Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemalang Raya » Sejumlah Spanduk dan Banner Berukuran Besar Terpasang di Titik-titik Strategis

Sejumlah Spanduk dan Banner Berukuran Besar Terpasang di Titik-titik Strategis

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Ada pemandangan berbeda di Jalan Raya Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, hari ini. Sejumlah spanduk dan banner berukuran besar tampak terpasang di titik-titik strategis.

Rupanya, Satlantas Polres Pekalongan tengah “mencuri” perhatian pengendara lewat sosialisasi masif Operasi Keselamatan Candi 2026.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak kaget dan semakin tertib berlalu lintas. Pemasangan banner ini bukan sekadar formalitas, melainkan panduan visual bagi pengguna jalan mengenai aturan dan durasi operasi yang tengah berlangsung.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf melalui Kasat Lantas AKP Rony Hidayat menjelaskan bahwa pemasangan atribut sosialisasi di Jalan Raya Karanganyar ini merupakan bagian dari upaya preemtif kepolisian agar pesan operasi sampai langsung ke masyarakat di jalanan.

“Kami sengaja memasang banner sosialisasi ini di titik-titik keramaian dan jalur utama seperti Jalan Raya Karanganyar. Isinya jelas, mengenai waktu pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 dan poin-poin sasaran prioritas kami,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (04/02/2026).

AKP Rony menegaskan, tujuan utama dari pemasangan banner dan pelaksanaan operasi ini adalah untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Hal ini dirasa sangat krusial sebagai “pemanasan” sebelum memasuki Ops Ketupat nanti.

“Target kami adalah terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman. Ini juga merupakan langkah cipta kondisi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 atau momen Idul Fitri mendatang. Kita ingin warga Pekalongan sudah terbiasa tertib dari sekarang,” tambahnya.

Banner yang dipasang tersebut mencantumkan informasi bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Petugas berharap, dengan melihat banner tersebut setiap hari, kesadaran pengendara akan tumbuh secara alami tanpa harus menunggu tindakan tilang.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Kembali Kirim Delapan Starlink ke Aceh Dukung Komunikasi Bencana

    Pemprov Jateng Kembali Kirim Delapan Starlink ke Aceh Dukung Komunikasi Bencana

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan ke daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Kali ini, bantuan berupa delapan unit perangkat internet satelit Starlink dikirim untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan informasi di lokasi bencana. Perangkat tersebut merupakan dukungan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah yang diserahkan kepada Pemprov Jateng, […]

  • Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin Tekankan Kolaborasi Untuk Wujudkan Keluarga Berdaya dan Sejahtera

    Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin Tekankan Kolaborasi Untuk Wujudkan Keluarga Berdaya dan Sejahtera

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Menyukseskan program gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah terus meningkatkan kerja kolaborasi dengan berbagai pihak. Tidak hanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tapi juga BUMD/ BUMN/ CSR, Baznas, akademisi, organisasi perempuan, media, dan pihak lainnya. Hal tersebut […]

  • Tekan Kasus Krisis Koperasi Simpan Pinjam, Anggota DPR RI Komisi VI Rizal Bawazier Dorong Revisi UU Koperasi

    Tekan Kasus Krisis Koperasi Simpan Pinjam, Anggota DPR RI Komisi VI Rizal Bawazier Dorong Revisi UU Koperasi

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI Komisi VI Rizal Bawazier menyuarakan keprihatinan yang mendalam terkait kasus yang terjadi pada koperasi simpan pinjam (KSP) di Indonesia. Hal ini Rizal sampaikan dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR RI dengan Praktisi dan Akademisi di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024). Politisi […]

  • Sinergi Polri dan Petani Sambiroto Wujudkan Panen Raya Jagung Kuartal III

    Sinergi Polri dan Petani Sambiroto Wujudkan Panen Raya Jagung Kuartal III

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan oleh berbagai pihak. Seperti Polres Pekalongan menggelar kegiatan panen raya jagung serentak Kuartal III tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian milik warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (27/09/2025) pagi Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional panen jagung […]

  • Bupati Pemalamg Serahkan Remisi Umum kepada Warga Binaan Lapas Kelas IIB Pemalang

    Bupati Pemalamg Serahkan Remisi Umum kepada Warga Binaan Lapas Kelas IIB Pemalang

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang- 172 warga Binaan Rumah Tahanan Kelas IIB Pemalang mendapat remisi dalam peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Sabtu (17/8/2024). Remisi umum bagi Narapidana, dan pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan ini termuat dalam Surat Keputusan Menkumham RI. Surat keputusan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pemalang Mansur Hidayat kepada warga binaan di rutan setempat. […]

  • Prof. Didik J. Racbini: Hukum Sesat, Ekonomi Rusak

    Prof. Didik J. Racbini: Hukum Sesat, Ekonomi Rusak

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyoroti memburuknya kualitas penegakan hukum Indonesia yang menurutnya semakin menunjukkan tanda-tanda pengadilan sesat. Kasus terbaru yang menimpa jajaran direksi ASDP dinilai menjadi contoh nyata bagaimana proses hukum yang keliru dapat merusak ekosistem ekonomi nasional. Prof. Didik menegaskan bahwa sistem hukum seharusnya menjadi pilar bagi tumbuh […]

expand_less