Jumat, 10 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Akibat Ledakan Bahan Petasan, Tiga Remaja Dirawat di RS Dr. Moewardi

Akibat Ledakan Bahan Petasan, Tiga Remaja Dirawat di RS Dr. Moewardi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024 | 20:10 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNALPEMALANG.ID – Akibat ledakan bahan petasan yang terjadi di Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, empat remaja terluka. Tiga diantaranya dirawat di RS Dr. Moewardi Surakarta, satu korban mengalami luka bakar ringan dan rawat jalan, Selasa (19/3/2024).

Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan, ledakan terjadi pada Minggu (17/3/2024) sekitar pukul 13.30 Wib di Toko Amel Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri.

“Keempat korban AA (12), DA (14), GK (15) dan NM (14), diduga mereka sedang meracik bahan untuk membuat petasan, Namun nahas bahan-bahan tersebut malah meledak” kata AKP Anom Prabowo.

AKP Anom menjelaskan, kejadian berawal ketika keempat remaja warga Desa Bulusari Kecamatn Slogohimo berkumpul di toko Amel untuk merakit petasan. Saat AA dan DA meracik bahan dengan mencampur ketiga bahan pada sebuah cobek, lalu ketiga bahan tersebut di tumbuk disitulah terjadinya ledakan.

Atas terjadinya ledakan tersebut Tim dari Brimob Polda Jateng melakukan proses olah TKP untuk mengungkap penyebab ledakan yang terjadi.

Hasi olah TKP, petugas berhasil mengamankan barang bukti di lokasi kejadian berupa serbuk belerang, residu Flash Powder, Residu Blak Powder, sumbu api dan 12 kaleng susu.

“Selain bahan-bahan itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa kepala munthu, lem perekat, pecahan genting, dan pecahan keramik,” ujarnya.

“Dari keterangan korban bahan-bahan yang meledak tersebut terdiri dari satu paket serbuk belerang, arang, dan kalium nitrat,” tambahnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jateng Targetkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrim 0% Tahun 2024

    Jateng Targetkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrim 0% Tahun 2024

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024 | 23:41 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan Kemiskinan ekstrim di Jateng ditargetkan nol persen pada tahun 2024. Karena itu Pengalokasian APBD difokuskan untuk mengejar target. “Kemiskinan ekstremnya alhamdulillah menurun di posisi 1,1 persen pada tahun 2023. Target 2024 adalah nol persen, ini yang terus kami kejar,” tegas Nana, saat menghadiri Peresmian Program Peningkatan […]

  • Jelang Pilkada Serentak 2024, Pemprov Jateng Gelar Doa Bersama, Berharap Pilkada Jateng Berjalan Kondusif

    Jelang Pilkada Serentak 2024, Pemprov Jateng Gelar Doa Bersama, Berharap Pilkada Jateng Berjalan Kondusif

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024 | 10:19 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Menjelang Pilkada serentak, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Nana Sudjana melakukan doa bersama, di Wisma Perdamaian, Jumat (22/11/2024) malam. Dalam doa bersama yang bertajuk Khataman Al-Qur’an dan Istigasah, Nana berharap Pilkada di Jateng bisa berjalan sejuk aman, Damai dan Kondusif, “Semoga dengan doa bersama, pelaksanaan pilkada yang akan dilaksanakan beberapa hari […]

  • Bupati Anom: Sosialisasi Pokir DPRD Jadi Momentum Sinkronisasi Eksekutif dan Legislatif

    Bupati Anom: Sosialisasi Pokir DPRD Jadi Momentum Sinkronisasi Eksekutif dan Legislatif

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026 | 18:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menekankan pentingnya keselarasan pandangan antara pemerintah daerah dan dewan dalam pengelolaan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Hal ini disampaikannya saat menghadiri sosialisasi tata kelola Pokir di ruang rapat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Pemalang, Rabu (24/6/2026). Menurut Bupati Anom, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan […]

  • Perkuat Sinergi, Bupati Anom Widiyantoro Buka Pemalang Bhayangkara Expo 2026

    Perkuat Sinergi, Bupati Anom Widiyantoro Buka Pemalang Bhayangkara Expo 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 | 16:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara resmi membuka gelaran Pemalang Bhayangkara Expo 2026 di Jalan Surohadikusumo pada Jumat (26/6/2026). Didampingi jajaran Forkopimda, pembukaan ini menandai dimulainya pesta rakyat yang memadukan pelayanan publik dengan pemberdayaan ekonomi. Acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara Polri, Pemerintah Kabupaten Pemalang, […]

  • Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Beras dan Gula Pasir Subsidi di Sei Nyamuk Sebatik, Kaltara

    Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Beras dan Gula Pasir Subsidi di Sei Nyamuk Sebatik, Kaltara

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025 | 09:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Bakamla RI melalui unsur kapal patroli KN. Gajah Laut-404 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan karung beras dan gula pasir subsidi asal Malaysia yang diduga akan diselundupkan ke wilayah Tarakan. Penangkapan dilakukan di sekitar perairan Sei Nyamuk Sebatik, Kalimantan Utara, Minggu (27/4/2025). Penangkapan bermula dari informasi hasil pemantauan IMIC dan masyarakat serta sinergi […]

  • Ingin Merubah Pendapatan, Petani Teh Beralih Menjadi Peternak Sapi Pareh,

    Ingin Merubah Pendapatan, Petani Teh Beralih Menjadi Peternak Sapi Pareh,

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024 | 21:29 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sejumlah petani teh di Desa Pacet, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang beralih menjadi peternak sapi perah, Jumat (26/7/2024). Ketua Kelompok Peternak Sapi Dodi mengatakan, beralihnya mereka menjadi peternak karena menilai peternak sapi perah lebih menjanjikan dibanding petani teh. Menurutnya, harga teh cenderung stagnan hingga berpuluh-puluhan tahun, sedangkan kebutuhan hidup terus meningkat. “Ini merupakan […]

expand_less