Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026 | 22:28 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Rencana pemerintah menetapkan pengemudi ojek online (ojol) sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu agenda kebijakan yang berpotensi membawa perubahan besar bagi jutaan pekerja platform digital di Indonesia. Di satu sisi, kebijakan tersebut dipandang mampu memberikan kepastian hukum, memperluas akses terhadap pembiayaan, pelatihan, legalitas usaha, serta berbagai program pemberdayaan UMKM. Namun di sisi lain, perubahan status tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap produktivitas, kesejahteraan driver, hubungan kemitraan dengan perusahaan aplikasi, perlindungan sosial, hingga keberlanjutan ekosistem ekonomi digital nasional.

Berangkat dari pentingnya memastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat, Universitas Paramadina bersama Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), dan Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Driver Ojol Menjadi UMKM: Makin Sejahtera atau Makin Merana” pada Jumat (31/7/2026). Diskusi dimoderatori oleh Fadhila Maulida, Peneliti Pusat Ekonomi Digital dan UMKM INDEF.

Dalam sambutannya, Managing Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Muhamad Rosyid Jazuli, menegaskan bahwa perkembangan ekonomi digital telah membawa perubahan besar terhadap struktur pasar kerja Indonesia. Platform digital telah membuka kesempatan kerja bagi jutaan masyarakat, namun pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan baru terkait regulasi, hubungan kemitraan, perlindungan pekerja, hingga tata kelola ekonomi digital.

Menurut Rosyid, perubahan status driver menjadi UMKM tidak boleh dipahami semata sebagai perubahan administratif, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat dan menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih adil dan berkelanjutan. “Kebijakan publik harus disusun berdasarkan data, bukti, dan dialog yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Yang terpenting bukan sekadar mengubah status driver menjadi UMKM, tetapi memastikan bahwa perubahan tersebut benar-benar meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Rosyid.

Ia menambahkan bahwa diskusi publik ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Paramadina dan PPPI dalam menghadirkan rekomendasi kebijakan berbasis riset yang mampu menjembatani kepentingan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Sebagai keynote speaker, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, M. Riza Damanik, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang menyusun regulasi yang mengatur hubungan kemitraan antara perusahaan aplikasi dan driver ojol dalam kerangka pemberdayaan UMKM. Menurutnya, perkembangan ekonomi berbasis platform digital telah menciptakan model usaha baru yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam kerangka regulasi yang ada. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan kepastian hukum yang mampu menjawab dinamika baru tersebut.

Riza menjelaskan bahwa terdapat lima tujuan utama dari kebijakan tersebut. Pertama, memberikan kepastian status hukum bagi driver yang selama ini berada dalam posisi yang belum memiliki landasan regulasi yang jelas. Kedua, memperkuat hubungan kemitraan yang lebih setara antara perusahaan aplikasi dan para pengemudi sehingga hak serta kewajiban kedua belah pihak dapat diatur secara lebih transparan. Ketiga, memberikan perlindungan terhadap praktik-praktik yang berpotensi merugikan driver, termasuk penghentian kemitraan secara sepihak maupun ketidakjelasan berbagai komponen biaya yang dikenakan dalam hubungan kemitraan. Keempat, membuka akses yang lebih luas bagi driver terhadap berbagai program pemberdayaan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan oleh para pengemudi transportasi online. Kelima, menjaga keberlanjutan ekosistem transportasi online sehingga mampu terus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menciptakan peluang usaha yang sehat bagi seluruh pelaku.

Pemerintah, lanjut Riza, juga tengah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung apabila kebijakan tersebut diterapkan. Fasilitas tersebut meliputi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), pendampingan hukum, literasi kewirausahaan, literasi keuangan, penguatan kelembagaan ekonomi kolektif, hingga mekanisme penyelesaian sengketa melalui platform SAPA UMKM.

