Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Akibat Ledakan Bahan Petasan, Tiga Remaja Dirawat di RS Dr. Moewardi

Akibat Ledakan Bahan Petasan, Tiga Remaja Dirawat di RS Dr. Moewardi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024 | 20:10 WIB
  • print Cetak

JURNALPEMALANG.ID – Akibat ledakan bahan petasan yang terjadi di Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, empat remaja terluka. Tiga diantaranya dirawat di RS Dr. Moewardi Surakarta, satu korban mengalami luka bakar ringan dan rawat jalan, Selasa (19/3/2024).

Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan, ledakan terjadi pada Minggu (17/3/2024) sekitar pukul 13.30 Wib di Toko Amel Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri.

“Keempat korban AA (12), DA (14), GK (15) dan NM (14), diduga mereka sedang meracik bahan untuk membuat petasan, Namun nahas bahan-bahan tersebut malah meledak” kata AKP Anom Prabowo.

AKP Anom menjelaskan, kejadian berawal ketika keempat remaja warga Desa Bulusari Kecamatn Slogohimo berkumpul di toko Amel untuk merakit petasan. Saat AA dan DA meracik bahan dengan mencampur ketiga bahan pada sebuah cobek, lalu ketiga bahan tersebut di tumbuk disitulah terjadinya ledakan.

Atas terjadinya ledakan tersebut Tim dari Brimob Polda Jateng melakukan proses olah TKP untuk mengungkap penyebab ledakan yang terjadi.

Hasi olah TKP, petugas berhasil mengamankan barang bukti di lokasi kejadian berupa serbuk belerang, residu Flash Powder, Residu Blak Powder, sumbu api dan 12 kaleng susu.

“Selain bahan-bahan itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa kepala munthu, lem perekat, pecahan genting, dan pecahan keramik,” ujarnya.

“Dari keterangan korban bahan-bahan yang meledak tersebut terdiri dari satu paket serbuk belerang, arang, dan kalium nitrat,” tambahnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Status Ratusan Desa Naik Kelas, Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

    Status Ratusan Desa Naik Kelas, Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026 | 22:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun dari desa menunjukkan hasil nyata yang signifikan. Berdasarkan Indeks Desa (ID) Tahun 2025, jumlah desa mandiri di Jawa Tengah melonjak menjadi 2.208 desa, meningkat tajam dibandingkan pada 2024 yang tercatat sebanyak 1.530 desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, […]

  • Refleksi Kritis Pemerintahan Prabowo Subianto Setelah Melewati Fase 100 Hari Pertama

    Refleksi Kritis Pemerintahan Prabowo Subianto Setelah Melewati Fase 100 Hari Pertama

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025 | 13:08 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina bekerjasama dengan Institut Harkat Negeri menggelar diskusi publik bertajuk “Enam Bulan Pemerintahan Prabowo: The Extraordinary, The Good, The Bad, and The Ugly” bertempat di Universitas Paramadina Kampus Kuningan, Trinity Tower Lt. 45. Diskusi ini menjadi ruang refleksi kritis atas perjalanan awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setelah melewati fase 100 hari […]

  • Sekda Jateng: Kiky Run Jadi Etalase Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Daerah

    Sekda Jateng: Kiky Run Jadi Etalase Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Daerah

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026 | 14:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kawasan bersejarah Pura Mangkunegaran berubah menjadi lautan manusia saat 6.500 pelari dari berbagai daerah memadati garis start Kiky Run 2026 pada Minggu, 8 Februari 2026. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno melepas langsung ajang maraton dalam rangka HUT ke-50 PT Solo Murni ini tak hanya menjadi ajang adu fisik, tetapi juga memperkuat posisi […]

  • Perangkat Daerah Baru dan Semangat Agile Governance

    Perangkat Daerah Baru dan Semangat Agile Governance

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026 | 21:16 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    *Oleh : Wahid Abdulrahman SALAH satu keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah ditentukan oleh “macro-enviroment”.  Konsep yang menggambarkan kemampuan kepemimpinan pasangan kepala daerah dalam membangun lingkungan termasuk di dalamnya birokrasi. Wajar jika kemudian penataan organisasi perangkat daerah menjadi salah satu agenda awal. Tidak saja secara struktur dan kelembagaan, namun juga personil dan budaya. Harapannya dengan struktur perangat […]

  • Langkah Kecil Santri SMP MBS Bumiayu Brebes untuk Bumi yang Lebih ASRI dan Lestari

    Langkah Kecil Santri SMP MBS Bumiayu Brebes untuk Bumi yang Lebih ASRI dan Lestari

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025 | 13:19 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Selasa pagi (16/9/2025) halaman Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu tampak berbeda, terasa lebih hidup dari biasanya. Di sudut halaman berdiri dua kotak berwarna hijau pupus pisang yang segar dipandang mata. Sederhana bentuknya, namun kotak itu bukan sembarang kotak. Ia diberi nama Kotak Donasi Botol Plastik, sebuah inovasi cerdas dan kreatif […]

  • Pemerintah Gelontorkan Anggaran RP. 10 Triliun untuk Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra

    Pemerintah Gelontorkan Anggaran RP. 10 Triliun untuk Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026 | 15:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah menggelontorkan tambahan anggaran melalui transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun untuk wilayah terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatra, yakni Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan tambahan anggaran tersebut telah disetujui Presiden RI Prabowo Subianto sejak Januari lalu. Dan TKD itu pun telah dibagikan […]

expand_less