Kamis, 6 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Ia menilai bahwa persoalan yang paling banyak dikeluhkan para pengemudi hingga saat ini justru berkaitan dengan transparansi algoritma pembagian order, kepastian insentif, serta mekanisme penentuan tarif yang belum sepenuhnya dipahami oleh driver. “Perbaikan tata kelola platform digital tetap menjadi isu yang sangat penting. Status UMKM tidak boleh mengalihkan perhatian dari persoalan utama yang selama ini dihadapi para pengemudi,” ujarnya.

Dipo juga mengingatkan bahwa sebagian driver masih memiliki kekhawatiran mengenai konsekuensi perubahan status, termasuk kemungkinan munculnya beban administratif baru, kewajiban perpajakan, maupun berkurangnya tanggung jawab perusahaan aplikasi terhadap para mitranya. Karena itu, implementasi kebijakan dinilai harus dilakukan secara hati-hati dan bertahap, dengan memastikan bahwa manfaat yang diterima driver lebih besar dibandingkan biaya maupun risiko yang harus mereka tanggung.

Menurut Direktur Program INDEF, Eisha Maghfiruha Rachbini, pertumbuhan ekonomi digital telah mempercepat perkembangan gig economy, sementara pada saat yang sama sektor informal masih menjadi penyangga utama ketenagakerjaan Indonesia. Kondisi tersebut menuntut hadirnya regulasi yang mampu mengakomodasi bentuk-bentuk pekerjaan baru, termasuk ojek online tanpa mengurangi perlindungan terhadap para pekerjanya

Berdasarkan kajian bersama INDEF dan PPPI menggunakan model Computable General Equilibrium (CGE) 2026, sektor transportasi online memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap perekonomian nasional. Kajian tersebut menunjukkan bahwa sektor ini menciptakan sekitar 2,9 juta lapangan kerja langsung dan 2,62 juta lapangan kerja tidak langsung, sehingga total dampak kepada lapangan kerja adalah 5,53 juta pekerja Selain itu, Transportasi online juga memberikan kontribusi besar terhadap output ekonomi nasional mencapai sekitar Rp 565 Triliun.

Selain membuka kesempatan kerja, transportasi online juga berkontribusi terhadap efisiensi logistik, peningkatan produktivitas ekonomi, serta membantu menjaga daya beli masyarakat melalui biaya distribusi yang lebih efisien. Namun demikian, Eisha mengingatkan bahwa legalitas status UMKM tidak akan otomatis meningkatkan produktivitas apabila tidak diikuti dengan akses nyata terhadap pembiayaan, pelatihan, pengembangan kapasitas usaha, dan perlindungan sosial.

Ia menjelaskan bahwa UMKM memang menyumbang sekitar 61 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Akan tetapi, kelompok usaha mikro yang jumlahnya mendominasi masih menghadapi tantangan produktivitas yang relatif rendah dibandingkan usaha kecil maupun menengah. Oleh sebab itu, apabila driver ojol nantinya dikategorikan sebagai usaha mikro, pemerintah perlu memastikan bahwa perubahan tersebut benar-benar menjadi pintu masuk menuju peningkatan kapasitas usaha, bukan sekadar perubahan klasifikasi administratif.

“Legalitas harus menjadi instrumen pemberdayaan. Driver perlu memperoleh akses terhadap pembiayaan, pelatihan, perlindungan sosial, serta peluang diversifikasi usaha agar dapat berkembang dan meningkatkan produktivitasnya,” jelas Eisha.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan perlindungan sosial, termasuk kepastian mengenai BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, maupun berbagai bentuk dukungan pemerintah lainnya selama masa transisi kebijakan.

