Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026 | 22:28 WIB
  • print Cetak

Namun demikian, Riza juga menegaskan bahwa regulasi tersebut masih berada dalam proses pembahasan lintas kementerian dan lembaga. Pemerintah masih terus melakukan konsultasi dengan berbagai komunitas driver, perusahaan aplikasi, serta para pemangku kepentingan lainnya agar regulasi yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan seluruh pihak. Bagi pemerintah, keberhasilan kebijakan tidak hanya diukur dari jumlah driver yang nantinya memiliki Nomor Induk Berusaha atau terdaftar sebagai UMKM, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan pengemudi sekaligus menjaga keberlanjutan industri transportasi berbasis aplikasi di Indonesia.

Direktur Program Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Annisa R. Leofianti, M, mengajak peserta melihat perubahan status driver ojol bukan hanya sebagai isu hukum atau ekonomi, melainkan juga sebagai persoalan psikologis yang menyangkut identitas, rasa aman, kesejahteraan, dan kualitas hidup para pengemudi. Menurut Annisa, pekerjaan sebagai driver ojol telah berkembang menjadi sumber penghidupan utama bagi jutaan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, setiap perubahan kebijakan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap individu yang menjalani pekerjaan tersebut setiap hari.

Annisa memaparkan hasil survei terhadap 1.000 driver ojol dari berbagai wilayah di Indonesia. Survei tersebut menunjukkan bahwa karakteristik pengemudi sangat beragam, baik dari sisi usia, tingkat pendidikan, maupun latar belakang pekerjaan. Tidak sedikit driver yang sebelumnya bekerja di sektor formal, kemudian beralih menjadi pengemudi akibat pemutusan hubungan kerja (PHK), pensiun dini, atau terbatasnya kesempatan kerja.

Temuan lain menunjukkan bahwa 72 persen responden menjadikan pekerjaan sebagai driver ojol sebagai sumber penghasilan utama, sedangkan 87 persen telah bekerja lebih dari satu tahun. Data tersebut memperlihatkan bahwa pekerjaan sebagai pengemudi platform digital telah menjadi bagian penting dari struktur pasar kerja Indonesia dan tidak lagi dapat dipandang sebagai pekerjaan sementara. Berdasarkan temuan tersebut, Annisa mengingatkan bahwa perubahan status menjadi UMKM harus benar-benar menghasilkan peningkatan kesejahteraan, bukan sekadar memindahkan tanggung jawab dari perusahaan aplikasi kepada individu.

Annisa memperkenalkan konsep pseudo-autonomy, yaitu kondisi ketika seorang pekerja secara administratif dianggap sebagai pelaku usaha yang mandiri, tetapi dalam praktiknya tidak memiliki keleluasaan dalam menentukan tarif, memperoleh order, maupun mengendalikan mekanisme kerja yang sebagian besar ditentukan oleh sistem aplikasi. “Kemandirian bukan hanya soal status hukum. Kemandirian berarti memiliki ruang untuk mengambil keputusan terhadap pekerjaan yang dijalankan. Jika tanggung jawab semakin besar tetapi ruang kendali tetap terbatas, maka yang terjadi bukanlah pemberdayaan, melainkan pergeseran risiko kepada individu,” jelas Annisa.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan kebijakan harus diukur melalui indikator kesejahteraan yang lebih luas, seperti stabilitas pendapatan, rasa aman dalam bekerja, tingkat stres finansial, risiko kelelahan (burnout), dan kualitas hidup pengemudi beserta keluarganya. Annisa juga menilai bahwa Indonesia dapat belajar dari pengalaman sejumlah negara, salah satunya Brasil, yang menerapkan mekanisme opt-in bagi pekerja platform. Dalam skema tersebut, pekerja diberikan kesempatan memilih secara sukarela apakah akan bergabung sebagai pelaku usaha mikro, tanpa kehilangan hak atas skema yang telah dimiliki sebelumnya.

Dipo Satria Ramli, Ekonom CORE Indonesia, menilai bahwa keberadaan transportasi online telah menjadi salah satu penyangga penting pasar tenaga kerja Indonesia, terutama di tengah terbatasnya penciptaan lapangan kerja formal. Diperkirakan terdapat sekitar tiga juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan penghidupannya sebagai pengemudi transportasi online. Oleh karena itu, perubahan kebijakan terhadap sektor ini akan berdampak luas, tidak hanya bagi driver, tetapi juga terhadap aktivitas ekonomi nasional.

