Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Perang Iran–Israel: Ancaman Strategic Miscalculation dan Potensi Tragedi Global

Perang Iran–Israel: Ancaman Strategic Miscalculation dan Potensi Tragedi Global

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025 | 11:17 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Dunia tengah menyaksikan titik genting baru dalam konflik Timur Tengah. Ketegangan meningkat setelah Angkatan Udara Amerika Serikat mengerahkan pesawat kargo militer terbesar di dunia, C-5M Super Galaxy, ke Arab Saudi—hanya beberapa ratus kilometer dari perbatasan Iran. Pesawat tersebut terbang dari Pangkalan Udara Aviano, Italia, ke jantung Teluk Persia pada Kamis (19/6), sebuah langkah yang dianggap sebagai sinyal keras atas kemungkinan intervensi militer AS secara lebih terbuka dalam konflik Iran–Israel yang terus memanas.

Hal ini disampaikan Direktur Paramadina Graduate School of Diplomacy (PGSD) Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, Ph.D. di Jakarta, Sabtu (21/6/2025) yang menyebut langkah ini sebagai bagian dari “Eskalasi strategis yang berbahaya dan sangat mungkin memicu respons balasan yang lebih luas dari Iran maupun sekutunya.”

Lebih lanjut, Umam menekankan bahwa kehadiran militer AS dalam skala sebesar ini di kawasan konflik, tanpa mandat internasional, berisiko tinggi memicu benturan ego para pemimpin global. “Kedekatan Iran dengan Rusia dan China bisa menghadirkan kekuatan yang menantang dominasi pengaruh AS di Timur Tengah,” jelasnya.

Menurutnya, jika ego-ego tersebut tak terkendali, situasi dapat berkembang menjadi strategic miscalculation—kesalahan kalkulasi strategis—yang membuka jalan bagi konflik terbuka dan, dalam skenario terburuk, penggunaan senjata pemusnah massal. “Apabila ruang diplomasi ditutup rapat dan situasi tak terkendali, potensi tragedi global menjadi sangat nyata,” ujar Umam.

Di sisi lain, konflik Iran-Israel juga menunjukkan ironi besar dalam dinamika politik dunia Islam. Meskipun Iran dikenal sebagai representasi mazhab Syiah yang memiliki perbedaan mendasar dengan Ahlussunnah wal Jamaah, secara geopolitik Iran tetap dianggap bagian dari komunitas Muslim global.

“Ketika Iran berani secara terbuka menghadapi Israel—negara yang berkali-kali dituduh melanggar hukum internasional dan norma-norma kemanusiaan di Palestina—justru banyak negara Islam memilih diam, atau bahkan mendiamkan serangan terhadap Iran,” kata Umam.

Ia menambahkan bahwa fenomena ini menunjukkan pergeseran orientasi politik dunia Islam, yang kini lebih dikendalikan oleh pertimbangan geopolitik ketimbang solidaritas keumatan.

Yang lebih mengkhawatirkan, menurut Umam, beberapa negara yang telah menormalisasi hubungan dengan Israel bahkan menoleransi dan memfasilitasi serangan terhadap Iran, termasuk melalui pembiaran wilayah udaranya.

“Persepsi ancaman telah bergeser signifikan. Banyak negara Islam yang dulu memandang Israel sebagai ancaman, kini justru melihat Iran sebagai ancaman utama—akibat masuknya pengaruh kekuatan besar dunia dan logika keamanan yang diorkestrasi oleh Barat,” jelasnya.

Karena itu, menurutnya, dunia internasional—khususnya Amerika Serikat—harus mendorong de-eskalasi dan membuka jalur diplomatik multilateral yang adil dan setara.

“Kekuatan politik di internal Partai Republik seharusnya bisa meyakinkan Presiden Trump agar Amerika tidak terus memanjakan Israel,” ujar Umam.

“Amerika harus menggunakan kekuatan diplomatiknya untuk memimpin dunia menuju perdamaian,” imbuhnya.