Diskusi publik ini menunjukkan bahwa transformasi ekonomi digital memerlukan pendekatan kebijakan yang adaptif sekaligus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Perubahan status driver ojol menjadi UMKM berpotensi memberikan manfaat apabila diikuti oleh penguatan hubungan kemitraan yang lebih adil, kepastian hukum, perlindungan sosial yang memadai, serta akses nyata terhadap berbagai program pemberdayaan. Sebaliknya, apabila perubahan hanya berhenti pada aspek administratif tanpa memperbaiki persoalan mendasar yang dihadapi para pengemudi, maka tujuan meningkatkan kesejahteraan berisiko tidak tercapai.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinnaker Pantau Perusahaan dalam Persiapan Pembayaran THR, Agar Tepat Waktu

    Dinnaker Pantau Perusahaan dalam Persiapan Pembayaran THR, Agar Tepat Waktu

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024 | 08:58 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Sementara salah satu Manager HCE PT. Mahkota Tri Angjaya Rizki Multri Rahmayanti menegaskan bahwa perusahaannya berkomitmen untuk memberikan THR kepada 541 karyawan sesuai ketentuan yang berlaku, yakni, pada 7 hari sebelum hari raya. “Alhamdulillah sudah berkomitmen, setiap tahun kami memberikan THR sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sesuai dengan waktu yaitu 7 hari sebelum pelaksanaan […]

  • Kodim 0736/Batang Gelar Pasar Murah Sediakan 400 Paket Sembako dan 200 Kilogram Telur

    Kodim 0736/Batang Gelar Pasar Murah Sediakan 400 Paket Sembako dan 200 Kilogram Telur

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024 | 20:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Kodim 0736/Batang bersama Bulog dan Pemkab Batang menggelar pasar murah di halaman Makodim Batang, Kabupaten Batang, Selasa (5/3/2024). Dandim Batang Letkol Inf Ahmad Alam Budiman mengatakan, pasar murah ini menyediakan 400 paket sembako berisi 5 kilogram beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter untuk membantu warga […]

  • Dr. Handi Risza

    Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Keprihatinan atas Kondisi Bangsa

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025 | 21:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Civitas Akademika, Universitas Paramadina menyampaikan pernyataan keprihatinan mendalam atas kondisi kebangsaan yang belakangan ini ditandai dengan krisis moral, etika publik, dan melemahnya sendi-sendi negara hukum serta demokrasi. Mereka menilai demonstrasi yang terjadi pada 25, 28, dan 29 Agustus 2025 merupakan bentuk aspirasi rakyat yang seharusnya dihormati dan diperlakukan sebagai suara anak bangsa. “Sudah […]

  • Tambah Dua Komisi dan Satu Badan DPR, Puan : Bentuk Mengawal Pemerintahan Baru

    Tambah Dua Komisi dan Satu Badan DPR, Puan : Bentuk Mengawal Pemerintahan Baru

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024 | 15:06 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan akan ada penambahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Hal itu ia sampaikan usai Rapat Pimpinan (Rapim) dan Rapat Konsultasi pertama yang dilakukan di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2024). Menurutnya, Penambahan ini sebagai bentuk kesiapan DPR RI dalam mengawal Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden […]

  • Fasilitas Kesehatan di Jateng Siap Layani Pemudik, Wagub Tak Yasin Minta Pengemudi dalam Kondisi Fit

    Fasilitas Kesehatan di Jateng Siap Layani Pemudik, Wagub Tak Yasin Minta Pengemudi dalam Kondisi Fit

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026 | 21:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Kalau datang ke Jawa Tengah Insya Allah tercukupi, nggak usah panik. Sebagaimana sudah diinstruksikan oleh Pak Gubernur bahwa kita harus menjadi tuan rumah yang baik untuk para pemudik,” katanya. Pengemudi bus PO Gunung Mulia, Via mengaku senang dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan di Terminal Sukoharjo. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan akan membantunya untuk mengetahui kondisi […]

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Menerima Kunjungan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito

    Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Menerima Kunjungan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026 | 19:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lokasi investasi Jepang tersebar di sejumlah daerah strategis seperti Jepara, Batang, Kota Semarang, Pemalang, dan Kendal, dengan dominasi sektor listrik, gas, dan air, tekstil, kendaraan bermotor, mesin, serta elektronik. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menyiapkan sejumlah proyek strategis di bidang energi, industri manufaktur, kawasan pertanian terintegrasi, kawasan perikanan terpadu, dan pariwisata berkelanjutan. Sementara itu, […]

expand_less