Minggu, 1 Februari 2026
spot_img

Gubernur Ahmad Luthfi Tancap Gas Swasembada 2026 Usai Diapresiasi Presiden Prabowo

JURNAL PEMALANG – Kinerja sektor pangan Jawa Tengah yang mendapat apresiasi Presiden Prabowo Subianto memacu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat langkah menuju swasembada pangan 2026. Percepatan produksi pangan menjadi prioritas utama seiring peran strategis Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmen tersebut di hadapan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis malam, 29 Januari 2026.

“Kami menargetkan Jawa Tengah mampu mencapai swasembada pangan dan sekaligus memperkuat peran sebagai penyangga pangan nasional. Untuk itu, kami membutuhkan dukungan pemerintah pusat agar tahun ini bisa memulai dan mengakselerasi upaya tersebut,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menjelaskan, pada 2025 target produktivitas padi Jawa Tengah yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar 11 juta ton. Hingga akhir tahun, realisasi produksi mencapai sekitar 9,5 juta ton. Untuk mengejar peningkatan pada 2026, Pemprov Jateng telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Salah satunya melalui komitmen bersama dengan seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah untuk meningkatkan produksi hingga sekitar 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG) pada 2026. Selain padi, peningkatan produktivitas juga diarahkan pada komoditas pangan lain seperti jagung.

Menurut Ahmad Luthfi, keberhasilan swasembada pangan tidak bisa dilepaskan dari kerja kolaboratif lintas sektor. Ia menekankan pentingnya konsep collaborative government dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan.

“Kita gandeng semua pihak untuk bekerja bersama, termasuk organisasi kemasyarakatan yang kami jadikan mitra strategis dalam pembangunan,” katanya kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah Tafsir, unsur Forkopimda Jawa Tengah, serta perwakilan LDK dari berbagai daerah.

Ahmad Luthfi juga menitipkan pesan khusus kepada Lembaga Dakwah Komunitas PP Muhammadiyah agar ikut terlibat aktif dalam pembangunan, baik di Jawa Tengah maupun daerah lain. Ia menilai dakwah komunitas memiliki peran strategis, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam menyampaikan pesan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

ARTIKEL TERKAIT

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA TERBARU