Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Nasional » Cegah Kerusakan Lingkungan, Gubernur Jateng Perintahkan Bentuk Satgas Tambang Gunung Slamet

Cegah Kerusakan Lingkungan, Gubernur Jateng Perintahkan Bentuk Satgas Tambang Gunung Slamet

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025 | 23:37 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setempat agar membentuk Satuan tugas (Satgas) untuk menangani persoalan pertambangan.

Dinas ESDM diminta berkoordinasi dengan Polda Jateng, TNI, dan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah untuk membentuk satgas tersebut. Instruksi itu menyusul ramainya kasus penambangan pasir dan batu di lereng Gunung Slamet yang dinilai berpotensi merusak lingkungan sekitar.

“Kita bentuk satgas penambangan yang isinya dinas kita, kepolisian, TNI, dan kejaksaan. Besok Dinas ESDM langsung buat surat ke Polda, Kodam, dan Kejaksaan (untuk tindak lanjut) agar tidak salah sasaran (dalam penanganan),” kata Ahmad Luthfi saat rapat koordinasi dengan Forkopimda Jateng dan Forkopimda Kabupaten/Kota di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 8 Desember 2025.

Ahmad Luthfi menjelaskan, persoalan penambangan yang terjadi di lereng Gunung Slamet harus menjadi pembelajaran bagi seluruh bupati/wali kota lain, khususnya yang punya wilayah penambangan dan galian C. Ia mengingatkan agar tidak ada yang coba-coba mengubah informasi tata ruang (ITR).

Ia menyatakan, penertiban izin penambangan harus hati-hati, harus benar-benar terang-benderang, dan sosialiasi yang masif agar tidak menimbulkan permasalahan di belakang.

“Benar-benar lakukan sosialisasi kepada masyarakat. Selama tidak berguna bagi nusa bangsa, tidak usah. Nanti timbul resistensi yang akan berkepanjangan,” kata dia.

Dalam rakor tersebut itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, juga menyampaikan permasalahan yang saat ini sedang viral terkait penambangan di wilayahnya. Pertama, di wilayah Cilongok yang berbatasan dengan Bumiayu.

Di sana ada tambang gas bumi yang gagal dan PT SAE yang bertanggung jawab terkait hal tersebut sudah tidak melanjutkan proyek. Sekarang PT SAE sedang fokus reboisasi di lahan tersebut.

Kedua, tambang batu di daerah Baseh, Kedungbanteng, yang dipermasalahkan oleh masyarakat. Terkait tambang batu itu sudah ditutup sementara. Ketiga, tambang pasir dan tanah di Gandatapa, Baturaden, yang juga bermasalah dengan masyarakat.

“Hari ini saya akan serahkan ke Gubernur terkait laporan penambangan di lokasi-lokasi itu. Cilongok sudah ditangani, Baseh dan Baturaden yang masih bermasalah,” ujarnya.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkes Dorong Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Meningkatkan Dokter Spesialis di RS dan Kabupaten dan Kota

    Kemenkes Dorong Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Meningkatkan Dokter Spesialis di RS dan Kabupaten dan Kota

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026 | 16:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kementrian Kesehatan menargetkan untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis untuk RS kabupaten/kota di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan dengan mengadakan kerjasama dengan RS maupun perguruan tinggi untuk mendorong peningkatan jumlah dokter spesialis, khususnya di RS kabupaten dan kota. Hal itu dikatakan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, saat memberikan sambutan pada acara Rakontek […]

  • Sinergi Ulama-Polri, Polres Pekalongan Perkuat Silaturahmi Kamtibmas di Ponpes Darul Mustofa

    Sinergi Ulama-Polri, Polres Pekalongan Perkuat Silaturahmi Kamtibmas di Ponpes Darul Mustofa

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026 | 09:58 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jajaran Polres Pekalongan terus memperkuat sinergi dengan tokoh agama guna menjaga kondusifitas wilayah. Kali ini, Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah menyambangi Pondok Pesantren Darul Mustofa di Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Senin (11/5/2026). Kunjungan silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus mengajak kalangan pesantren aktif dalam menjaga kamtibmas. Turut mendampingi Wakapolres […]

  • Pura-Pura Pesan Kopi, Pria di Kajen Nekat Rampas Kalung Pemilik Warung, Berakhir Diciduk Polisi

    Pura-Pura Pesan Kopi, Pria di Kajen Nekat Rampas Kalung Pemilik Warung, Berakhir Diciduk Polisi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026 | 10:25 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 3Komentar

    JURNAL PEMALANG – Langkah pelarian seorang pria berinisial DS (37) berakhir cepat di sebuah rumah makan padang. Warga Desa Gandarum, Kecamatan Kajen ini diringkus Tim Resmob bersama Unit 1 Sat Reskrim Polres Pekalongan dalam waktu kurang dari tiga jam setelah nekat menjambret kalung emas milik seorang nenek pemilik warung makan. Aksi kriminalitas tersebut terjadi di […]

  • Siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan Antusias Meriahkan Kegiatan Dies Natalis ke-33

    Siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan Antusias Meriahkan Kegiatan Dies Natalis ke-33

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025 | 17:08 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Dies Natalis ke 33, SMK Satya Praja 2 Petarukan menggelar berbagai kegiatan lomba, salah satunya yaitu lomba Futsal antar kelas, Sabtu (26/4/2025). Pertandingan futsal akan berlangsung selama tiga hari disalah satu gor futsal di Petarukan. Kepala SMK Satya Praja 2 Petarukan Purwo Setya Witanto melalui ketua pelaksana lomba, Wahyu mengatakan, lomba ini […]

  • Skandal OTT Pemkab Pemalang: KPK Tetapkan Bupati Pemalang dan Oknum Staf Internal Sebagai Tersangka Pemerasan Rp1,98 Miliar

    Skandal OTT Pemkab Pemalang: KPK Tetapkan Bupati Pemalang dan Oknum Staf Internal Sebagai Tersangka Pemerasan Rp1,98 Miliar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026 | 17:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMAALNG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi berupa pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, untuk tahun anggaran 2025–2026. Hal tersebut disampaikan Plt. Direktur Penyelidikan KPK, Ahmad Taufik Hussein dalam keterangan persnya yang berlangsung di Gedung Merah Putih Jakarta pada Kamis, 30 Juli 2026. Penetapan […]

  • Genjot Porduktivitas Padi di Jateng, Kementan Alokasikan 4.348 Unit Pompanisasi 

    Genjot Porduktivitas Padi di Jateng, Kementan Alokasikan 4.348 Unit Pompanisasi 

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024 | 17:28 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kementrian Pertanian RI mengalokasikan 4.348 unit pompanisasi untuk menggenjot produktivitas padi di Jawa Tengah, Rabu (14/8/2024). Dari jumlah pompa yang dialokasikan sudah terpasang di 35 kabupaten/ kota sebanyak 94,23 persen atau 4.097 unit. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, optimis pemasangan pompanisasi di wilayahnya akan terpasang 100 persen pada 17 Agustus 2024. […]

expand_less