Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Prof. Didik J. Racbini: Hukum Sesat, Ekonomi Rusak

Prof. Didik J. Racbini: Hukum Sesat, Ekonomi Rusak

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyoroti memburuknya kualitas penegakan hukum Indonesia yang menurutnya semakin menunjukkan tanda-tanda pengadilan sesat. Kasus terbaru yang menimpa jajaran direksi ASDP dinilai menjadi contoh nyata bagaimana proses hukum yang keliru dapat merusak ekosistem ekonomi nasional.

Prof. Didik menegaskan bahwa sistem hukum seharusnya menjadi pilar bagi tumbuh kembang ekonomi melalui kepastian kontrak, penegakan aturan yang adil, dan proses peradilan yang dapat diprediksi. Namun, berbagai kasus menunjukkan sebaliknya.

“Ketika Seorang eksekutif BUMN terpidana tidak menerima aliran uang satu sen pun, tidak pernah dilakukan audit dari BPK atau BPKP perihal kerugian negara (bahkan keuntungan perusahaan meningkat), tidak ada mens rea dari para terpidana, dan hanya dikategorikan lalai pada putusan PN, lalu divonis sebagai koruptor. Pengadilan seperti ini pantasnya disebut pengadilan apa? Sudah banyak para ahli sampai awam yang menjawab di publik, itu adalah pengadilan sesat,” tegasnya.

Ia menilai kondisi ini menjadikan para pelaku usaha, investor menahan investasi, profesional kaku dan takut mengambil keputusan, aktivitas bisnis menjadi lamban, bahkan mandeq karena berhati-hati dan takut.

Dalam kasus ASDP, direksi melakukan corporate action berupa akuisisi perusahaan sejenis untuk meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan nasional. Langkah ini, menurut Prof. Didik, sangat baik secara manajemen dan sukses dilakukan sehingga menambah kapasitas layanan penyeberangan, yang berguna untuk masyarakat.

Adapun faktanya, menurut Prof. Didik: Laba ASDP meningkat hingga Rp637 miliar pada 2023, tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, ASDP masuk peringkat 7 BUMN terbaik di Indonesia, Tidak ada aliran dana mencurigakan, sebagaimana ditegaskan KPK, PPATK tidak menemukan transaksi korupsi, BPK sudah melakukan audit dengan opini “Wajar Dengan Pengecualian” hanya untuk dua kapal dengan opportunity loss sekitar Rp4,8-10 miliar.

Namun, proses hukum justru mengkategorikan pembelian kapal sebagai “besi tua” dan memutuskan adanya kerugian negara Rp1,25 triliun—angka yang dinilai “absurd” oleh Prof. Didik, terutama karena BPK hanya menemukan opportunity loss maksimal sekitar Rp10 miliar.

“Aksi korporasi seperti ini sudah dipermasalahkan dengan kaca mata hukum yang picik sehingga akan banyak CEO di masa mendatang tidak akan melakukan apa pun karena takut menghadapi aparat hukum yang naif,” ujarnya.

Prof. Didik menyebut bahwa kerusakan hukum telah terjadi lebih luas: aparat korup, intervensi politik dalam penegakan hukum, serta melemahnya lembaga seperti KPK yang dulu menjadi simbol reformasi.

“Sejak Jokowi dan kekuatan politik di sekitarnya mencabik-cabik KPK, maka wajah lembaga hukum yang lahir dari rahim reformasi ini sudah compang-camping dan penuh culas karena bersekutu dengan kepentingan-kepentingan picik,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa rule of law Indonesia masih jauh tertinggal, dengan skor hanya 0,52 (skala 0–1). Kondisi ini, menurutnya, dapat menjadi penghambat utama bagi agenda Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan perekonomian.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMK Satya Praja 2 Petarukan Lepas 515 Siswa, 124 Sudah Diterima Kerja di Tiga Perusahaan Ini

    SMK Satya Praja 2 Petarukan Lepas 515 Siswa, 124 Sudah Diterima Kerja di Tiga Perusahaan Ini

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – SMK Satya Praja 2 Petarukan melepas 515 siswa kelas XII yang telah lulus. Hal itu disampaikan Kepala SMK Satya Praja 2 Petarukan Purwo Setya Witanto kepada media belum lama ini. Purwo mengatakan, siswa yang telah lulus terdiri dari lima jurusan. Lima jurusan tersebut yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Teknik Audio Video (TAV), Teknik […]

  • Dua Mahasiswa Asal Pemalang, Meninggal Hanyut Saat River Tubing di Kendal

    Dua Mahasiswa Asal Pemalang, Meninggal Hanyut Saat River Tubing di Kendal

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Momen Kuliah Kerja Nyata ( KKN) Mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang berubah menjadi duka, Sebanyak 6 mahasiswa peserta KKN hanyut terseret banjir bandang pada saat sedang bermain air di lokasi river tubing sungai Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada ,Selasa (4/11/2025), seperti dikutip kalderanewscom Hingga berita […]

  • Korban Bencana Tanah Longsor di Desa Bongas Ditemukan

    Korban Bencana Tanah Longsor di Desa Bongas Ditemukan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pencarian korban bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan hutan Perhutani Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, telah ditemukan setelah tim Sar Gabungan yang meliputi tim Basarnas, TNI POLRI dan unsur relawan. Kedua korban tersebut atas nama Aksinudin (40) dan Khamim (60) tertimbun saat kejadian berlangsung yang merupakan petani setempat. Mereka ditemukan […]

  • Momentum Hari Lahir Pancasila Diharapkan Meningkatkan Semangat Persatuan dan Kesatuan di Pemalang

    Momentum Hari Lahir Pancasila Diharapkan Meningkatkan Semangat Persatuan dan Kesatuan di Pemalang

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, mengungkapkan harapannya agar peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Ungkapan itu disampaikan usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin, 2 Juni 2025. Ia juga mendorong agar seluruh […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi: Perubahan APBD Jateng 2025 Diprioritaskan Pembangunan Infrastruktur

    Gubernur Ahmad Luthfi: Perubahan APBD Jateng 2025 Diprioritaskan Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Perubahan APBD 2025 akan memfokuskan pada pembangunan infrastruktur. Peningkatan infrastruktur tersebut akan dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah. Hal itu disampaikan saat Rapat Paripurna dengan agenda penjelasan Gubernur atas Rancangan Perubahan APBD Jawa Tengah tahun anggaran 2025 di Gedung DRPRD Jateng, Senin, 28 Juli 2025. “Fokus utama untuk […]

  • Himpunan Pramuwista Indonesia Diharapkan Jadi Ujung Tombak Jualan Pariwasata

    Himpunan Pramuwista Indonesia Diharapkan Jadi Ujung Tombak Jualan Pariwasata

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Himpunan Pramuwista Indonesia (HPI) atau Tour guide merupakan ujung tombak dari jualan wisata kita kepada wisatawan. Harapannya, HPI Pemalang memiliki profesionalitas, kompeten dan tersertifikasi, sehingga dalam memperkenalkan kearifan budaya lokal dan pariwisata yang ada di Kabupaten Pemalang dapat dilaksanakan dengan kompeten. Harapan tersebut disampaikan Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Andre Dwi Prayugo […]

expand_less