Jumat, 24 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pantai Widuri Geger, Enam Anak Tenggelam dan Satu Anak Meniggal Dunia

Pantai Widuri Geger, Enam Anak Tenggelam dan Satu Anak Meniggal Dunia

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kawasan wisata Pantai Widuri Pemalang geger, lantaran ada enam bocah tenggelam saat berenang di pantai tersebut pada Minggu, 26 Januari 2025. Dari enam korban itu lima dapat diselamatkan, sementara satu orang ditemukan sudah meninggal dunia.

Menurut keterangan Kasat Polairud Polres Pemalang AKP. Totok Puwantoro mengatakan, kejadian tragis diketahui dari laporan warga terkait laporan tersebut.

Usai menerima laporan adanya peristiwa tenggelamnya anak yang sedang berenang, ia langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Total ada enam korban. Dari enam bocah tersebut, empat berhasil selamat, satu anak dalam kondisi kritis dan sedang dirawat di Rumah Sakit Prima Medika, dan satu lainnya dinyatakan meninggal dunia,” kata AKP. Totok.

Keenam bocah yang tenggelam berasal dari Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.

Mereka datang ke Pantai Widuri dengan tujuan berenang. Berikut adalah daftar korban yang terlibat dalam insiden tersebut:
1. MUHAMMAD ALBARRA TSAOIF (12 tahun) – Meninggal Dunia, alamat: Jalan Bengawan Solo RT 01/05, Kebondalem, Pemalang
2. NUGI SULISTIYO RAHARJO (12 tahun) – Selamat, dalam perawatan, alamat: Jalan Bengawan Solo RT 01/05, Kebondalem, Pemalang
3. BRAHMA RESTU AHMAD PAMUNGKAS (13 tahun) – Selamat, alamat: Jalan Bengawan Solo RT 01/05, Kebondalem, Pemalang
4. DZULFI ASYANI (12 tahun) – Selamat, alamat: Jalan Bengawan Solo RT 01/05, Kebondalem, Pemalang
5. NEYMAR KEVIN PRATAMA (12 tahun) – Selamat, alamat: Jalan Bengawan Solo RT 01/05, Kebondalem, Pemalang
6. ARDA ROSAN PRADANA (12 tahun) – Selamat, alamat: Jalan Bengawan Solo RT 01/05, Kebondalem, Pemalang
Dari kejadian ini, AKP Totok Puwantoro menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para orang tua, untuk lebih waspada.

“Kami imbau kepada seluruh warga, jangan biarkan anak-anak berenang sendiri di pantai tanpa pengawasan orang tua,” tegasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya perhatian dan pengawasan orang tua terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di tempat-tempat yang berisiko seperti pantai.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Bersiap Tancap Gas Serap  APBD Tahun 2026

    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Bersiap Tancap Gas Serap APBD Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) bersiap tancap gas untuk penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 menyusul hasil evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri yang telah turun. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno dalam pengarannya saat mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus […]

  • Pemkab Pemalang dan Purbalingga Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Penegasan Batas Daerah

    Pemkab Pemalang dan Purbalingga Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Penegasan Batas Daerah

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Penegasan batas daerah yang sangat strategis dalam rangka memperkuat hubungan antar daerah dan memberikan kejelasan serta kepastian hukum terhadap batas wilayah, Pemerintah Kabupaten Pemalang dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga hari ini melakukan penandatanganan berita acara Kesepakatan Penegasan Batas Daerah dan Perapatan Pilar Batas Daerah, di Pendopo Pemalang, Rabu (11/12/2024). Penandatanganan dilakukan oleh Bupati […]

  • Polisi dan Petugas Damkar di Pekalongan Gerak Cepat Padamkan Kobaran Api di Area Lahan Kosong

    Polisi dan Petugas Damkar di Pekalongan Gerak Cepat Padamkan Kobaran Api di Area Lahan Kosong

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Lahan kosong milik komplek Perumahan Kajen Permai Indah di Dukuh Tanjung Desa Tanjungkulon Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan terbakar, Jumat (18/10/2024). Kapolsek Kajen AKP Turkhan mengatakan, kebakaran itu terjadi pada hari Kamis (17/10) sekitar pukul 13.30 wib. Kebakaran terjadi karena di lokasi banyak rumput kering sehingga dengan mudah api menyebar. Pihaknya mendapat informasi […]

  • Rektor Universitas Paramadina Kritik Kebijakan dan Praktik Diskriminatif Pendidikan Tinggi Indonesia

    Rektor Universitas Paramadina Kritik Kebijakan dan Praktik Diskriminatif Pendidikan Tinggi Indonesia

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, PhD, menyampaikan kritik tajam terhadap arah kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan. Ia menyoroti terjadinya distorsi fungsi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), khususnya PTN Berbadan Hukum (PTNBH), yang kini dinilai lebih menyerupai […]

  • Asah Kemampuan, Polres Pekalongan Gelar Latihan Beladiri Polri Selama 3 Hari

    Asah Kemampuan, Polres Pekalongan Gelar Latihan Beladiri Polri Selama 3 Hari

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam upaya meningkatkan kemampuan beladiri para anggotanya, Polres Pekalongan menggelar latihan beladiri Polri yang berlangsung selama tiga hari di Gedung Serbaguna Wicaksana Laghawa, Kajen. Latihan ini dimulai sejak Rabu (15/10/2025) dan akan berlangsung hingga Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personil berpangkat Bripda hingga Iptu, terutama bagi anggota yang akan melaksanakan […]

  • Puisi Anto Narasoma Yang Gurih dan Masih Hangat

    Puisi Anto Narasoma Yang Gurih dan Masih Hangat

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Oleh : Jacob Ereste Sungguh saya mengagumi puisi Anto Narasoma yang berjudul “Memintal Kehidupan”. Terasa sekali bahasanya sederhana tapi lugas menggambarkan suasana batin antara kedua tokoh, Sang Nenek dan Cucu. Dan sejujurnya, saya pun baru mengenal puisi ini Anto Narasoma lewat tayangan media sosial, awal Januari 2025. Padahal, bisa saya pastikan jam terbang berpuisinya sudah […]

expand_less