajam, Mahfud memetakan perjalanan hukum dan politik di Indonesia: dari masa demokrasi liberal era Soekarno, masa otoritarianisme Orde Lama dan Orde Baru, hingga era reformasi yang kini dinilai mengalami kemunduran pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia menyoroti berbagai persoalan seperti praktik jual beli suara, pelemahan lembaga penegak hukum, dan ketimpangan dalam penegakan keadilan.

Tak hanya itu, Mahfud juga mengulas isi buku Paradox Indonesia karya Presiden Prabowo Subianto (2017), yang membahas dominasi oligarki serta paradoks kekayaan Indonesia: sumber daya alam yang melimpah namun disertai kemiskinan struktural, rendahnya indeks persepsi korupsi, tingginya ketimpangan ekonomi, dan lemahnya perlindungan terhadap lingkungan.

Dengan nada serius, Mahfud menyampaikan data-data mencengangkan yang mencerminkan ketimpangan ekstrem di Indonesia:

“Rp11.400 triliun dana pengusaha Indonesia disimpan di luar negeri, dan 1% penduduk menguasai lebih dari 50% kekayaan nasional serta 67% lahan negara. Lebih dari itu, menurut data IMF, 60,3% rakyat Indonesia atau 172 juta jiwa tergolong miskin jika menggunakan standar garis kemiskinan global USD 6,85/hari,” tegasnya.

Menutup paparannya, Mahfud menekankan dua langkah krusial yang harus segera diambil untuk menyelamatkan masa depan bangsa: memperkuat penegakan hukum dan mengejar para koruptor tanpa kompromi.

“Sejarah tidak pernah mencatat adanya negara yang bertahan lama tanpa fondasi hukum yang kokoh dan adil,” pungkasnya.

Forum ini menjadi refleksi mendalam bagi sivitas akademika dan publik untuk terus mengawal nilai-nilai integritas, hukum, dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Natal dan Tahun Baru Pemprov Jateng Salurkan Beragam Bantuan Sosial Kepada Masyarakat

    Jelang Natal dan Tahun Baru Pemprov Jateng Salurkan Beragam Bantuan Sosial Kepada Masyarakat

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025 | 20:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kembali menyalurkan sejumlah program bantuan sosial dan pengendalian harga pangan di Balai Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Senin, 8 Desember 2025. Program tersebut meliputi penyerahan Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), pemberian Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), pelayanan kesehatan spesialistik keliling (Speling), serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). […]

  • Ahmad Luthfi Dapat Masukan dan Kritik dari Wartawan dalam Forum Dialog

    Ahmad Luthfi Dapat Masukan dan Kritik dari Wartawan dalam Forum Dialog

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025 | 14:47 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana penuh keakraban dan keterbukaan terjadi saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berdialog dengan para wartawan. Acara yang dikemas dengan santai tersebut dilangsungkan di Griya Persada, Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin malam, 8 Desember 2025. Saking akrabnya, wartawan juga memberikan masukan, saran, dan kirik, kepada orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut. Agus […]

  • Undip Fair DIgelar di Kabupaten Pemalang

    Undip Fair DIgelar di Kabupaten Pemalang

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026 | 15:14 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ikatan Mahasiswa Pemalang (IMP) Undip melaksanakan kegiatan Undip Fair 2026 yang berlangsung di aula SMAN 2 Pemalang pada Minggu, 18 Januari 2026. Acara tersebut mengambil tema “Gema Nayacita” yang merupakan kependekan dari Gaungkan Semangat Gapai Cita-cita. Kegiatan diisi dengan try out, expo kampus, dan talk show. Pembina IMP Fahmi Arifan mengatakan, kegiatan […]

  • Kapolres Pemalang Luncurkan Program Bhabinkamtibmas Tracer untuk Berantas TB Paru

    Kapolres Pemalang Luncurkan Program Bhabinkamtibmas Tracer untuk Berantas TB Paru

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026 | 16:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, resmi meluncurkan Program Bhabinkamtibmas Tracer Tuberkulosis (TB) Paru di Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin (08/06/2026). Peluncuran ini ditandai dengan pemukulan gong yang disaksikan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beserta jajaran terkait sebagai simbol dimulainya aksi nyata di lapangan. Program bertajuk “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” […]

  • Ahmad Luthfi Tegas, Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet

    Ahmad Luthfi Tegas, Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025 | 19:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan kembali bahwa kawasan Gunung Slamet telah berproses untuk menjadi taman nasional, sehingga tidak boleh ada aktivitas penambangan di kawasan tersebut. “Gunung Slamet itu sudah (diproses) menjadi kawasan taman nasional. Jadi kalau kawasan maka tidak boleh ada penambangan. Ini menjadi prioritas,” kata Ahmad Luthfi saat menanggapi pertanyaan […]

  • Ramadan Berbagi, SPPG Bumirejo Pemalang Bagikan Takjil Gratis ke Masyarakat

    Ramadan Berbagi, SPPG Bumirejo Pemalang Bagikan Takjil Gratis ke Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026 | 18:07 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satuan Playanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pelita Prabu Desa Bumirejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang bagikan takjil gratis kepada masyarakat yang melintas. Kegiatan berlangsung di depan SPPG Pelita Prabu Bumirejo pada Rabu (11/3/2026), sore. Sebanyak 60 paket takjil yang dibagikan. Kepala SPPG Bumirejo Noer Yahya menyebut takjil yang dibagikan kepada masyarakat sebanyak 60 paket, […]

expand_less