Jika perang Iran–Israel tidak segera dikendalikan, lanjutnya, konflik ini dapat menjelma menjadi salah satu tragedi terbesar abad ini. “Bukan hanya bagi Iran dan Israel, tapi juga bagi seluruh umat manusia,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Umam mengingatkan pentingnya belajar dari sejarah. “Perang Dunia I dan II disulut oleh strategic miscalculation akibat benturan ego para pemimpin dunia. Kini kita menghadapi ancaman yang sama. Dunia harus mencegah terjadinya eskalasi lebih luas agar tidak terjadi Perang Dunia ketiga,” ujarnya. “Dalam dunia yang kian terpolarisasi, kemenangan sejati bukan pada dominasi militer, tapi pada keberanian berdialog dan keikhlasan membangun kepercayaan di atas reruntuhan ketakutan dan kebencian lama,” pungkasnya.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencari Ikan Asal Purwokerto Utara Ditemukan Tewas di Waduk Penjalin Kabupaten Brebes

    Pencari Ikan Asal Purwokerto Utara Ditemukan Tewas di Waduk Penjalin Kabupaten Brebes

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025 | 16:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang pencari ikan bernama Abdul Kader Usman (62), warga Perumahan Saphire, Purwokerto Utara tewas setelah tenggelam di Waduk Penjalin, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pada Minggu (14/9/2025) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu korban sedang menyelam untuk mencari ikan bersama tiga rekannya dengan perlengkapan sederhana. Kejadian itu bermula, Ketika korban […]

  • TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan Desa

    TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan Desa

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026 | 23:17 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 3Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pembukaan Operasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 digelar di Pendopo Balai Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Rabu (22/4/2026). Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus menandatangani berita acara serah terima pelaksanaan program TMMD bersama Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi jajaran […]

  • Rambu Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pemalang Terpasang, Rizal Bawazier: Terimakasih Untuk Semua Pihak

    Rambu Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pemalang Terpasang, Rizal Bawazier: Terimakasih Untuk Semua Pihak

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025 | 14:58 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemalang, Satlantas Polres Pemalang, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jateng, dan BPTR telah memasang rambu pembatasan truk sumbu tiga di persimpangan pintu masuk tol gandulan pada Rabu (1/10/2025). Dengan dipasangnya rambu tersebut, kini truk sumbu tiga di batasi jam operasionalnya. Kendaraan sumbu tiga atau lebih dialihkan lewat jalan tol […]

  • Program Kementan RI Wajib Tanam, di Pemalang Hasilnya Tak Kalah Dengan Impor

    Program Kementan RI Wajib Tanam, di Pemalang Hasilnya Tak Kalah Dengan Impor

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024 | 20:04 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Program wajib tanam Kementerian Pertanian RI di Desa Clekatakan Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang hasilnya tidak kalah dengan impor, Selasa (17/9/2024). Hal itu diungkapkan Direktur Tanaman Sayuran dan Obat Kementerian Pertanian RI Andi Muhammad Idil Fitri saat panen raya. “Bawang putih yang dipanen di Pemalang sizenya tidak kalah dengan bawang putih impor,” ungkapnya. […]

  • Wabup Nurkholes: Pemkab Pemalang Ambil Langkah Cepat, Lindungi Relawan Dapur MBG dengan BPJS Ketenagakerjaan

    Wabup Nurkholes: Pemkab Pemalang Ambil Langkah Cepat, Lindungi Relawan Dapur MBG dengan BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025 | 23:03 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang mengambil langkah cepat untuk memberikan perlindungan sosial kepada para pengurus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan relawan dapur MBG (Manfaat Bersama Gizi). Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes mendorong agar seluruh relawan diikutsertakan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka sosialisasi Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di Pemalang pada […]

  • Pasar Swalayan dan Minimarket Beberapa Hari Ini Kehabisan Stok Beras

    Pasar Swalayan dan Minimarket Beberapa Hari Ini Kehabisan Stok Beras

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024 | 21:54 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pasar swalayan maupun minimarket di Kabupaten Batang beberapa hari ini kehabisan stok beras ukuran 5-10 kilogram. Hal itu diucapkan Manajer pasar swalayan Wahyu Setyaji saat ditemui di Pasar Swalayan, di Jalan Dr Wahidin, Kabupaten Batang, Jumat (23/2/2024). Wahyu mengatakan, kekosongan stok beras lokal terjadi sejak dua hari yang lalu. Padahal pendistribusian beras di […]

expand_less