Mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo AS Meninggal Dunia, Dimakamkan Secara Militer di Kalibata
- account_circle Fahroji
- calendar_month 8 menit yang lalu
- print Cetak

Mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto atau Widodo AS dimakamkan di TMP Kalibata. (Foto: Puspen TNI)
JURNAL PEMALANG – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengenang almarhum Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto sebagai sosok pelopor yang memegang peran sentral dalam menjaga soliditas tiga angkatan TNI di masa transisi reformasi.
Hal itu diungkapkan Sjafrie menjelang pemakaman mantan Panglima TNI tersebut di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/10/2026). Menurut Menhan, Widodo AS konsisten merajut persatuan militer di masa-masa kritis transisi pemerintahan.
“Kita merasa kehilangan seorang pelopor, ya. Dia pada zaman reformasi aktif sekali mempersatukan TNI sampai beliau turun ke daerah-daerah mengumpulkan tiga angkatan untuk memberikan semangat persatuan dan kesatuan TNI pada waktu itu menghadapi transisi reformasi,” ungkap Sjafrie.
Sjafrie juga menceritakan kenangan mendalam saat berkerja bersama almarhum di Mabes TNI. Kala itu, Sjafrie bertugas sebagai Staf Ahli Panglima, sementara Widodo menjabat Panglima TNI periode 1999–2002. Dari pengalaman tersebut, Sjafrie terkesan dengan gaya kepemimpinan Widodo yang selalu mengutamakan kerja kolaboratif.
“Waktu saya tugas di Mabes TNI, saya sebagai Staf Ahli Panglima, saya sebagai Staf Ahli Panglima, dan beliau sebagai Panglima. Beliau menjadikan saya tangki pemikir untuk mengelola kebijakan-kebijakan dan strategi militer untuk pertahanan,” tutur Sjafrie.
“Ada satu yang paling saya selalu ingat adalah ‘pikir bareng’. Jadi beliau tidak pernah berpikir sendiri. Beliau selalu mengumpulkan staf dan bekerja sama untuk mengambil kesimpulan,” sambungnya.
Laksamana (Purn) Widodo AS wafat pada Sabtu (24/10/2026), sebagaimana dikonfirmasi Kadispenal Laksamana Pertama Tunggul. Selain memimpin TNI, almarhum tercatat pernah menjabat Menko Polhukam pada 2004–2009. Pemakaman digelar pada Minggu siang pukul 13.30 WIB dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.*
- Penulis: Fahroji


