Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Jawa Tengah Jadi Salah Satu Penopang Pangan Nasional, Capai Target Produksi 10,5 Ton GKG

Jawa Tengah Jadi Salah Satu Penopang Pangan Nasional, Capai Target Produksi 10,5 Ton GKG

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026 | 20:17 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan langkah tegas untuk menjaga lahan pertanian demi mengejar target swasembada pangan nasional 2026. Selain menggenjot produksi padi dan jagung, Pemprov tak segan menerapkan sanksi administratif hingga pidana bagi pelaku alih fungsi sawah produktif, sekaligus memberi insentif berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi petani yang mempertahankan lahannya.

Dengan target produksi padi mencapai 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG) pada 2026, Jawa Tengah memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Namun, pemerintah mengakui tantangan besar datang dari terus menyusutnya luas sawah, yang dalam enam tahun terakhir telah berkurang puluhan ribu hektare akibat alih fungsi lahan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, menyatakan Jateng saat ini menjadi salah satu penopang utama pangan nasional. Pada 2025, produksi padi Jawa Tengah menempati peringkat ketiga nasional.

“Potensi kita besar, tetapi tantangannya juga besar. Karena itu, 2026 kita siapkan langkah yang lebih agresif,” kata Defransisco di Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu, 24 Januari 2026.

Pemprov Jawa Tengah menargetkan produksi padi sebesar 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG) pada 2026, meningkat dari realisasi 2025 yang mencapai 9,4 juta ton. Produksi jagung juga ditargetkan naik menjadi 3,7 juta ton pipilan kering.

Upaya peningkatan produksi dilakukan melalui pemulihan produktivitas di sedikitnya 12 kabupaten, antara lain Cilacap, Kebumen, Brebes, Demak, Grobogan, dan Pati. Daerah dengan produktivitas di bawah rata-rata provinsi, yakni 5,6 ton per hektare, menjadi prioritas pendampingan. Selain itu, indeks pertanaman didorong minimal dua kali tanam per tahun.

Pemprov juga memperkuat sinkronisasi data produksi dengan Badan Pusat Statistik (BPS), mengoptimalkan jaringan irigasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta meningkatkan perlindungan tanaman dari dampak perubahan iklim dan serangan organisme pengganggu tanaman.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditanya Soal OTT Cilacap, Gubernur Ahmad Luthfi: Sudah Saya Ingatkan Berulang Kali

    Ditanya Soal OTT Cilacap, Gubernur Ahmad Luthfi: Sudah Saya Ingatkan Berulang Kali

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026 | 09:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, buka suara perihal Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Kabupaten Cilacap. Menurut Gubernur, sudah berulang kali menekankan pentingnya integritas kepala daerah, wakil kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN). Ahmad Luthfi mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Terlebih lagi sebelumnya sudah ada dua kepala daerah yang tersangkut kasus […]

  • Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Pemalang Berlangsung Khidmat

    Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Pemalang Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026 | 14:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Upacara Peringatan HUT RI Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Pemalang, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Upacara ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan serta jasa para pahlawan, sekaligus memperkuat komitmen pengabdian dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan. Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, bertindak […]

  • Perumda Tirta Mulia Pemalang Berikan Bantuan Logistik ke Korban Banjir di Ulujami

    Perumda Tirta Mulia Pemalang Berikan Bantuan Logistik ke Korban Banjir di Ulujami

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024 | 09:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang mengirimkan bantuan logistik untuk warga yang terdampak bencana banjir luapan Sungai Comal yang menimpa Desa Pesantren Kecamatan Ulujami. Bantuan diserahkan oleh Manajer Umum Perumda Air Minum Tirta Mulia, Eka Rosita Widya Sariningtyas dan diterima Kepala Desa Pesantren, Nurrokhim, untuk didistribusikan ke dapur umum pada Selasa, (6/2/2024). Direktur […]

  • Wagub Jateng Dorong Pesantren jadi Ruang Aman dan Ramah bagi Santri

    Wagub Jateng Dorong Pesantren jadi Ruang Aman dan Ramah bagi Santri

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025 | 22:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengingatkan, bahwa isu mengenai perlindungan anak di lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan sepele. Ia menyebut, masih ditemukannya puluhan kasus kekerasan, terutama perundungan dan tekanan mental, dalam beberapa tahun terakhir, menjadi peringatan serius, agar pesantren memperkuat sistem pengasuhan yang aman, nyaman, […]

  • KPU Batang Buka Ruang Warga Sampaikan Usulan. Ketua KPU : Masukan Warga akan Dijadikan Materi Debat

    KPU Batang Buka Ruang Warga Sampaikan Usulan. Ketua KPU : Masukan Warga akan Dijadikan Materi Debat

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024 | 06:45 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Menjelang debat perdana, KPU Batang menggelar diskusi kelompok yang difokuskan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Diskusi ini menghadirkan perwakilan komunitas, ormas, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang diberi kesempatan untuk manyampaikan harapannya agar dijadikan bagian dari materi debat. Ketua KPU Batang Susanto Waluyo mengatakan, masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengutarakan […]

  • Lagi Asyik di Rumah Kos, Sejumlah Pasangan Tak Resmi Kena Razia.

    Lagi Asyik di Rumah Kos, Sejumlah Pasangan Tak Resmi Kena Razia.

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024 | 19:22 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Menjelang bulan suci Ramadan Polres Jepara melaksanakan patroli dan razia gabungan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Desa Bandengan, Kecamatan Jepara. Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, KRYD dilakukan pada Sabtu (9/3/2024) malam menyasar ke tempat-tempat seperti perhotelan, homestay, indekos, dan jalanan-jalanan yang rawan digunakan untuk balap liar. Saat itu, […]

expand_less