Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Prof. Didik J. Rachbini: Penurunan PMI Manufaktur Jadi Alarm Melemahnya Industri Nasional

Prof. Didik J. Rachbini: Penurunan PMI Manufaktur Jadi Alarm Melemahnya Industri Nasional

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026 | 14:58 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menilai penurunan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia menjadi 46,9 pada Juni 2026 merupakan sinyal serius terhadap kondisi sektor industri nasional. Menurutnya, melemahnya sektor manufaktur menjadi indikator bahwa industri Indonesia telah memasuki fase kontraksi yang dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

Prof. Didik menjelaskan bahwa data PMI yang dirilis S&P Global mencerminkan kondisi sektor industri yang terus mengalami pelemahan. Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal sebelumnya mencapai 5,61 persen, ia menilai capaian tersebut lebih banyak ditopang oleh belanja pemerintah, sementara sektor industri justru terus mengalami penurunan.

“Keseluruhan keadaan ekonomi Indonesia bisa diprediksi atau bahkan dipotret dari satu indikator saja, yakni data PMI yang menurun bahkan nyungsep. Angka PMI ini merupakan indikasi sektor industri kita sakit lama dan sekarang masuk zona bahaya merah pada level indeks di bawah 50. Atau indikasi yang lebih luas bahwa sektor industri semakin lesu dari waktu ke waktu,” ujar Prof. Didik.

Ia membandingkan kondisi Indonesia dengan Vietnam yang berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sekitar 8 persen. Menurutnya, keberhasilan Vietnam tidak terlepas dari kebijakan transformasi industri yang dijalankan secara konsisten selama dua hingga tiga dekade terakhir. Hasilnya, pada Juli 2026 Bank Dunia mengklasifikasikan Vietnam sebagai negara berpendapatan menengah atas (upper-middle-income country) dengan pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita sekitar US$4.970, melampaui ambang batas US$4.636.

Prof. Didik menilai sektor industri Indonesia selama ini tidak memiliki arah kebijakan yang konsisten. Menurutnya, penurunan PMI manufaktur merupakan konsekuensi dari lemahnya kebijakan industri dan investasi, ditambah tekanan biaya akibat kondisi geopolitik global serta berbagai persoalan domestik.

“Dunia usaha tidak akan berinvestasi selama tidak ada kebijakan yang jelas, hambatan birokrasi yang ruwet, dan insentif yang tidak memadai untuk menjadikan industri tumbuh pesat,” katanya.

Selain persoalan investasi, Prof. Didik juga menyoroti melemahnya daya beli masyarakat yang dinilai berkaitan erat dengan menyusutnya sektor industri dan terbatasnya penciptaan lapangan kerja produktif. Ia menilai kondisi tersebut membentuk lingkaran persoalan yang hanya dapat diputus melalui transformasi struktur industri, deregulasi, dan debirokratisasi.

Menurutnya, Indonesia pernah berhasil menerapkan kebijakan serupa pada dekade 1980-an hingga 1990-an yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 7–8 persen dan pertumbuhan sektor industri mencapai 10–12 persen. Namun, kebijakan tersebut belum kembali diterapkan secara konsisten.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir Gelaran Pentas Seni, Anggota DPR RI, Rizal Bawazier Menikmati Pertunjukan Ketoprak Lakon ‘Babat Alas Mentaok’

    Hadir Gelaran Pentas Seni, Anggota DPR RI, Rizal Bawazier Menikmati Pertunjukan Ketoprak Lakon ‘Babat Alas Mentaok’

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024 | 10:44 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sanggar Seni HW menggelar pentas seni pada Sabtu (14/12/2024) malam di sanggar setempat, Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Pemalang Jawa Tengah. Sanggar HW menampilkan pertunjukan ketoprak dengan lakon ‘Babat Alas Mentaok’. Tari Denok Widuri dan Selendang yang dibawakan oleh anak didik Sanggar HW ditampilkan untuk membuka acara. Anggota DPR RI sekaligus Dewan Pakar […]

  • Apel Siaga Kamtibmas, Sinergi Tanpa Sekat Polres Pekalongan dan Forkopimda Kompak Jaga Kekhusyukan Ramadhan

    Apel Siaga Kamtibmas, Sinergi Tanpa Sekat Polres Pekalongan dan Forkopimda Kompak Jaga Kekhusyukan Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026 | 16:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan bersama jajaran stakeholder terkait mulai pasang kuda-kuda demi menjamin kekhusyukan umat Muslim menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H. Sebuah apel skala besar digelar untuk memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan. Apel Siaga Kamtibmas ini berlangsung di halaman Mapolres Pekalongan, Jumat (27/2/2026) pagi. Dipimpin langsung oleh Kapolres […]

  • Alami Pecah Ban di Rest Area 338A, Pemudik Asal Bandung Ini Dibantu Polisi

    Alami Pecah Ban di Rest Area 338A, Pemudik Asal Bandung Ini Dibantu Polisi

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025 | 15:36 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Mobil milik Bapak Yudha salah satu pemudik asal Bandung mengalami pecah ban di rest area 338A Kabupaten Pekalongan, Kamis pagi (03/04/2025). Ban mobil tersebut meletus pas ketika selesai parkir di rest area. “Setelah parkir, ban mobil belakang sebelah kanan tiba-tiba meletus,” jelas Yudha. Yudha merupakan pemudik asal Bandung yang hendak menuju ke […]

  • Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan 2025 Part#1

    Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan 2025 Part#1

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025 | 16:13 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar
  • Upaya Pemprov Jateng Cegah Kematian Ibu dan Bayi

    Upaya Pemprov Jateng Cegah Kematian Ibu dan Bayi

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025 | 10:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya kematian ibu dan bayi di wilayahnya. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, mengatakan, pemerintah sudah memberikan fasilitas untuk mencegah kematian ibu dan anak. Di antaranya enam kali periksa dan dua kali USG gratis untuk ibu hamil, kemudian pendampingan pada […]

  • Rutan Kelas II B Pemalang Gelar Buka Puasa  Bersama Warga Binaan  dan Keluarga

    Rutan Kelas II B Pemalang Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026 | 22:44 WIB
    • account_circle Ragil Surono
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang kembali menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama antara Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan keluarga pada Sabtu ( 14/3 ). Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 15.00 WIB berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan di lingkungan Rutan setempat. keluarga WBP mulai berdatangan sejak sore untuk mengikuti rangkaian kegiatan […]

expand_less