Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Lintas Daerah » Bendungan Jlantah Diresmikan, Petani Bisa Panen Padi Tiga Kali Setahun

Bendungan Jlantah Diresmikan, Petani Bisa Panen Padi Tiga Kali Setahun

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 | 15:41 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan diresmikannya Bendungan Jlantah, di Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.

Bendungan tersebut akan memberi manfaat besar bagi sektor pertanian, pengendalian banjir, hingga penyediaan air baku bagi masyarakat di Jatiyoso.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, usai peresmian, Jumat, 10 Juli 2026.

Dia katakan, pembangunan Bendung Jlantah merupakan wujud nyata dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan infrastruktur sumber daya air di Jawa Tengah. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang telah mendukung proses pembangunan. Terutama dalam penyediaan lahan dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tentu mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat, Bapak Presiden, dan Kementerian PU yang telah membangun Bendungan Jlantah. Seluruh pembangunannya didanai APBN. Kami juga berterima kasih kepada Bupati Karanganyar yang telah mendukung penyediaan lahan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Sumarno, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin.

Menurutnya, Bendungan Jlantah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, bendungan tersebut juga menjadi sumber penyediaan air irigasi yang akan memperkuat ketahanan pangan di Jawa Tengah.

Sumarno menjelaskan, bendungan itu memiliki kapasitas untuk mengairi sekitar 1.500 hektare lahan pertanian yang telah ada, sekaligus mendukung pengembangan sekitar 229 hektare lahan sawah baru.

Dengan asumsi lahan tersebut dapat ditanami padi sebanyak tiga kali dalam setahun dan menghasilkan rata-rata enam ton gabah per hektare setiap musim tanam. Bendungan Jlantah diperkirakan mampu menopang produksi hingga sekitar 27 ribu ton padi setiap tahun.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jusuf Kalla: Pemimpin Tangguh Harus Mengambil Keputusan Tepat Saat Krisis Datang

    Jusuf Kalla: Pemimpin Tangguh Harus Mengambil Keputusan Tepat Saat Krisis Datang

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025 | 10:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Dalam acara Meet The Leader Universitas Paramadina bertajuk “Leading Through The Storm: Resilient Leadership in Time of Crisis”, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, H.M. Jusuf Kalla, menegaskan bahwa peran pemimpin bukan sekadar memimpin, tetapi juga menginspirasi, mempersatukan, dan mengambil keputusan yang tepat di tengah situasi genting. Program ini merupakan rangkaian dari […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Turun Langsung ke Lokasi, Minta Pemkab Purbalingga Tetapkan Hunian Sementara dan Hunian Tetap

    Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Turun Langsung ke Lokasi, Minta Pemkab Purbalingga Tetapkan Hunian Sementara dan Hunian Tetap

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026 | 15:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Penanganan bencana banjir dan longsor di Purbalingga, memasuki tahap kedua. Setelah sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan bantuan, kali ini Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung ke lokasi. Hasilnya bakal dilakukan percepatan relokasi pengungsi. Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat mengecek percepatan penanganan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga pada […]

  • Nurkholes: Alun-alun Pemalang Akan Dijadikan Ruang Terbuka Hijau Untuk Publik dan Masyarakat Tanpa Kecuali

    Nurkholes: Alun-alun Pemalang Akan Dijadikan Ruang Terbuka Hijau Untuk Publik dan Masyarakat Tanpa Kecuali

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025 | 14:45 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes mengungkapkan bahwa Alun-alun Kabupaten Pemalang akan dijadikan ruang terbuka hijau. “Saya ingin merubah alun-alun Pemalang yang pertama pada waktu lebaran tidak adanya pasar tiban karena kedepannya akan diciptakan ruang terbuka hijau untuk semua publik dan masyarakat tanpa terkecuali,” katanya. Ia menyampaikan hal itu pada acara halal bihalal pedagang […]

  • Anak Petani Asal Desa Kwasen Bodeh Terbang Ke Malaysia dan Singapura, Ada Apa?

    Anak Petani Asal Desa Kwasen Bodeh Terbang Ke Malaysia dan Singapura, Ada Apa?

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024 | 17:41 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Karyunah atau biasa disapa Yunah merupakan salah satu mahasiswa berprestasi di UIN GusDur (Abdurrahman Wahid) Pekalongan. Ia berasal dari Desa Kwasen, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.  Ia masuk di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), dirinya mengakui banyak benefit yang dirasakan selama kuliah mengampu Prodi BPI. Belum […]

  • Jateng Perkuat Perlindungan Santri, Wagub: Perlu Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan di Seluruh Pesantren

    Jateng Perkuat Perlindungan Santri, Wagub: Perlu Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan di Seluruh Pesantren

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat perlindungan santri melalui pembentukan sistem pencegahan kekerasan berbasis nilai-nilai pesantren. Salah satu upaya konkret yang tengah disiapkan adalah pembentukan satuan tugas anti-bullying dan anti-kekerasan terhadap perempuan serta anak di lingkungan pondok pesantren. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, usai mewakili Gubernur Ahmad Luthfi […]

  • Tanah Longsor di Desa Jojogan Akibatkan Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Terluka

    Tanah Longsor di Desa Jojogan Akibatkan Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Terluka

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026 | 11:45 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabupaten Pemalang kembali dilanda musibah bencana alam tanah longsor. Peristiwa ini terjadi di Dusun Jojogan, Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul pada Jum’at, 6 Februari 2026 sekitar pukul 16:30 WIB. Ada dua korban akibat kejadian tersebut yaitu Kiki Puji Yuliani (9 th) meninggal dunia dan Ibunya, Yuliati (35) mengalami luka-luka. Camat Watukumpul, Arif Rahman […]

expand_less