Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026 | 22:28 WIB
  • print Cetak

Ia menilai bahwa persoalan yang paling banyak dikeluhkan para pengemudi hingga saat ini justru berkaitan dengan transparansi algoritma pembagian order, kepastian insentif, serta mekanisme penentuan tarif yang belum sepenuhnya dipahami oleh driver. “Perbaikan tata kelola platform digital tetap menjadi isu yang sangat penting. Status UMKM tidak boleh mengalihkan perhatian dari persoalan utama yang selama ini dihadapi para pengemudi,” ujarnya.

Dipo juga mengingatkan bahwa sebagian driver masih memiliki kekhawatiran mengenai konsekuensi perubahan status, termasuk kemungkinan munculnya beban administratif baru, kewajiban perpajakan, maupun berkurangnya tanggung jawab perusahaan aplikasi terhadap para mitranya. Karena itu, implementasi kebijakan dinilai harus dilakukan secara hati-hati dan bertahap, dengan memastikan bahwa manfaat yang diterima driver lebih besar dibandingkan biaya maupun risiko yang harus mereka tanggung.

Menurut Direktur Program INDEF, Eisha Maghfiruha Rachbini, pertumbuhan ekonomi digital telah mempercepat perkembangan gig economy, sementara pada saat yang sama sektor informal masih menjadi penyangga utama ketenagakerjaan Indonesia. Kondisi tersebut menuntut hadirnya regulasi yang mampu mengakomodasi bentuk-bentuk pekerjaan baru, termasuk ojek online tanpa mengurangi perlindungan terhadap para pekerjanya

Berdasarkan kajian bersama INDEF dan PPPI menggunakan model Computable General Equilibrium (CGE) 2026, sektor transportasi online memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap perekonomian nasional. Kajian tersebut menunjukkan bahwa sektor ini menciptakan sekitar 2,9 juta lapangan kerja langsung dan 2,62 juta lapangan kerja tidak langsung, sehingga total dampak kepada lapangan kerja adalah 5,53 juta pekerja Selain itu, Transportasi online juga memberikan kontribusi besar terhadap output ekonomi nasional mencapai sekitar Rp 565 Triliun.

Selain membuka kesempatan kerja, transportasi online juga berkontribusi terhadap efisiensi logistik, peningkatan produktivitas ekonomi, serta membantu menjaga daya beli masyarakat melalui biaya distribusi yang lebih efisien. Namun demikian, Eisha mengingatkan bahwa legalitas status UMKM tidak akan otomatis meningkatkan produktivitas apabila tidak diikuti dengan akses nyata terhadap pembiayaan, pelatihan, pengembangan kapasitas usaha, dan perlindungan sosial.

Ia menjelaskan bahwa UMKM memang menyumbang sekitar 61 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Akan tetapi, kelompok usaha mikro yang jumlahnya mendominasi masih menghadapi tantangan produktivitas yang relatif rendah dibandingkan usaha kecil maupun menengah. Oleh sebab itu, apabila driver ojol nantinya dikategorikan sebagai usaha mikro, pemerintah perlu memastikan bahwa perubahan tersebut benar-benar menjadi pintu masuk menuju peningkatan kapasitas usaha, bukan sekadar perubahan klasifikasi administratif.

“Legalitas harus menjadi instrumen pemberdayaan. Driver perlu memperoleh akses terhadap pembiayaan, pelatihan, perlindungan sosial, serta peluang diversifikasi usaha agar dapat berkembang dan meningkatkan produktivitasnya,” jelas Eisha.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan perlindungan sosial, termasuk kepastian mengenai BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, maupun berbagai bentuk dukungan pemerintah lainnya selama masa transisi kebijakan.

