Tak Sekadar Evakuasi, Polwan Polres Pekalongan Beri Pendampingan Psikologis bagi Pengungsi
- account_circle Fahroji
- calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
- print Cetak

Polwan Polres Pekalongan memberikan pendampingan pada pengungsi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan menerjunkan personel Polwan ke lokasi pengungsian korban banjir di Desa Sipait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/1/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memberikan layanan psiko sosial, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan yang terdampak bencana.
Kehadiran para Polwan di tengah pengungsian ini membawa suasana berbeda. Di tengah keterbatasan fasilitas akibat banjir, mereka mengajak anak-anak bermain, bernyanyi, hingga bercerita guna mengalihkan rasa takut dan jenuh selama berada di tempat evakuasi.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan bahwa bencana banjir tidak hanya berdampak pada kerugian materiil, tetapi juga menyisakan trauma psikis bagi para penyintas.
“Kami menerjunkan personel Polwan khusus ke lokasi pengungsian di Desa Sipait dengan misi kemanusiaan. Fokus utamanya adalah memberikan psiko sosial kepada warga, terutama anak-anak, agar mental mereka tetap terjaga meski sedang dalam situasi sulit di pengungsian,” ujarnya.
AKBP Rachmad menjelaskan bahwa anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan mengalami stres saat terjadi bencana alam. Perubahan lingkungan yang drastis dan hilangnya kenyamanan rumah seringkali membuat mereka merasa cemas.
“Polwan kami hadir untuk mengembalikan senyum mereka. Melalui pendekatan yang humanis, anak-anak diajak bergembira agar beban psikologis mereka berkurang. Kami ingin mereka tetap merasa aman dan nyaman walau berada jauh dari rumah,” tambahnya.
Selain memberikan hiburan dan motivasi, personel Polwan juga melakukan pendampingan kepada para ibu di pengungsian untuk mendengarkan keluh kesah mereka selama masa tanggap darurat. Layanan ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh Polres Pekalongan dalam menangani dampak banjir dari sisi non-teknis.
- Penulis: Fahroji