“Kami ingin memastikan bahwa apabila driver masuk dalam ekosistem UMKM, mereka memperoleh manfaat nyata berupa akses terhadap pembiayaan, pelatihan, legalitas usaha, dan perlindungan yang lebih baik,” jelasnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPKBD Pemalang Diminta Sampaikan Materi PPA kepada Masyarakat

    PPKBD Pemalang Diminta Sampaikan Materi PPA kepada Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025 | 06:12 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tidak hanya tentang Keluarga Berencana (KB), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di Kabupaten Pemalang diharapkan juga menyampaikan materi tentang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) saat melakukan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat. “Tak hanya tentang KB, PPA juga dijadikan materi dalam penyampaian bapak/ibu semua melakukan kegiatan penyuluhan,” ujar Anom. Menurut Anom, banyak sekali […]

  • Luar Biasa! SMK Satya Praja 2 Petarukan Ditunjuk Menjadi Program SMK Pusat Keunggulan Skema Pemadanan

    Luar Biasa! SMK Satya Praja 2 Petarukan Ditunjuk Menjadi Program SMK Pusat Keunggulan Skema Pemadanan

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024 | 20:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – SMK Satya Praja 2 Petarukan menggelar sosialisasi program SMK Pusat Keunggulan (PK) Skema Pemadanan Dukungan Baru tahun 2024, di aula sport center sekolah setempat, Kamis (20/6/2024). SMK PK merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian dalam peningkatan kualitas dan kinerja melalui kemitraan dan penyelarasan dunia industri. Program ini terbagi menjadi dua skema, yakni […]

  • Prabowo Beri Penghormatan Istimewa Presiden Belarus: Bermalam di Istana Negara

    Prabowo Beri Penghormatan Istimewa Presiden Belarus: Bermalam di Istana Negara

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026 | 23:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penghormatan khusus kepada Presiden Belarus Alexander Lukashenko dengan mempersilakannya bermalam di Istana Negara. Prabowo menunjukkan penghormatan tersebut dalam rangka kunjungan kenegaraan balasan Lukashenko ke Jakarta, Kamis (2/7). Sugiono menjelaskan, Lukashenko pada awalnya menghendaki untuk bermalam di Kompleks Istana Kepresidenan. Namun, alih-alih […]

  • Bupati Anom Hadiri Santunan Rumah Layak Huni di Pelutan

    Bupati Anom Hadiri Santunan Rumah Layak Huni di Pelutan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026 | 17:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menghadiri santunan pembangunan Rumah Syukur (LayakHuni) di Kelurahan Pelutan Pemalang, Rabu (21/01/2025). Santunan pembangunan rumah tersebut diprakarsai oleh Organisasi PCTAI (Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia). Adapun penerima bantuan yaitu Wasroh dengan alamat Jalan Beringin, Kelurahan Pelutan. Ditemui usai acara, perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi PCTAI Untung Anas […]

  • Bupati Anom Lepas Alih Tugas Ketua Pengadilan Agama Pemalang ke Pengadilan Tinggi Agama Kepri

    Bupati Anom Lepas Alih Tugas Ketua Pengadilan Agama Pemalang ke Pengadilan Tinggi Agama Kepri

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026 | 17:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara resmi melepas alih tugas Ketua Pengadilan Agama Pemalang, Solahuddin Sigabariang, dalam sebuah pertemuan di Ruang Gadri Kantor Bupati Pemalang pada Jumat (22/5/2026). Dalam acara tersebut, Bupati didampingi oleh Plh Sekda Endro Johan Kusuma dan Asisten Administrasi Umum Bagus Sutopo. Solahuddin Sigabariang akan mengemban amanah baru sebagai Hakim di […]

  • Bupati Pemalang Minta TP PKK Pemalang Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

    Bupati Pemalang Minta TP PKK Pemalang Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026 | 16:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan, dirinya berharap Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pemalang untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah. Ia menyampaikan hal itu melalui perwakilannya Asisten Administrasi Umum Bagus Sutopo dalam acara Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Pemalang di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jumat (6/2/2026). Lebih lanjut Anom mengungkapkan, bahwa […]

expand_less