Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month 4 menit yang lalu
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Rencana pemerintah menetapkan pengemudi ojek online (ojol) sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu agenda kebijakan yang berpotensi membawa perubahan besar bagi jutaan pekerja platform digital di Indonesia. Di satu sisi, kebijakan tersebut dipandang mampu memberikan kepastian hukum, memperluas akses terhadap pembiayaan, pelatihan, legalitas usaha, serta berbagai program pemberdayaan UMKM. Namun di sisi lain, perubahan status tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap produktivitas, kesejahteraan driver, hubungan kemitraan dengan perusahaan aplikasi, perlindungan sosial, hingga keberlanjutan ekosistem ekonomi digital nasional.

Berangkat dari pentingnya memastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat, Universitas Paramadina bersama Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), dan Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Driver Ojol Menjadi UMKM: Makin Sejahtera atau Makin Merana” pada Jumat (31/7/2026). Diskusi dimoderatori oleh Fadhila Maulida, Peneliti Pusat Ekonomi Digital dan UMKM INDEF.

Dalam sambutannya, Managing Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Muhamad Rosyid Jazuli, menegaskan bahwa perkembangan ekonomi digital telah membawa perubahan besar terhadap struktur pasar kerja Indonesia. Platform digital telah membuka kesempatan kerja bagi jutaan masyarakat, namun pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan baru terkait regulasi, hubungan kemitraan, perlindungan pekerja, hingga tata kelola ekonomi digital.

Menurut Rosyid, perubahan status driver menjadi UMKM tidak boleh dipahami semata sebagai perubahan administratif, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat dan menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih adil dan berkelanjutan. “Kebijakan publik harus disusun berdasarkan data, bukti, dan dialog yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Yang terpenting bukan sekadar mengubah status driver menjadi UMKM, tetapi memastikan bahwa perubahan tersebut benar-benar meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Rosyid.

Ia menambahkan bahwa diskusi publik ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Paramadina dan PPPI dalam menghadirkan rekomendasi kebijakan berbasis riset yang mampu menjembatani kepentingan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Sebagai keynote speaker, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, M. Riza Damanik, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang menyusun regulasi yang mengatur hubungan kemitraan antara perusahaan aplikasi dan driver ojol dalam kerangka pemberdayaan UMKM. Menurutnya, perkembangan ekonomi berbasis platform digital telah menciptakan model usaha baru yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam kerangka regulasi yang ada. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan kepastian hukum yang mampu menjawab dinamika baru tersebut.

Riza menjelaskan bahwa terdapat lima tujuan utama dari kebijakan tersebut. Pertama, memberikan kepastian status hukum bagi driver yang selama ini berada dalam posisi yang belum memiliki landasan regulasi yang jelas. Kedua, memperkuat hubungan kemitraan yang lebih setara antara perusahaan aplikasi dan para pengemudi sehingga hak serta kewajiban kedua belah pihak dapat diatur secara lebih transparan. Ketiga, memberikan perlindungan terhadap praktik-praktik yang berpotensi merugikan driver, termasuk penghentian kemitraan secara sepihak maupun ketidakjelasan berbagai komponen biaya yang dikenakan dalam hubungan kemitraan. Keempat, membuka akses yang lebih luas bagi driver terhadap berbagai program pemberdayaan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan oleh para pengemudi transportasi online. Kelima, menjaga keberlanjutan ekosistem transportasi online sehingga mampu terus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menciptakan peluang usaha yang sehat bagi seluruh pelaku.

Pemerintah, lanjut Riza, juga tengah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung apabila kebijakan tersebut diterapkan. Fasilitas tersebut meliputi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), pendampingan hukum, literasi kewirausahaan, literasi keuangan, penguatan kelembagaan ekonomi kolektif, hingga mekanisme penyelesaian sengketa melalui platform SAPA UMKM.

