Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemalang Raya » Akibat Ledakan Bahan Petasan, Tiga Remaja Dirawat di RS Dr. Moewardi

Akibat Ledakan Bahan Petasan, Tiga Remaja Dirawat di RS Dr. Moewardi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024 | 20:10 WIB
  • print Cetak

JURNALPEMALANG.ID – Akibat ledakan bahan petasan yang terjadi di Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, empat remaja terluka. Tiga diantaranya dirawat di RS Dr. Moewardi Surakarta, satu korban mengalami luka bakar ringan dan rawat jalan, Selasa (19/3/2024).

Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan, ledakan terjadi pada Minggu (17/3/2024) sekitar pukul 13.30 Wib di Toko Amel Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri.

“Keempat korban AA (12), DA (14), GK (15) dan NM (14), diduga mereka sedang meracik bahan untuk membuat petasan, Namun nahas bahan-bahan tersebut malah meledak” kata AKP Anom Prabowo.

AKP Anom menjelaskan, kejadian berawal ketika keempat remaja warga Desa Bulusari Kecamatn Slogohimo berkumpul di toko Amel untuk merakit petasan. Saat AA dan DA meracik bahan dengan mencampur ketiga bahan pada sebuah cobek, lalu ketiga bahan tersebut di tumbuk disitulah terjadinya ledakan.

Atas terjadinya ledakan tersebut Tim dari Brimob Polda Jateng melakukan proses olah TKP untuk mengungkap penyebab ledakan yang terjadi.

Hasi olah TKP, petugas berhasil mengamankan barang bukti di lokasi kejadian berupa serbuk belerang, residu Flash Powder, Residu Blak Powder, sumbu api dan 12 kaleng susu.

“Selain bahan-bahan itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa kepala munthu, lem perekat, pecahan genting, dan pecahan keramik,” ujarnya.

“Dari keterangan korban bahan-bahan yang meledak tersebut terdiri dari satu paket serbuk belerang, arang, dan kalium nitrat,” tambahnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Kebiasaan Anak Hebat untuk Bentuk Karakter

    Tujuh Kebiasaan Anak Hebat untuk Bentuk Karakter

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025 | 08:59 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka membentuk karakter anak, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuat Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Hal itu dikatakan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat membacakan sambutan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional […]

  • Seluruh Desa Sudah Terbentuk Koperasi Merah Putih, Pemalang Kembali Terima Penghargaan

    Seluruh Desa Sudah Terbentuk Koperasi Merah Putih, Pemalang Kembali Terima Penghargaan

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025 | 17:35 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabupaten Pemalang dibawah komando Bupati Anom Widiyantoro kembali menerima penghargaan dan ucapan terima dari Pemprov Jawa Tengah. Penghargaan ini diberikan usai Kabupaten Pemalang telah berhasil membentuk badan hukum Koperasi Merah Putih di 211 desa dan 12 kelurahan. Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro usai mengikuti upacara peringatan Hari Koperasi Nasional […]

  • Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Lakukan Ziarah ke Makam Leluhur Jelang Hari Jadi ke 451

    Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Lakukan Ziarah ke Makam Leluhur Jelang Hari Jadi ke 451

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026 | 17:42 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro melakukan ziarah makam leluhur di Komplek Makam Suronatan yang berada di belakang Masjid Agung Pemalang, Rabu (21/01/2025). Ziarah makam tersebut dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pemalangyang ke-451 tahun 2026. Ditemui usai ziarah, Bupati Anom menjelaskan jika dirinya bersama jajarannya mengawali kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451 […]

  • Tekan Kasus Krisis Koperasi Simpan Pinjam, Anggota DPR RI Komisi VI Rizal Bawazier Dorong Revisi UU Koperasi

    Tekan Kasus Krisis Koperasi Simpan Pinjam, Anggota DPR RI Komisi VI Rizal Bawazier Dorong Revisi UU Koperasi

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024 | 22:25 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI Komisi VI Rizal Bawazier menyuarakan keprihatinan yang mendalam terkait kasus yang terjadi pada koperasi simpan pinjam (KSP) di Indonesia. Hal ini Rizal sampaikan dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR RI dengan Praktisi dan Akademisi di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024). Politisi […]

  • Geram Marak Aksi Premanisme, Rizal Bawazier Tegas Ancam Kirim ke Nusakambangan

    Geram Marak Aksi Premanisme, Rizal Bawazier Tegas Ancam Kirim ke Nusakambangan

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025 | 12:09 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Anggota DPR RI Rizal Bawazier geram atas aksi premanisme yang marak di daerah pemilihannya, yaitu di Kabupaten Batang, Kabupaten/Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang. Rizal Bawazier yang merupakan legislator asal dapil Jateng X (Kabupaten Batang, Kabupaten/Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang) meminta secara tegas agar aksi premanisme segera dihentikan. Hal itu disampaikan Rizal Bawazier […]

  • Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia

    Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 | 15:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG  – Krisis ekologis yang semakin nyata menuntut perubahan mendasar dalam cara Indonesia merumuskan kebijakan pembangunan. Sains telah memberikan bukti yang kuat mengenai ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, namun tanpa kemauan politik, tata kelola yang baik, dan landasan etika, berbagai temuan ilmiah tersebut tidak akan mampu mencegah semakin besarnya risiko ekologis yang dihadapi […]

expand_less