Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mahasiswa KKN Undip Psikologi Gelar Workshop Literasi Karir di SDN 03 Pendowo

Mahasiswa KKN Undip Psikologi Gelar Workshop Literasi Karir di SDN 03 Pendowo

  • account_circle Najly Sansurya
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • print Cetak

JURNAL PEMALANGMahasiswa KKN Program Studi Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) menggelar workshop literasi karir selama dua hari di Aula SDN 03 Pendowo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut menyasar guru dan siswa kelas 4 serta kelas 5 yang meliputi pelatihan screening minat berbasis teori RIASEC Holland bagi guru, serta expo karir dan dream mapping bagi siswa.

Hari pertama, Senin (3/8), difokuskan pada pelatihan guru. Mereka diperkenalkan cara menggunakan instrumen screening eksplorasi minat berbasis teori RIASEC Holland, yang mengelompokkan minat karir seseorang ke dalam enam tipe kepribadian. Di akhir sesi, panitia menyerahkan modul workshop kepada sekolah sebagai pegangan agar guru dapat menerapkan alat tersebut secara mandiri.

Memasuki hari kedua, Selasa (4/8), giliran siswa kelas 4 dan 5 mengikuti expo karir yang memperkenalkan berbagai profesi, dilanjutkan sesi pembuatan dream mapping atau peta impian, tempat siswa menuangkan cita-cita beserta gambaran jalur untuk mencapainya.

Ketua pelaksana program, Najly Sansurya, mahasiswa KKN Program Studi Psikologi Undip menjelaskan bahwa workshop ini sengaja dirancang untuk dua sasaran sekaligus.

“Workshop ini menyasar dua sasaran sekaligus, yakni guru serta siswa. Workshop literasi karir adalah bentuk peningkatan pengetahuan sekolah terhadap bermacam profesi, sehingga sekolah dapat memperkenalkan berbagai macam peluang karir dan membantu memproyeksikan cita-cita siswa,” kata Najly, saat ditemui di Aula SDN 03 Pendowo, Selasa (4/8) lalu.

Najly mengatakan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4 tentang pendidikan berkualitas, yang menekankan akses pendidikan inklusif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik hingga jenjang lanjutan.

Lebih lanjut ia menuturkan, literasi karir sejak sekolah dasar membekali siswa gambaran arah pendidikan dan pekerjaan lebih awal, sehingga keputusan melanjutkan sekolah tidak diambil tanpa pertimbangan.

Pengenalan ragam profesi lewat expo karir, kata dia, juga sejalan dengan semangat SDGs nomor 4 yang mendorong keterampilan relevan untuk dunia kerja, bukan sekadar penguasaan materi akademik di kelas.

  • Penulis: Najly Sansurya
  • Editor: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daya Hidup Pers Jadi Sorotan, Inilah Pernyataan Sikap dan Seruan PWI Jateng di Akhir Tahun 2025

    Daya Hidup Pers Jadi Sorotan, Inilah Pernyataan Sikap dan Seruan PWI Jateng di Akhir Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025 | 19:18 WIB
    • account_circle Adm min
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pertumbuhan media massa terutama online yang semakin masif, ternyata belum sepadan dengan tingkat kesehatan finansialnya. Media sebagai penyampai informasi publik dan menjembatani berbagai pihak, masih terus dihadapkan pada persoalan besar, begitu juga dengan para pekerjanya. Karena itu, perlu didorong optimalisasi penerapan Perpres Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital […]

  • Polres Pemalang Ungkap Kasus Mayat Perempuan Dalam Karung di Ulujami

    Polres Pemalang Ungkap Kasus Mayat Perempuan Dalam Karung di Ulujami

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024 | 10:19 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Penemuan mayat seorang bocah berinisial S (9) yang tewas di dalam karng di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Pemalang terungkap, Rabu (11/12/2024). Kapolres Pemalang, AKBP Eko Sunaryo mengatakan, terungkapnya kasus ini setelah melakukan berbagai rangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Dari pengakuan salah seorang anak saksi, penyidik menemukan sejumlah alat bukti. Mendapat bukti tersebut […]

  • Ahmad Luthfi Salurkan BLT DBHCHT, Ringankan Beban 85 Ribu Buruh Tembakau Jateng

    Ahmad Luthfi Salurkan BLT DBHCHT, Ringankan Beban 85 Ribu Buruh Tembakau Jateng

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 | 14:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ribuan pekerja sektor tembakau di Jawa Tengah mendapat angin segar menjelang pertengahan tahun. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026, agar bantuan Rp 600 ribu per penerima segera dirasakan untuk kebutuhan pokok, sekolah anak, hingga menjaga daya beli keluarga […]

  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Siap Sambut Kedatangan Pemudik Lebaran 2026

    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Siap Sambut Kedatangan Pemudik Lebaran 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026 | 06:14 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menyambut belasan juta orang masuk yang masuk wilayahnya pada Lebaran 2026. Untuk menyongsong kedatangan para pemudik itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menekankan agar mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat. Karenanya, seluruh Bupati dan Walikota beserta forkopimda sudah dikumpulkan untuk memantapkan persiapan di masing-masing daerah. “Rapat lintas […]

  • Akibat Luapan Sungai Cisanggarung dan Ciberes, 36 Desa dari 9 Kecamatan Terdampak Banjir, 2 Korban Meninggal Dunia

    Akibat Luapan Sungai Cisanggarung dan Ciberes, 36 Desa dari 9 Kecamatan Terdampak Banjir, 2 Korban Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024 | 20:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Bupati Cirebon H. Imron, meninjau lokasi terdampak bencana banjir di Desa Sidaresmi Kecamatan Pabedilan wilayah timur Kabupaten Cirebon, Rabu (6/3/2024). Imron mengatakan, bencana banjir tersebut akibat luapan dari sungai Cisanggarung dan Ciberes, dari luapan dua sungai itu 36 desa dari 9 kecamatan terdampak banjir. “Sungai Cisanggarung merupakan sungai besar yang menghubungkan dua provinsi, […]

  • Kasus Kekerasan Terhadap Perempua Masih Tinggi, Sekda : Ini Seperti Fenomena Gunung Es

    Kasus Kekerasan Terhadap Perempua Masih Tinggi, Sekda : Ini Seperti Fenomena Gunung Es

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024 | 22:09 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bantul masih terbilang cukup tinggi. Pasalnya, dua kasusu tersebut tercatat ada 160 kasus. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja saat peringatan hari anti kekerasan terhadap perempuan di halaman DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), […]

expand_less