“Kami ingin memastikan bahwa apabila driver masuk dalam ekosistem UMKM, mereka memperoleh manfaat nyata berupa akses terhadap pembiayaan, pelatihan, legalitas usaha, dan perlindungan yang lebih baik,” jelasnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pramuli Kwarran Moga Apel Gelar Pasukan PAM APPKBL 2025 di Mapolsek Moga

    Pramuli Kwarran Moga Apel Gelar Pasukan PAM APPKBL 2025 di Mapolsek Moga

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025 | 23:19 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kamis, 27 Maret 2025 bertempat di halaman Mapolsek Moga dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Aksi Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran (APPKBL) 2025 tingkat Kwarran Moga.  APPKBL 2025 yang menjadi program unggulan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka serentak dilaksanakan oleh organisasi kepramukaan hingga tingkat kwarran sebagai bentuk kepedulian dan darma bakti pramuka pada masyarakat. […]

  • Pengurus PWI Pemalang Periode 2023-2026 Resmi Dilantik, Berikut Susunan Lengkapnya

    Pengurus PWI Pemalang Periode 2023-2026 Resmi Dilantik, Berikut Susunan Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024 | 19:11 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sekertaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana, mewakili Ketua Amir Machmud NS melantik pengurus PWI Pemalang Periode 2023-2026, Senin, (2/9/2024). Dalam sambutan, Sekretaris PWI Jateng mengharapkan kepengurusan PWI Pemalang yang baru ini dapat menjalankan program kerja yang telah ditetapkan. “Kami berharap pengurus PWI Pemalang masa bakti 2023-2026 ini dapat […]

  • Dr. Handi Risza: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Belum Sepenuhnya Terasa di Masyarakat

    Dr. Handi Risza: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Belum Sepenuhnya Terasa di Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026 | 13:21 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 tumbuh sebesar 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4,87 persen. Secara nominal, produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada Triwulan I 2026 mencapai Rp6.187,2 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB), […]

  • PWM Jawa Tengah Perkuat Proses Kaderisasi Dakwah Lewat Sekolah Tabligh Banyumas Raya

    PWM Jawa Tengah Perkuat Proses Kaderisasi Dakwah Lewat Sekolah Tabligh Banyumas Raya

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026 | 11:03 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat gerakan dakwah berkemajuan melalui penyelenggaraan Sekolah Tabligh Muhammadiyah Kelas Banyumas Raya Angkatan III. Kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah bekerjasama dengan LAZISMu Jateng dan PDM Banyumas berlangsung di Aula Kampus 3 Pesantren Modern MBS Zamzam Cilongok, […]

  • mitsubishi expander

    Mitsubishi Beri Nama Bayi Barunya Xpander, Low MPV Pesaing Avanza cs

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2017 | 01:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Mitsubishi akhirnya buka mulut soal nama bayi barunya. Mobil Low MPV itu diberi nama Xpander. Bukan Expander seperti yang pernah detikOto ulas sebelumnya. Nama itu terlihat jelas dari tampilan mobil di booth Mitsubishi di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Jika Anda menyalakan mesin mobilnya, Xpander akan muncul di layar speedometernya. Jika melihat arti […]

  • Halalbihalal PDAM Tirta Mulia, Bupati Berharap Bisa Jadi Perusahaan Terkemuka di Jawa Tengah dan Nasional

    Halalbihalal PDAM Tirta Mulia, Bupati Berharap Bisa Jadi Perusahaan Terkemuka di Jawa Tengah dan Nasional

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026 | 17:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Halalbihalal Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Mulia dengan Bupati Pemalang diadakan di halaman kantor PDAM setempat, Rabu (1/04/2026). Direktur Teknik PDAM Tirta Mulia Djulianto mengemukakan bahwa penyelenggaraan halalbihalal diharapkan dapat menciptakan sinergi dan kekompakan, baik dalam menjalankan pekerjaan maupun dalam berkomunikasi secara internal dan eksternal. “Dalam acara ini bisa tercipta sinergitas kekompakan […]

expand_less