Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Prof. Didik J. Rachbini: Ujian Doktor Filsafat Yusril Ihza Mahendra Menunjukkan Pentingnya Tradisi Intelektual dalam Politik

Prof. Didik J. Rachbini: Ujian Doktor Filsafat Yusril Ihza Mahendra Menunjukkan Pentingnya Tradisi Intelektual dalam Politik

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026 | 14:30 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan sekaligus Guru Besar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, menjalani ujian terbuka program doktor filsafat pada Kamis (2/7). Dalam sidang tersebut, Yusril mempertahankan disertasinya yang berjudul Penafsiran Kembali Pemikiran Mohammad Natsir tentang Relasi Islam dengan Negara: Sebuah Telaah Filsafat dengan Pendekatan Hermeneutika Fenomenologis-Eksistensial.

Momen tersebut mendapat perhatian Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D. Menurutnya, keputusan Yusril kembali menempuh pendidikan doktor di bidang filsafat, meski telah menjadi guru besar dan memiliki rekam jejak panjang di dunia politik, menjadi pengingat pentingnya tradisi intelektual dalam kepemimpinan politik Indonesia. Di tengah dominasi politik berbasis popularitas, ia menilai kehadiran politisi yang terus mengembangkan pemikiran akademik merupakan fenomena yang semakin langka.

Prof. Didik menjelaskan bahwa bangsa Indonesia dibangun oleh para negarawan sekaligus pemikir yang melahirkan gagasan-gagasan besar bagi kehidupan berbangsa. Namun, menurutnya, demokrasi saat ini lebih banyak melahirkan politisi yang mengandalkan popularitas dibandingkan kualitas pemikiran.

Dalam catatannya, Prof. Didik mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah Yusril yang kembali menempuh studi filsafat meskipun telah menyandang gelar guru besar dan memiliki pengalaman panjang di dunia politik.

“Yusril adalah tokoh gerakan sejak usia muda sampai detik ini. Kiprahnya selalu hadir dalam politik sejak reformasi sampai saat ini. Bahkan pada masa reformasi sempat menjadi bakal calon presiden. Tetapi wajah intelektualitasnya tetap hidup, setara dengan tokoh-tokoh politik di masa kemerdekaan. Disertasi ini adalah bukti ‘kemaruknya’ terhadap ilmu,” ujar Prof. Didik.

Ia menambahkan bahwa tradisi intelektual seperti ini semakin jarang ditemukan dalam politik Indonesia. Menurutnya, sistem politik saat ini lebih menekankan popularitas daripada kemampuan berpikir, sehingga hanya sedikit tokoh yang tetap aktif mengembangkan gagasan akademik di tengah kiprah politiknya. Prof. Didik bahkan menyebut Yusril sebagai salah satu dari sedikit tokoh reformasi yang terus mengasah kapasitas intelektualnya, bersama sejumlah nama seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Widjojo, dan Amien Rais.

Prof. Didik juga mengutip penjelasan Yusril mengenai latar belakang disertasinya yang berangkat dari kegelisahan akademik mengenai hubungan agama dan negara.

“Disertasi ini lahir sebagai wujud kegelisahan intelektual saya terhadap persoalan relasi antara agama dengan negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara kita yang hingga kini masih sering diperdebatkan, atau setidaknya masih menjadi bahan diskusi di berbagai forum akademik dan aktivis organisasi sosial, keagamaan maupun lembaga swadaya masyarakat,” ujar Yusril.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Akses Pelajar Rusak Parah, Polres Pekalongan Turunkan Anggota Kerja Bakti di Kandangserang

    Jembatan Akses Pelajar Rusak Parah, Polres Pekalongan Turunkan Anggota Kerja Bakti di Kandangserang

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025 | 23:42 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Setelah melakukan pengecekan beberapa hari sebelumnya, Polres Pekalongan langsung bergerak cepat mengerahkan personel untuk melakukan kerja bakti di lokasi Jembatan Penghubung Desa Trajumas dan Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang. Jembatan kayu sepanjang 10 meter yang rusak parah ini merupakan akses vital, terutama bagi pelajar sekolah. Kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan pada Jumat (5/12/2025). […]

  • Hindari Pemalsuan, Polri Pastikan Pelat Nomor Khusus Berkode ‘ZZ’

    Hindari Pemalsuan, Polri Pastikan Pelat Nomor Khusus Berkode ‘ZZ’

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024 | 00:55 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Polri telah mengganti kode-kode pada pelat nomor khusus. Penggantian yang dilakukan berupa mengubah kode huruf terakhir dalam pelat nomor, seperti RF dan QH diubah menjadi ZZ. Selain itu, proses registrasinya juga diperketat dan daftar penerimanya sangat dibatasi. Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus menjelaskan, pelat nomor khusus tersebut hanya boleh dipasang di […]

  • Ribuan Jemaah Banjiri Masjid Raya Muhammadiyah H. Arman Thaifuri Bumiayu, Brebes

    Ribuan Jemaah Banjiri Masjid Raya Muhammadiyah H. Arman Thaifuri Bumiayu, Brebes

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025 | 17:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ribuan jemaah tumpah ruah memenuhi halaman Masjid Raya Muhammadiyah H. Arman Thaifuri (Mantaf), halaman Panti Asuhan/MCC Muhammadiyah, hingga area persawahan hijau di sepanjang Jalan Lingkar Km 4 Kalierang–Bumiayu, Kabupaten Brebes. Kedatangan mereka untuk mengikuti Pengajian Akbar Jum’at Kliwon, Jumat (10/10/2025). Di bawah langit senja yang sempat diguyur gerimis, semangat dakwah dan ukhuwah […]

  • Jalur Pekalongan-Banjarnegara Terhambat Akibat Pohon Tumbang, Polisi Gercep Evakuasi Usai Terima Laporan 110

    Jalur Pekalongan-Banjarnegara Terhambat Akibat Pohon Tumbang, Polisi Gercep Evakuasi Usai Terima Laporan 110

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026 | 11:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Akses jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Banjarnegara sempat terhambat pada Minggu (4/1/2026). Hal ini disebabkan oleh sebuah pohon besar yang tumbang dan melintang tepat di tengah jalan. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran. Beruntung, koordinasi cepat antara masyarakat melalui Call Center (CC) 110 Mabes […]

  • Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kecelakaan Bis Wisata di Pemalang

    Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kecelakaan Bis Wisata di Pemalang

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025 | 13:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pemalang bersama Korlantas Polri dan Direktorat Lalulintas Polda Jateng masih melakukan serangkaian penyelidikan, untuk mengungkap penyebab kecelakaan lalulintas tunggal Bus pariwisata di jalur exit Tol Pemalang KM 312, Kelurahan Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Sabtu (25/10/2025) pagi. “Kecelakaan lalulintas tersebut bermula, saat Bus melaju dari arah timur ke barat, dan sesampainya […]

  • Anies Baswedan: Generasi Emas Harus Kuasai AI tanpa Kehilangan Integritas dan Daya Kritis

    Anies Baswedan: Generasi Emas Harus Kuasai AI tanpa Kehilangan Integritas dan Daya Kritis

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026 | 05:54 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Tokoh pendidikan dan akademisi, Anies Baswedan mengajak pelajar untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan dengan mengembangkan kompetensi akademik, kepemimpinan, integritas, serta kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif di tengah perkembangan teknologi artificial intelligence (AI). Pesan tersebut disampaikan Anies dalam acara bertajuk “Integritas Karakter, Kompetensi, & Teknologi dalam Pendidikan di Indonesia” yang diselenggarakan […]

expand_less