Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Bencana Banjir Demak Disebut Banjir Terparah dalam 30 Tahun silam. Begini Penjelasan BRIN

Bencana Banjir Demak Disebut Banjir Terparah dalam 30 Tahun silam. Begini Penjelasan BRIN

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024 | 18:28 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNALPEMALANG.ID – Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eko Soebowo menyebut bencana banjir di wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sebagai banjir terparah dalam 30 tahun terakhir. Pasalnya, peristiwa itu nyaris menenggelamkan belasan kecamatan dan melumpuhkan aktivitas perekonomian.

Eko menyebut hal itu pada saat Media Lounge Discussion (MELODI) yang bertajuk ‘Fenomena Selat Muria, Mungkinkah Muncul Kembali?’, yang digelar pada Kamis (28/3/2024) lalu.

Eko mengatakan, Lokasi wilayah yang terdampak banjir ternyata jaman dahulu merupakan bagian dari Selat Muria, selat yang pernah ada dan menghubungkan Pulau Jawa bagian timur sebelah utara dengan Pulau Muria hingga abad ke-15.

Selat Muria yang terbentuk secara tektonik dikenal sebagai bagian dari patahan atau sesar Pati, yaitu dari arah selatan Semarang ke arah timur laut menuju Laut Jawa.

Eko menjelaskan, saat itu proses pendangkalannya berlangsung selama ratusan tahun terutama sejak zaman kolonial, sehingga terbentuk dataran rendah yang akhirnya menyatukan Pulau Muria dengan Pulau Jawa.

Menurutnya, eksploitasi secara besar-besaran hutan-hutan di Jawa Tengah dan Timur untuk mendapatkan kayu yang terkenal berkualitas tinggi menjadi penyebab utama proses sedimentasi kala itu.

Ia mencontohkan, Sungai Wulan di Demak mengalami proses perpanjangan sekitar 100 meter ke arah utara pada tahun 1920-an. Sedangkan wilayah Demak bertambah sekitar 30 meter, dan Semarang 26 meter.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftaran Mas dan Mbak Duwis Kabupaten Pemalang Tahun 2024 Telah Dibuka

    Pendaftaran Mas dan Mbak Duwis Kabupaten Pemalang Tahun 2024 Telah Dibuka

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024 | 16:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pendaftaran pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata (Duwis) Kabupaten Pemalang Tahun 2024 telah dibuka mulai tanggal 20 Juli hingga 5 September 2024. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pemalang Dian Ika Siswanti saat menjadi narasumber dalam acara dialog di Radio Swara Widuri FM, Selasa (6/8/2024). Dijelaskan oleh […]

  • Abon Pepaya hingga Kopi Luwak Liberica, Ramaikan Hari Desa Nasional di Boyolali

    Abon Pepaya hingga Kopi Luwak Liberica, Ramaikan Hari Desa Nasional di Boyolali

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026 | 15:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Beragam produk unggulan desa dari berbagai daerah meramaikan Pameran Produk Unggulan Desa, dalam rangka Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Desa Butuh, Mojosongo, Boyolali, Rabu 14 Januari 2026. Mulai dari olahan pangan lokal seperti abon pepaya, aneka olahan sapi, hingga kopi luwak Liberica yang dikenal langka. Sekretaris TP PKK Boyolali, Mindaryati, menyebut […]

  • Wagub Jateng Dorong Pesantren jadi Ruang Aman dan Ramah bagi Santri

    Wagub Jateng Dorong Pesantren jadi Ruang Aman dan Ramah bagi Santri

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025 | 22:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengingatkan, bahwa isu mengenai perlindungan anak di lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan sepele. Ia menyebut, masih ditemukannya puluhan kasus kekerasan, terutama perundungan dan tekanan mental, dalam beberapa tahun terakhir, menjadi peringatan serius, agar pesantren memperkuat sistem pengasuhan yang aman, nyaman, […]

  • Entaskan Kemiskinan, 30 Ribu RTLH di Jateng Dibedah Tahun Ini

    Entaskan Kemiskinan, 30 Ribu RTLH di Jateng Dibedah Tahun Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026 | 15:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah pusat bersama Pemprov Jawa Tengah bakal mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat pada 2026. Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), sebanyak 30 ribu RTLH di Jawa Tengah ditargetkan dibedah menggunakan dana APBN, naik tajam dibanding realisasi tahun 2025 yang hanya 7.532 unit. Peluncuran BSPS Jawa Tengah 2026 […]

  • Perkuat Sektor Kerajinan Daerah, Dekranasda Bantul Belajar di Pemalang

    Perkuat Sektor Kerajinan Daerah, Dekranasda Bantul Belajar di Pemalang

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025 | 21:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Untuk memperkuat sektor kerajinan daerah, Dekranasda Kabupaten Bantul yang diketuai Emi Masruroh Halim melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) bersama jajarannya ke Dekranasda Kabupaten Pemalang. Kunker diterima langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jumat (21/11/2025). Saat menerima kunjungan, Ketua Dekranasda Noor Faizah Maenofie mengatakan bahwa kegiatan […]

  • Bocah 10 Tahun di Pekalongan Meninggal Tersengat Listrik Tiang Penyangga Kabel Jaringan Internet

    Bocah 10 Tahun di Pekalongan Meninggal Tersengat Listrik Tiang Penyangga Kabel Jaringan Internet

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025 | 12:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Seorang bocah 10 tahun meninggal dunia usai tersengat listrik saat dirinya memegang tiang penyangga kabel jaringan internet di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Rabu (16/4/2025) sore. Korban Muhammad Wildan Ariziq tersengat listrik kala ia bermain bersama empat orang temannya untuk menunggu layangan yang putus. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan Iptu […]

expand_less