Dipo menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua kebijakan besar yang sedang menjadi perhatian para pengemudi, yaitu rencana perubahan status menjadi UMKM dan implementasi kebijakan batas maksimal komisi aplikasi sebesar delapan persen. Menurutnya, kebijakan komisi merupakan hasil perjuangan panjang komunitas driver. Namun, penurunan komisi belum otomatis meningkatkan kesejahteraan apabila jumlah order menurun atau biaya operasional terus meningkat.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Sektor Kerajinan Daerah, Dekranasda Bantul Belajar di Pemalang

    Perkuat Sektor Kerajinan Daerah, Dekranasda Bantul Belajar di Pemalang

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025 | 21:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Untuk memperkuat sektor kerajinan daerah, Dekranasda Kabupaten Bantul yang diketuai Emi Masruroh Halim melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) bersama jajarannya ke Dekranasda Kabupaten Pemalang. Kunker diterima langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jumat (21/11/2025). Saat menerima kunjungan, Ketua Dekranasda Noor Faizah Maenofie mengatakan bahwa kegiatan […]

  • Panglima TNI Courtesy Call Dengan Pimpinan Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

    Panglima TNI Courtesy Call Dengan Pimpinan Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026 | 16:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Melalui rangkaian pertemuan tersebut, Panglima TNI menegaskan komitmen TNI untuk terus menjaga dan memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia–Singapura secara seimbang serta dilandasi prinsip saling menghormati kedaulatan dan kepentingan nasional masing-masing negara, demi perdamaian dan stabilitas kawasan Asia Tenggara.*

  • Promosikan Kuliner Asli Ulujami, Bandeng Salto Dibuat Festival

    Promosikan Kuliner Asli Ulujami, Bandeng Salto Dibuat Festival

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024 | 14:58 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – “Mudah-mudahan dengan ini (festival) Bandeng Salto bisa lebih terkenal,” ujar Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat membuka Festival Bandeng Salto di Desa Kertosari Kecamatan Ulujami, Sabtu (27/1/2024). Bupati menerangkan Bandeng Salto merupakan produk asli Ulujami yang sudah terkenal, dan dengan diadakannya festival, ia berharap kuliner itu bisa lebih terkenal, baik di dalam maupun di […]

  • TNI Percepat Pemulihan Pascabencana, Jembatan Bailey Matang Bangka Rampung 100%

    TNI Percepat Pemulihan Pascabencana, Jembatan Bailey Matang Bangka Rampung 100%

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025 | 05:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – TNI melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh melalui pembangunan jembatan darurat jenis Bailey guna memulihkan konektivitas wilayah serta mendukung kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, Kabupaten Bireuen, Minggu (21/12/2025). Di wilayah tersebut, Satgas berhasil merampungkan pembangunan […]

  • Gandeng Kedutaan Inggris, Ahmad Luthfi Percepat Pengembangan Logistik dan TOD

    Gandeng Kedutaan Inggris, Ahmad Luthfi Percepat Pengembangan Logistik dan TOD

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025 | 17:17 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Selain urusan logistik, Ahmad Luthfi menyambut baik dukungan Inggris dan Techne Praxis dalam pengembangan TOD di Semarang dan Kendal. “Termasuk yang KBT ini, saya senang sekali dan kita dukung penuh. Sudah saya tunggu,” katanya. Director of Strategic Planning and Economics Techne Praxis International, Iqbal Maulana Achmad, menyampaikan, kerja sama melalui program UK PACT terus diperkuat, […]

  • ‘Ngabuburide Berenergi’ Pertamina, bersama Wagub Jateng Taj Yasin dan Silaturahmi dengan Ojol

    ‘Ngabuburide Berenergi’ Pertamina, bersama Wagub Jateng Taj Yasin dan Silaturahmi dengan Ojol

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026 | 14:16 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana akrab dan meriah, mewarnai ‘Ngabuburide Berenergi’ Pertamina, bersama Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Jumat, 6 Maret 2026 petang di Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Jalan Pemuda 114 Kota Semarang. Dalam kegiatan ini, selain Wagub touring vespa untuk meninjau stok BBM di SPBU, sekaligus menjadi ajang silaturahmi Wakil […]

expand_less