Banjir Melanda Sejumlah Tempat di Pemalang, Slamet Ramuji Anggota DPRD Fraksi PKB Langsung Turun ke Lokasi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Slamet Ramuji anggota DPRD Kabupaten Pemalang langsung ke lokas yang terkena banjir, di Desa Mojo, Kec. Ulujami, Sabtu (17/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Cuaca ekstrim dan intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu Kabupaten Pemalang menyebabkan debit Sungai Comal melampaui kapasitas tampung dan banjir di sejumlah tempat terutama wilayah pesisir.
Saat ini ribuan warga yang tinggal di daerah tersebut harus berjibaku dengan air. Limpasan air dari kali Comal yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dini hari, melumpuhkan aktivitas warga di Kecamatan Ulujami dan Comal.
Kondisi tersebut diperparah dengan fenomena banjir rob yang menghambat laju air menuju laut, membuat pemukiman warga terendam hingga kedalaman lebih dari satu meter.
Bencana mulai menerjang saat sebagian besar warga tengah terlelap. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, air mulai merangsek ke pemukiman warga sekitar pukul 01.30 WIB.
Desa Mojo di Kecamatan Ulujami menjadi salah satu wilayah dengan dampak terparah. Di desa ini, air merendam sedikitnya 1.212 rumah yang dihuni oleh sekitar 4.576 jiwa. Ketinggian air bersifat fluktuatif, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai titik ekstrem 120 sentimeter di kawasan yang lebih rendah.
“Kondisi di Desa Mojo dan sekitarnya memang menjadi tumpuan air. Evakuasi alami berjalan lambat karena air sungai yang meluap bertemu dengan banjir rob dari laut utara,” ujar Pimpinan DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi PKB, Slamet Ramuji, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Sabtu pagi (17/1/2026).
Selain Desa Mojo, banjir juga menggenangi sejumlah desa strategis lainnya seperti Desa Susukan, Klegen, Kebagusan, Limbangan, hingga Desa Pesantren. Di Dusun Karangsambung, tepatnya di lingkungan RW 07 dan 08, serta RW 05, ratusan keluarga terisolasi akibat akses jalan yang tertutup genangan air yang cukup tinggi.
Meski hingga saat ini laporan mengenai korban jiwa dinyatakan nihil, kerugian materil diprediksi cukup signifikan mengingat banyaknya hunian warga yang terendam dalam durasi yang cukup lama.
Slamet Ramuji, yang juga merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 mencakup Kecamatan Bodeh, Comal, dan Ulujami, menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menangani persoalan menahun ini.
- Penulis: Fahroji






