Selasa, 30 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kirab Obor dan Jamasan Pusaka di Ndalem Notonagoro: Wajah Baru Tradisi Kadipaten Pemalang

Kirab Obor dan Jamasan Pusaka di Ndalem Notonagoro: Wajah Baru Tradisi Kadipaten Pemalang

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Tradisi jamasan pusaka Kadipaten Pemalang tahun ini tampil beda dan lebih sakral. Jika biasanya prosesi penyucian benda pusaka dilakukan pada pagi hari di area rumah dinas, kali ini acara digelar pada malam hari dengan suasana yang magis di Bangunan Cagar Budaya Ndalem Notonagoro, Rabu (24/6/2026).

Suasana khidmat terasa saat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama istri, didampingi Wakil Bupati Nurkholes beserta istri, melaksanakan kirab budaya dengan berjalan kaki. Hanya dengan penerangan cahaya obor, rombongan pimpinan daerah beserta para Kepala Perangkat Daerah dan pengombyong berjalan dari Pendopo Kabupaten menuju Ndalem Notonagoro di Jalan Kyai Makmur, Kelurahan Kebondalem.

Setibanya di lokasi, nuansa budaya Jawa terasa sangat kental dengan digelarnya doa bersama dan sambutan yang sepenuhnya disampaikan dalam bahasa Jawa. Puncak acara ditandai dengan prosesi penjamasan benda-benda pusaka milik Kabupaten Pemalang yang dilakukan langsung oleh Bupati Anom dengan didampingi oleh KRAT Purwanto Condronagoro. Perubahan lokasi ke bangunan cagar budaya ini diharapkan dapat semakin memperkuat nilai sejarah dan pelestarian budaya di Kabupaten Pemalang.

Dalam acara tersebut, Bupati menyampaikan bahwa menyimpan dan menjaga peninggalan para leluhur merupakan bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus kepada kebesaran bangsa.

Menurut Bupati pusaka bukan sekadar benda warisan, tetapi juga menyimpan sejarah dan menjadi saksi perjalanan waktu. Pusaka menjadi pengingat bahwa sebelum kita hidup pada masa sekarang, telah ada para leluhur yang berjuang dan berkarya demi kemajuan serta kemuliaan daerah.

Prosesi jamasan yang dilaksanakan hari ini, seperti diungkapkan Bupati, tidak hanya bertujuan membersihkan kereta kencana dan pusaka agar tetap terawat dengan baik, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenang nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur, terutama semangat saling menghormati dan kebersamaan dalam membangun daerah dengan semangat gotong royong.

Selanjutnya, Bupati mengajak semua yang hadir untuk terus menjaga budaya adiluhung yang telah mengajarkan sikap rendah hati dalam setiap keberhasilan.

Bupati menuturkan, dengan semangat gotong royong dan persatuan warga, kita dapat menghadapi berbagai perbedaan serta menghormati sesama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pembangunan sekaligus melestarikan budaya dengan memberikan sumbangsih tenaga, pikiran, dan gagasan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Fera Djokosusanto, menyampaikan, jamasan kereta kencana dan pusaka diselenggarakan untuk menambah daya kekuatan budaya serta turut melestarikan budaya Indonesia di tengah masyarakat.

Tradisi itu juga diadakan untuk meningkatkan dan melestarikan budaya adiluhung, khususnya budaya Kadipaten Pemalang serta untuk merawat dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap warisan leluhur Pemalang.

Masih dalam isi laporannya, Fera mengatakan, rangkaian acara jamasan kereta kencana dan pusaka Kadipaten Pemalang yang dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026 / 9 Muharram 1448 H. meliputi boyong kereta kencana Kyai Seto Mraman dan Kyai Turangga Jati, Beber ringgit wacucal dan jamasan oleh Bupati yang dilaksanakan pada Pukul 07.30–11.30 wib:

