Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kerja Sama dengan Undip Pemkab Pemalang Bangun Rumah Desalinasi Air

Kerja Sama dengan Undip Pemkab Pemalang Bangun Rumah Desalinasi Air

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025 | 09:17 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang membangun rumah desalinasi air di Desa Blendung dan Desa Kaliprau. Peresmian rumah desalinasi air di dua tersebut diadakan, Rabu (24/12/2025).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan  Rektor UNDIP Suharmono tentang peningkatan kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Pemalang, melalui Tridharma Perguruan Tinggi.

Ditemui usai acara, Bupati Anom mengatakan di Desa Blendung dan Desa Kaliprau sedang dilakukan kegiatan peresmian desalinasi air payau menjadi air minum yang dibantu oleh UNDIP.

“Luar biasa tadi sudah kita coba airnya sangat baik dan layak,” kata Anom.

Ia menuturkan bahwa desalinasi air nantinya akan dikembangkan di beberapa desa lain yang membutuhkan, terutama karena airnya payau sehingga bisa dikonsumsi.

“Terima kasih kepada UNDIP dan Civitas Akademi yang lain Insyaallah ini bisa membawa kebaikan buat masyarakat,” ucap Anom.

Anom menjelaskan, mesin desalinasi ini kapasitasnya 200 galon per hari.

Di tempat yang sama, Rektor UNDIP Suharmono mengungkapkan, Kabupaten Pemalang ini yang pertama kali inisiatif untuk membangun mesin desalinasi, dan kami berkomitmen untuk produk-produk inovasi penelitian riset dari UNDIP.

“Mudah-mudahan bisa kita kerja samakan dan bisa membantu masyarakat di Pemalang,” harapnya.

Turut hadir dalam acara itu, Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif, Kabag Logistik Polres Pemalang Kompol Siswanto, Kepala OPD, Ketua TP PKK Pemalang Noor Faizah Maenofie dan Camat Ulujami Muhibbin.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia

    Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 | 15:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG  – Krisis ekologis yang semakin nyata menuntut perubahan mendasar dalam cara Indonesia merumuskan kebijakan pembangunan. Sains telah memberikan bukti yang kuat mengenai ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, namun tanpa kemauan politik, tata kelola yang baik, dan landasan etika, berbagai temuan ilmiah tersebut tidak akan mampu mencegah semakin besarnya risiko ekologis yang dihadapi […]

  • Momentum Hari Lahir Pancasila Diharapkan Meningkatkan Semangat Persatuan dan Kesatuan di Pemalang

    Momentum Hari Lahir Pancasila Diharapkan Meningkatkan Semangat Persatuan dan Kesatuan di Pemalang

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025 | 22:34 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, mengungkapkan harapannya agar peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Ungkapan itu disampaikan usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin, 2 Juni 2025. Ia juga mendorong agar seluruh […]

  • Sarasehan 99 Ekonom Syariah: Pengarusutamaan Ekonomi Syariah sebagai Pilar Baru Perekonomian Nasional

    Sarasehan 99 Ekonom Syariah: Pengarusutamaan Ekonomi Syariah sebagai Pilar Baru Perekonomian Nasional

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026 | 04:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Komitmen menjadikan ekonomi syariah sebagai arus utama pembangunan nasional ditegaskan dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah bertema “Pengarusutamaan Ekonomi Syariah sebagai Pilar Baru” yang diselenggarakan di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh CSED INDEF bekerja sama dengan Universitas Paramadina, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas […]

  • DWP Jateng Buka Dharma Daycare, Fasilitas Lengkap Tarif Bersahabat

    DWP Jateng Buka Dharma Daycare, Fasilitas Lengkap Tarif Bersahabat

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 | 15:27 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekda Jateng Sumarno berharap, Dharma Daycare, yang dikelola Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah, bisa menjadi pilot project dan percontohan untuk daycare yang lain. Di sini anak yang dititipkan mendapatkan edukasi mengenai akhlak, pelatihan motorik halus, dan motorik kasar. Hal itu ditegaskan Sumarno dalam Launching Dharma Daycare DWP Provinsi Jawa Tengah, […]

  • Pemalang Terima Penghargaan Kabupaten Predikat Pelayanan Prima di Jateng

    Pemalang Terima Penghargaan Kabupaten Predikat Pelayanan Prima di Jateng

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025 | 21:21 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemalang menjadi salah satu Kabupaten yang berhasil mendapatkan penghargaan sebagai “Kabupaten Predikat Pelayanan Prima di Jateng”. Dengan prestasi tersebut Kabupaten Pemalang juga mendapat peringkat 27 nasional untuk kategori Kabupaten se Indonesia. Penghargaan diserahkan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Otok Kuswandaru kepada Bupati Pemalang Anom Widiyantoro […]

  • Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026 | 22:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengatakan perlunya dilakukan rekayasa cuaca dalam penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Kudus, Pati, dan Jepara. Mengingat, intensitas hujan sangat tinggi di tiga wilayah ini selama empat hari berturut-turut. “Jadi selama empat hari tidak ada matahari, jadi hasil koordinasi dengan BBWS memang perlu ada […]

expand_less