Minggu, 14 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Akselerasi Pendidikan di Kawasan Transmigrasi: Presiden Prabowo Fokus pada Fasilitas Dasar

Akselerasi Pendidikan di Kawasan Transmigrasi: Presiden Prabowo Fokus pada Fasilitas Dasar

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan di wilayah transmigrasi melalui program strategis Kementerian Transmigrasi.

Fokus utama gerakan ini meliputi pembangunan sarana air bersih (SAB), fasilitas sanitasi, serta revitalisasi bangunan sekolah di berbagai pelosok daerah guna memberikan dampak langsung bagi siswa dan warga setempat.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembenahan fasilitas dasar di sekolah-sekolah ini merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional.

Langkah nyata ini diharapkan dapat menghapus kesenjangan pendidikan dan menghadirkan standar kehidupan yang lebih layak di kawasan terpencil.

“Begitu banyak sekolah-sekolah yang rusak, padahal kalau kita buka-bukaan anggaranya ada, bagaimana bisa satu sekolah toiletnya hanya satu, WCnya satu, bagaimana bisa?. Karena itu sekolah harus bagus, harus bersih, tidak boleh ada sekolah yang atapnya runtuh dan tidak boleh ada sekolah yang tidak memiliki WC untuk anak-anaknya,” kata Prabowo, dalam rilis yang dikirim ke redaksi Erapos, Minggu (15/3).

Terbaru, per Minggu (15/3), Kementerian Transmigrasi mencatat sebanyak 454 unit toilet dan sarana air bersih telah dibangun di 27 provinsi yang mencakup 122 kabupaten, 231 kecamatan, dan 399 desa.

Selain sanitasi, pemerintah juga mempercepat revitalisasi sekolah. Hingga saat ini tercatat 478 sekolah telah direvitalisasi di 27 provinsi, meliputi 114 kabupaten, 218 kecamatan, dan 406 desa yang berada di 129 kawasan transmigrasi. Perbaikan tersebut mencakup ruang kelas, atap bangunan, pengecatan, hingga fasilitas pendukung belajar.

Di Sumatra, pembangunan 123 unit toilet dan SAB mengubah kondisi sanitasi di sejumlah sekolah yang sebelumnya masih menggunakan ember, gayung, dan toilet jongkok sederhana. Kini fasilitas tersebut telah diperbarui menjadi toilet duduk yang lebih bersih dan nyaman.

Revitalisasi sekolah juga membuat bangunan yang dulunya kusam dengan cat terkelupas dan atap bolong berubah rapi layaknya sekolah baru.

Di Kalimantan, pembangunan 70 unit toilet dan SAB menghadirkan perubahan penting. Salah satu sekolah yang sebelumnya tidak memiliki toilet kini telah dilengkapi fasilitas sanitasi berstandar baik.

Sementara itu, revitalisasi dilakukan di 72 sekolah sehingga siswa tidak lagi belajar di ruang kelas yang bocor ketika hujan.

Di Sulawesi, program serupa menjangkau 158 unit pembangunan toilet dan SAB serta revitalisasi 155 sekolah.

Program ini juga menjangkau kawasan timur Indonesia. Di Maluku, pembangunan 22 unit toilet dan SAB dilakukan di sejumlah titik, sementara revitalisasi berlangsung di 47 sekolah.

Di Nusa Tenggara, pembangunan sanitasi dilakukan di 57 lokasi dengan revitalisasi 51 sekolah. Adapun di Papua, 24 unit toilet dan SAB dibangun bersamaan dengan revitalisasi 32 sekolah.

“Pendidikanlah yang menentukan apakah negara ini menjadi negara miskin atau negara yang baik untuk rakyatnya. Karena itu kita harus memperbaiki sebanyak-banyak sekolah di seluruh Indonesia secepat mungkin,” tambah Prabowo.

Prabowo menegaskan, lingkungan belajar yang bersih, aman, dan layak diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pemerataan pembangunan nasional.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Rektor Universitas Paramadina: Pembatasan Kuota PTN Wujudkan Keadilan Ekosistem Pendidikan Tinggi

    Wakil Rektor Universitas Paramadina: Pembatasan Kuota PTN Wujudkan Keadilan Ekosistem Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kebijakan pemerintah untuk membatasi kuota mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan keadilan bagi seluruh elemen pendidikan nasional, baik negeri maupun swasta. Hal tersebut merespons pernyataan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, yang sebelumnya meminta kebijakan tersebut ditelaah ulang karena khawatir akan menghambat akses […]

  • KPU Batang Tetapkan DPT untuk Pilkada Serentak Sebanyak 620.695

    KPU Batang Tetapkan DPT untuk Pilkada Serentak Sebanyak 620.695

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta Bupati dan Wakil Bupati Batang sebanyak 620.695. Ketua KPU Batang Susanto Waluyo mengatakan, perbaikan pemuktahiran DPT hari ini atas saran Bawaslu Batang dan masyarakat sesuai peraturan tahapan Pilkada Serentak. Sebelum dilakukan penetapan […]

  • Beri Kuliah Umum, Sekda Sumarno: Ada Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pemerintahan

    Beri Kuliah Umum, Sekda Sumarno: Ada Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno mengatakan, ada perbedaan mendasar antara akuntansi komersial dan akuntansi pemerintahan. Akuntansi komersial bentuknya kinerja keuangan, laporannya berupa laba-rugi perusahaan. Sedangkan akuntansi di pemerintahan bentuknya pertanggungjawaban akuntabilitas. Hal itu dikatakan Sekda, saat mengisi Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Mahasiswa Program Studi Akuntansi Angkatan Tahun 2023,Fakultas Ekonomika Bisnis Universitas Diponegoro, […]

  • Terbanyak se Indonesia, 13 Ribu PPPK Jateng Terima SK: Terima Kasih Pak Ahmad Luthfi dan Presiden

    Terbanyak se Indonesia, 13 Ribu PPPK Jateng Terima SK: Terima Kasih Pak Ahmad Luthfi dan Presiden

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 13.111 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk formasi tahun 2025 di Jawa Tengah telah menerima SK. Gubernur Ahmad Luthfi secara resmi telah menandatangani Surat Keputusan tersebut secara simbolis di Stadion Jatidiri Kota Semarang, Kamis, 11 Desember 2025. Hal ini menjadi kabar gembira bagi belasan ribu orang yang telah […]

  • Kemenkes Dorong Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Meningkatkan Dokter Spesialis di RS dan Kabupaten dan Kota

    Kemenkes Dorong Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Meningkatkan Dokter Spesialis di RS dan Kabupaten dan Kota

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kementrian Kesehatan menargetkan untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis untuk RS kabupaten/kota di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan dengan mengadakan kerjasama dengan RS maupun perguruan tinggi untuk mendorong peningkatan jumlah dokter spesialis, khususnya di RS kabupaten dan kota. Hal itu dikatakan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, saat memberikan sambutan pada acara Rakontek […]

  • Dandim 1710/Mimika Hadiri Kegiatan Seminar Akhir Studi Kelayakan Pembentukan Daerah Otonomi Baru

    Dandim 1710/Mimika Hadiri Kegiatan Seminar Akhir Studi Kelayakan Pembentukan Daerah Otonomi Baru

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka mendukung penilaian terhadap kelayakan program pemekaran daerah, Dandim 1710/Mimika Letkol Inf M. Slamet Wijaya menghadiri acara seminar akhir Studi Kelayakan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Mimika, bertempat di Aula Kantor Bappeda, Distrik Kuala Kencana, Kab. Mimika, Kamis (13/11/2025). Dandim 1710/Mimika dalam […]

expand_less