Sedangkan pada pukul 19.00–22.00 wib. acara dilaksanakan di Cagar Budaya Ndalem Notonagoro. Adapun pusaka yang di jamas antara lain, Pusaka Kadipaten Pemalang, kereta kencana Kyai Seto Mraman dan kereta kencana Kyai Turangga Jati.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Pemalang, seniman, budayawan, dan tokoh masyarakat Kabupaten Pemalang.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Yakin Ekonomi Indonesia Akan Buat Kejutan: Silakan Nanti Pakar Nilai Sendiri

    Prabowo Yakin Ekonomi Indonesia Akan Buat Kejutan: Silakan Nanti Pakar Nilai Sendiri

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Presiden Prabowo Subianto meyakini bahwa ekonomi Indonesia akan terus mencatatkan capaian yang membanggakan dari waktu ke waktu. Ia mengatakan, optimisme tersebut tidak terlepas dari kerja keras jajaran pemerintah dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun lalu. Berdasarkan hal tersebut, ia yakin Indonesia bisa terus mencetak prestasi ekonomi yang lebih baik […]

  • Daya Hidup Pers Jadi Sorotan, Inilah Pernyataan Sikap dan Seruan PWI Jateng di Akhir Tahun 2025

    Daya Hidup Pers Jadi Sorotan, Inilah Pernyataan Sikap dan Seruan PWI Jateng di Akhir Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Adm min
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pertumbuhan media massa terutama online yang semakin masif, ternyata belum sepadan dengan tingkat kesehatan finansialnya. Media sebagai penyampai informasi publik dan menjembatani berbagai pihak, masih terus dihadapkan pada persoalan besar, begitu juga dengan para pekerjanya. Karena itu, perlu didorong optimalisasi penerapan Perpres Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital […]

  • Wagub Taj Yasin Pastikan Pelayanan Publik Lancar Pasca OTT Bupati Pati Oleh KPK

    Wagub Taj Yasin Pastikan Pelayanan Publik Lancar Pasca OTT Bupati Pati Oleh KPK

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, memastikan penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Pati berlangsung dengan lancar dan kondusif, pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) bupati Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gus Yasin, sapaan akrabnya mengatakan, kabar mengenai OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Sudewo, didengarnya melalui media. “Kami baru mendengar lewat media, […]

  • KPU Pemalang Umumkan Penetapan Anom Widyantoro-Nurkholes Sebagai Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Terpilih Hasil Pilkada 2024

    KPU Pemalang Umumkan Penetapan Anom Widyantoro-Nurkholes Sebagai Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Terpilih Hasil Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemalang menetapkan Pasangan Anom Widyantoro dan Nurkholes sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pemalang terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pemalang Tahun 2024. Ketua KPU Pemalang Agus Setiyanto mengumumkan penetapan itu pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang dalam rangka Pengumuman Masa Akhir Jabatan Bupati Pemalang Periode Tahun 2021-2026 dan […]

  • Bupati : Sertijab Danrem 071 Wijayakusuma Sebagai Wujud Sinergitas

    Bupati : Sertijab Danrem 071 Wijayakusuma Sebagai Wujud Sinergitas

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menghadiri acara pisah sambut dalam rangka Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danrem 071/Wijayakusuma di Gedung Pertemuan Jend. A. Yani Makorem 071/WK, Sabtu (23/8/2025). Acara tersebut menjadi momentum penting dalam rangkaian pergantian kepemimpinan Korem 071/Wijayakusuma dari Brigjen TNI Jamaluddin, kepada Kolonel Inf Lukman Hakim. Acara tersebut dihadiri 139 undangan, termasuk Dandim […]

  • Sepekan Jelang Arus Mudik Harga Tiket Mengalami Kenaikan, Segini Besarannya

    Sepekan Jelang Arus Mudik Harga Tiket Mengalami Kenaikan, Segini Besarannya

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sepekan menjelang arus mudik, harga tiket kereta api jurusan Batang-Semarang mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu. Namun demikian, pengguna moda transportasi tersebut tak mempermasalahkan kenaikan. Salah satu penumpang jurusan Semarang Ike mengakui adanya kenaikan harga tiket. Namun, ia tak mempermasalahkan kenaikan harga tersebut. Sebab, pihaknya menilai harga tersebut masih dalam kewajaran. “Dalam satu bulan […]

expand_less