Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lintas Daerah » Tragis, Seorang Pria di Kesesi Ditemukan Tewas Gantung Diri Diduga Akibat Depresi Utang

Tragis, Seorang Pria di Kesesi Ditemukan Tewas Gantung Diri Diduga Akibat Depresi Utang

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025 | 15:08 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Warga Desa Karyomukti, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tewas akibat gantung diri, Selasa (09/09/2025) dini hari. Korban diketahui berinisial HS (29), seorang buruh harian lepas yang tinggal di lingkungan tersebut.

Kejadian tragis itu pertama kali diketahui oleh salah satu anggota keluarga korban, sekitar pukul 03.30 wib. Usai melaksanakan shalat tahajud, saksi bermaksud membangunkan korban untuk menawarkan makanan. Namun saat membuka pintu kamar, ia justru menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung di kusen pintu menggunakan ikat pinggang warna coklat.

Mendengar teriakan saksi, dua orang lainnya yang masih berada di dalam rumah segera datang dan bersama-sama menurunkan tubuh korban. Setelah memastikan korban sudah tidak bernyawa, keluarga segera melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kesesi.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasubsi Penmas Polres Pekalongan Ipda Warsito saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, pada hari Selasa tanggal 09 September 2025 sekitar pukul 05.30 wib, kami menerima laporan adanya dugaan bunuh diri di Desa Karyomukti. Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP bersama tim Inafis Polres Pekalongan dan pihak RSUD Kajen,” jelas Ipda Warsito.

Dari hasil penyelidikan awal dan keterangan para saksi, diketahui bahwa korban diduga mengalami depresi berat akibat terlilit utang, yang tak kunjung bisa dilunasi. Pihak keluarga juga mengungkapkan bahwa sebelumnya korban pernah melakukan percobaan bunuh diri menggunakan tali jemuran, namun berhasil digagalkan.

“Motif kuat mengarah pada tekanan psikologis karena masalah ekonomi. Dari hasil pemeriksaan fisik luar, ditemukan tanda-tanda khas korban gantung diri, serta tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan fisik lainnya,” terang Ipda Warsito.

Barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian adalah satu buah ikat pinggang warna coklat yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak dilakukan otopsi.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Pemalang Paslon An-Nur Mendapat Nomor Urut 3, Ini Simbol Persatuan Tiga Unsur

    Pilkada Pemalang Paslon An-Nur Mendapat Nomor Urut 3, Ini Simbol Persatuan Tiga Unsur

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024 | 19:19 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pengambilan nomor urut pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati pada Pilkada Pemalang 2024, paslon Anom Widiyantoro–Nurkholes mendapatkan nomor urut 3. Anom mengatakan, nomor urut 3 ini dimaknai sebagai simbol persatuan tiga unsur, yaitu ulama, umaroh dan umat. “Alhamdulillah kita dapat nomor 3. Nomor 3 itu menyimbolkan 3 elemen, yaitu ulama, umaro […]

  • Polres Pekalongan Bongkar Peredaran 250 Butir Obat Keras Yarindo di Kedungwuni, Seorang Pengedar Ditangkap

    Polres Pekalongan Bongkar Peredaran 250 Butir Obat Keras Yarindo di Kedungwuni, Seorang Pengedar Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026 | 12:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satres Narkoba Polres Pekalongan berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan obat keras jenis Yarindo di wilayah Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar beserta ratusan butir obat keras siap edar. Kasus tersebut terungkap pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 10.30 wibdi Jalan Kompleks Islamic Centre […]

  • Mobil ‘Dirampas’ Mata Elang, Warga Pekalongan Lapor Call Center 110 Mabes Polri

    Mobil ‘Dirampas’ Mata Elang, Warga Pekalongan Lapor Call Center 110 Mabes Polri

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 17:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebuah insiden dugaan premanisme oleh penagih utang atau yang akrab disapa “Mata Elang” terjadi di Jalan Raya Kedungwuni, Kedungwuni Timur Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, Jumat (02/01/2026). Tak tanggung-tanggung, korban langsung menghubungi Call Center (CC) 110 Mabes Polri untuk meminta perlindungan hukum. Laporan yang masuk sekitar pukul 12.23 wib tersebut segera ditindaklanjuti oleh […]

  • Pemprov Jateng Tegaskan Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien

    Pemprov Jateng Tegaskan Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026 | 21:31 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan tidak boleh ada rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan yang menolak pasien akibat penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) pada 2026. Pemprov memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan, khususnya bagi pasien penyakit kronis yang bergantung pada terapi berkelanjutan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita […]

  • Urun Rembuk PTS: Menata Arah Perguruan Tinggi Swasta yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan

    Urun Rembuk PTS: Menata Arah Perguruan Tinggi Swasta yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025 | 07:38 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III bersama Universitas Paramadina menyelenggarakan kegiatan Urun Rembuk Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) LLDikti Wilayah III dengan tema “Menata Arah Perguruan Tinggi Swasta yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan” bertempat di Universitas Paramadina, Kampus Cipayung, Jakarta Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan PTS di wilayah DKI Jakarta […]

  • Prabowo soal Korupsi: Kalau Kau Khianati Rakyat, Saya akan Menindak!

    Prabowo soal Korupsi: Kalau Kau Khianati Rakyat, Saya akan Menindak!

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024 | 14:25 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang — Presiden RI Prabowo Subianto kembali mengingatkan kepada pemerintahannya bahwa ia akan tegas memberantas dan menghindari tindak korupsi tanpa pandang bulu. Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya di acara HUT Ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12) malam “Pasti setiap institusi ada yang baik dan tidak […]

expand_less