Diskusi publik ini menunjukkan bahwa transformasi ekonomi digital memerlukan pendekatan kebijakan yang adaptif sekaligus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Perubahan status driver ojol menjadi UMKM berpotensi memberikan manfaat apabila diikuti oleh penguatan hubungan kemitraan yang lebih adil, kepastian hukum, perlindungan sosial yang memadai, serta akses nyata terhadap berbagai program pemberdayaan. Sebaliknya, apabila perubahan hanya berhenti pada aspek administratif tanpa memperbaiki persoalan mendasar yang dihadapi para pengemudi, maka tujuan meningkatkan kesejahteraan berisiko tidak tercapai.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Amamkan 5 PSK di Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat

    Polisi Amamkan 5 PSK di Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024 | 14:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Dari total 5 wanita yang diamankan, selanjutnya dilakukan pendataan dan dilaksanakan pembinaan oleh Sat binmas, ke 5 wanita tersebut juga membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi,” pungkasnya.***

  • Seorang Pria Kuli Bangunan Pemilik Narkotika Jenis Sabu Diamankan Polisi

    Seorang Pria Kuli Bangunan Pemilik Narkotika Jenis Sabu Diamankan Polisi

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024 | 10:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Menurutnya, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan membeli narkotika jenis sabu seharga Rp150 ribu pada pembelian pertama, dan Rp280 ribu pada pembelian kedua. Lebih lanjut, Tersangka mengaku mengkonsumsi sabu untuk menghilangkan masalah pribadi dan masalah keluarga yang dimilikinya. “Terakhir dia mengkonsumsi sabu pada Senin (19/2/2024) sehari sebelum diamankan saat mengambil kembali narkotika jenis sabu,” […]

  • Para Stakeholder di Jateng Siap Solid Kawal Pilkada Serentak 2024

    Para Stakeholder di Jateng Siap Solid Kawal Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024 | 22:04 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, para stakeholder di wilayahnya siap solid mengawal Pilkada serentak 2024, Kamis, (22/8/2024). Nana menyampikan, pihakny sudah membangun konsolidasi dengan berbagai stakeholder, mulai dari pemerintah kabupaten/ kota, penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu), TNI, Polri, partai politik, maupun tokoh masyarakat. “Koordinasi sudah kita lakukan, saya rasa kita […]

  • BAG SDM Polres Pekalongan Laksanakan Anev Aplikasi SIPP 2.0 dan SIPK T.A. 2024

    BAG SDM Polres Pekalongan Laksanakan Anev Aplikasi SIPP 2.0 dan SIPK T.A. 2024

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024 | 17:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bag SDM Polres Pekalongan Polda Jateng melaksanakan analisa dan evaluasi (Anev) Aplikasi SIPP 2.0 (Sistem Informasi Personel Polri) dan SIPK (Sistem Informasi Penilaian Kinerja). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rupatama Presisi Polres Pekalongan, Selasa (30/07/2024) dan diikuti oleh para Kasium Polsek jajaran dan Operator Satfung Polres Pekalongan. Kabag SDM Kompol Guntur Tri Harjani […]

  • PWM Jawa Tengah Perkuat Proses Kaderisasi Dakwah Lewat Sekolah Tabligh Banyumas Raya

    PWM Jawa Tengah Perkuat Proses Kaderisasi Dakwah Lewat Sekolah Tabligh Banyumas Raya

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026 | 11:03 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Penanggung jawab program program Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah Kelas Banyumas Raya, Ustadz Muhammad Thoriq Nur Ikhsan, M.Pd menjelaskan bahwa kuliah perdana yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB peserta mendapatkan empat materi dasar sebagai fondasi awal pembinaan kader mubaligh secara berkelanjutan. “Materi tersebut meliputi Tugas dan Fungsi Majelis Tabligh dan Korps […]

  • Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi EBT dan Pengolahan Sampah ke Pengusaha Tiongkok

    Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi EBT dan Pengolahan Sampah ke Pengusaha Tiongkok

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serius mengembangkan energi ramah lingkungan sekaligus menyelesaikan persoalan sampah melalui investasi teknologi pengolahan modern. “Kami membuka peluang lebar-lebar bagi investasi pengolahan sampah di Jawa Tengah sehingga akan membantu kami dalam rangka energi terbarukan,” katanya. Sementara itu, CEO PT WOOK Global Technology, Cu Longhua, mengatakan, forum tersebut mempertemukan banyak pengusaha […]

expand_less