Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Faktor Cuaca Ekstrim yang Terjadi, Pengiriman Gas Melon Sempat Terhambat

Faktor Cuaca Ekstrim yang Terjadi, Pengiriman Gas Melon Sempat Terhambat

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024 | 21:35 WIB
  • print Cetak

JURNALPEMALANG.ID – Hujan yang mengguyur selama sepekan di Kabupaten Batang ternyata mengakibatkan masyarakat harus menunggu untuk mendapatkan gas elpiji. Pasalnya dampak cuaca itu pendistribusian gas elpiji ukuran tiga kilogram ke pangkalan mengalami keterlambatan, Selasa (19/3/2024).

Salah seorang pengelola pangkalan elpiji Gian Fajri mengatakan, pekan lalu pihaknya sedikit terlambat mengirimkan gas ukuran tiga kilogram atau gas melon ke konsumen. Hal itu terjadi dikarenakan faktor cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Batang yakni diguyur hujan lebat disertai badai.

“Sempat terlambat dua hari, habis itu ya kembali normal lagi. Untungnya konsumen tidak begitu terpengaruh karena masih punya stok,” kata Gian di pangkalan gas elpiji, di Jalan Ahmad Dahlan Batang, Kabupaten Batang.

Menurutnya, untuk stok masih dikategorikan aman. Sebab, kata dia, stok ada sebanyak 1.680 yang bisa dikirim ke pangkalan cabang untuk konsumsi rumah tangga kurang mampu.

“Sampai saat ini dari Pertamina belum ada arahan untuk menaikkan harga dan dipastikan kondisi stok aman sampai lebaran,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan, Sandi pengelola pangkalan elpiji Klidang Lor. Stok elpiji tiga kilogram masih aman, justru melimpah.

“Di sini stok masih banyak karena sisa dari bulan lalu belum habis. Kami menyetok sampai 600 tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram untuk mencukupi kebutuhan konsumen wilayah Klidang Lor dan Karangasem,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, untuk harga tiap tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram yang dijual ke konsumen berkisar Rp18 ribu. Berdasarkan informasi, sampai saat ini belum ada kenaikan harga.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses Berwirausaha, Bhabinkamtibmas di Pekalongan Raup Omzet Belasan Juta dari Budidaya Lele

    Sukses Berwirausaha, Bhabinkamtibmas di Pekalongan Raup Omzet Belasan Juta dari Budidaya Lele

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025 | 16:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di tengah padatnya tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, seorang anggota Bhabinkamtibmas di Pekalongan sukses menekuni usaha sampingan yang tak biasa. Aipda Slamet Widodo, anggota Polsek Bojong Polres Pekalongan, berhasil membudidayakan ikan lele hingga menghasilkan omzet belasan juta rupiah setiap bulannya. Usaha budidaya lele ini dirintis sejak empat tahun lalu. Bermula dari […]

  • Prabowo Bertemu Utusan Khusus Palestina, Terima Laporan Situasi Terkini

    Prabowo Bertemu Utusan Khusus Palestina, Terima Laporan Situasi Terkini

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025 | 04:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan dari Utusan Khusus Palestina Mahmoud Al-Habbash yang membahas situasi terkini Palestina di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (18/3). Kedatangan Al-Habbash sekaligus membawa pesan Presiden Palestina Mahmoud Abbas kepada Prabowo. “Kami menyampaikan surat khusus dari Presiden Palestina, Presiden Mahmoud Abbas, kepada Yang Mulia Presiden Indonesia, yang berkaitan dengan […]

  • Pascabencana Banjir, Pekan Depan Prmprov Jateng Tentukan Langkah Rahabilitasi

    Pascabencana Banjir, Pekan Depan Prmprov Jateng Tentukan Langkah Rahabilitasi

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024 | 08:00 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjaban Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, Pemprov Jateng akan menentukan langkah rahabilitasi pascabencana banjir di wilayahnya pada pekan depan. Hal itu dilakukan setelah seluruh genangan air disedot. “Dengan berkolaborasi bersama sejumlah pihak, pemerintah akan membantu membersihkan lingkungan permukiman warga,” ucap Nana Sudjana, di sela mendampingi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo […]

  • Rencana Relokasi, PKL Malioboro Siap Berkontribusi Dukung Kebijakan Pemerintah

    Rencana Relokasi, PKL Malioboro Siap Berkontribusi Dukung Kebijakan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024 | 10:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Jurnal Pemalang – Rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Teras Malioboro 2 yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dan Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menimbulkan pro dan kontra di kalangan PKL Teras Malioboro 2. Hal ini disebabkan karena saat relokasi ke Teras Malioboro 2 para PKL merasa pendapatan menurun drastis […]

  • Laporan Pelaku Penjarahan di Pekalongan Didominasi Anak Dibawah umur, Barang Dikembalikan ke Polisi

    Laporan Pelaku Penjarahan di Pekalongan Didominasi Anak Dibawah umur, Barang Dikembalikan ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025 | 14:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sejumlah pelaku penjarahan yang terjadi saat kerusuhan di Kota Pekalongan mulai mengembalikan barang-barang hasil jarahannya melalui pihak kepolisian. Pengembalian dilakukan atas kesadaran masyarakat setelah adanya imbauan dari aparat dan perangkat desa. Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, barang-barang hasil jarahan itu diserahkan oleh warga melalui kepala desa dan lurah setempat. Penyerahan […]

  • Prof. Didik J. Racbini: Hukum Sesat, Ekonomi Rusak

    Prof. Didik J. Racbini: Hukum Sesat, Ekonomi Rusak

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025 | 23:47 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyoroti memburuknya kualitas penegakan hukum Indonesia yang menurutnya semakin menunjukkan tanda-tanda pengadilan sesat. Kasus terbaru yang menimpa jajaran direksi ASDP dinilai menjadi contoh nyata bagaimana proses hukum yang keliru dapat merusak ekosistem ekonomi nasional. Prof. Didik menegaskan bahwa sistem hukum seharusnya menjadi pilar bagi tumbuh […]

expand_less