Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Polisi Tetapkan 6 Orang Kelompok Anarko Sebagai Tersangka dalam Aksi Mayday Rusuh di Semarang

Polisi Tetapkan 6 Orang Kelompok Anarko Sebagai Tersangka dalam Aksi Mayday Rusuh di Semarang

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025 | 16:21 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Penyelidikan Kepolisian atas aksi unjuk rasa Mayday oleh kelompok anarko yang berakhir rusuh di Semarang pada Kamis (1/5) terus dilakukan. Dari 14 orang yang sempat diamankan, Polisi akhirnya telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M.Syahduddi yang di dampingi Kasat Reskrim AKBP Andika Dharma Sena menyebut ke-6 orang tersangka yang ditetapkan telah memenuhi unsur tindak pidana melawan aparat saat bertugas disertai melakukan pengrusakan fasilitas umum secara bersama-sama sebagaimana di atur dalam pasal 214 KUHP subsider pasal 170 KUHP.

“Ada enam orang kita tetapkan sebagai tersangka. Semuanya memenuhi dua alat bukti, dan unsurnya memenuhi dalam pelanggaran pasal 214 sub 170 KUHP, mereka memiliki peran yang berbeda-beda dalam melakukan aksi anarkis tersebut, ada yang menyusun rencana untuk membuat aksi unjuk rasa berakhir rusuh termasuk penggunaan pakaian berwarna hitam, ada yang merusak fasilitas umum, melempar petugas pengamanan dengan batu, kayu dan benda lain serta melakukan aksi lain yang membahayakan dan melukai petugas”, ungkap Syahduddi di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (3/5).

Syahduddi menjelaskan ke-6 orang tersangka tersebut teridentifikasi dari kelompok anarko, hal ini dibuktikan dengan ditemukan nya grup whatsapp mereka yang bertuliskan anarko. Terhadap anggota grup anarko tersebut pihak kepolisian akan terus menelusuri dan memprofiling aktifitas nya serta melakukan pendalaman terkait keterlibatan dalam aksi mayday yang berakhir rusuh di Kota Semarang, termasuk kami masih melakukan penyelidikan terhadap aktor intelektual yang menginisiasi dan memprovokasi aksi kelompok anarko untuk melakukan kekerasan di Semarang.
“Kita pastikan akan terus mencari dan memburu keberadaan kelompok anarko ini di wilayah Semarang berdasarkan bukti dan informasi yang sudah di miliki oleh pihak Kepolisian, hal ini untuk menjamin Kota Semarang harus aman dan kondusif serta terbebas dari segala macam tindakan anarkis yang mengarah kepada aksi kriminal”, tegas Syahduddi.

Seperti diketahui, aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau Mayday yang dilakukan sejumlah serikat buruh di depan Kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah Jalan Pahlawan Semarang sempat berjalan aman dan kondusif. Namun suasana berubah menjadi ricuh saat sekelompok massa beratribut serba hitam turun ke jalan dan langsung melakukan aksi pembakaran, pengrusakan fasilitas umum dan menyerang serta melempari petugas yang melaksanakan pengamanan. Massa yang disebut kelompok anarko inipun merusak pagar dan fasilitas taman maupun fasilitas umum lain untuk dijadikan sebagai alat menyerang dan melukai petugas keamanan. Akibatnya selain menderita kerugian materi, terdapat juga korban luka dari pihak kepolisian sebanyak 3 orang.

Parameter eskalasi inilah yang pada akhirnya membuat Polisi melakukan tindakan kepolisian untuk mencegah, menghambat dan menghentikan tindakan kelompok anarko dengan melakukan penguraian dan pendorongan massa hingga akhir nya membubarkan diri, dan menjelang batas waktu aksi unjuk rasa pukul 17.45 WIB, situasi sudah berangsur pulih, arus lalu lintas telah di normalkan kembali dan masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa. “Setelah dilakukan tindakan kepolisian secara terukur, situasi di sepanjang jalan kantor gubernur berangsung normal dan kondusif”, pungkas Syahduddi.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • 17 Korban Longsor di Kecamatan Petungkriyono Berhasil Dievakuasi, 8 Orang Masih dalam Pencarian

    17 Korban Longsor di Kecamatan Petungkriyono Berhasil Dievakuasi, 8 Orang Masih dalam Pencarian

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025 | 19:01 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Tim gabungan penanganan bencana longsor berhasil mengevakuasi 17 korban meninggal akibat longsor yang terjadi di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Selasa (21/1/2024). Dalam 2 hari ini, setidaknya terdapat 11 titik longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Petungkriyono. Hal ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan sejak Senin (20/1) sore hingga […]

  • Bupati Pemalang Hadiri Apel Kesiapan Hadapi Gangguan Kamtibmas

    Bupati Pemalang Hadiri Apel Kesiapan Hadapi Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026 | 22:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilyah hukum Polres Pemalang, digelar Apel Kesiapan Satuan di Halaman Pendopo Kabupaten, Kamis (23/2026). Apel yang dipimpin Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana dan dihadiri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, diikuti ratusan personel gabungan lintas instansi. […]

  • Respon Cepat Kapolsek Kedungwuni Tangani Dugaan Pemerasan dan Penipuan

    Respon Cepat Kapolsek Kedungwuni Tangani Dugaan Pemerasan dan Penipuan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026 | 16:09 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepolisian Sektor Kedungwuni, Polres Pekalongan, menunjukkan respon cepat dalam menangani laporan masyarakat terkait dugaan pemerasan dan penipuan, dengan diterbitkannya Surat Tanda Penerimaan Pengaduan (STPP) Nomor STPP/3//2026/RESKRIM/SEK.KDWN pada Jumat (9/1/2026). Pelapor M. Fahrudin (29), wiraswasta dari Dukuh Doro Sempu, Desa Dororejo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, menyatakan dugaan peristiwa tersebut dilakukan oleh M. Ali […]

  • Ratusan Peserta Ikut Seleksi Magang Jepang di Pemalang

    Ratusan Peserta Ikut Seleksi Magang Jepang di Pemalang

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025 | 21:36 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja RI, IM Japan, dan IKAPEKSI menggelar seleksi Magang Jepang Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten, Senin (1/12/25) Bupati Pemalang dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Tenaga Kerja Umroni mengatakan, program magang Jepang tersebut merupakan salah satu program unggulan pemerintah […]

  • Ngalap Berkah MTQ

    Ngalap Berkah MTQ

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026 | 05:54 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    *Oleh : Wahid Abdulrahman PADA tahun ini Provinsi Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional yang direncanakan digelar di bulan September. Sebagai sebuah repetisi sejarah 1979 di mana MTQ dilaksanakan di Kota Semarang. Dari sudut pandang sejarah, ketika pertama kali diselenggarakan pada 1968 di Makasar, harus diakui tidak lepas dari […]

  • Pemkab Pemalang Gercep Bantu Korban Banjir di Pulosari

    Pemkab Pemalang Gercep Bantu Korban Banjir di Pulosari

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026 | 12:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menjamin ketersediaan pangan dan sarana mandi cuci kakus (MCK) bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Pulosari. Hal itu dikatakan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat melakukan kunjungan ke lokasi terdampak bencana di Desa Penakir Kecamatan Pulosari, Minggu (25/1/2026). Anom mengunjungi lokasi itu bersama Dandim […]

expand_less