Minggu, 10 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Diskusi Publik Paramadina: Mengapa Indonesia Tertinggal dalam Transisi Energi?

Diskusi Publik Paramadina: Mengapa Indonesia Tertinggal dalam Transisi Energi?

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Institut Harkat Negeri bekerja sama dengan Paramadina Public Policy Institute dan Universitas Paramadina menggelar diskusi publik bertajuk “Mengelola Transisi Energi: Mengapa Indonesia Selalu Tertinggal?” di Auditorium Benny Subianto, Universitas Paramadina Trinity Tower Lt. 45, Rabu (18/6). Diskusi hybrid ini dipandu oleh Sudirman Said, mantan Menteri ESDM sekaligus Ketua Institut Harkat Negeri.

Dalam diskusi, Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina, menyoroti lambannya pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Ia menilai narasi lingkungan yang dominan kurang efektif karena kesadaran masyarakat yang masih rendah. “Jika narasinya diubah menjadi pertumbuhan ekonomi dan kemandirian bangsa, hasilnya akan lebih besar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lemahnya posisi EBT dalam dokumen strategis negara seperti RPJMN dan RPJPN, serta menilai target-target seperti COP21 dan JETP terlalu ambisius tanpa peta jalan yang realistis.

Sementara itu, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, Dirjen EBTKE, menegaskan pentingnya transisi energi untuk mencapai ketahanan nasional dan pertumbuhan ekonomi. “Untuk pertama kalinya, RUPTL dan RUKN memasukkan hidrogen dan amoniak dalam bauran energi nasional,” ujarnya.

Namun ia mengakui tantangan besar, terutama dalam konsumsi listrik per kapita yang masih rendah dan ketimpangan pasokan listrik di beberapa wilayah, seperti Sulawesi dan Jawa yang kini berada di status “lampu kuning”.

Bhima Yudhistira, Direktur CELIOS, menekankan pentingnya pendekatan energi yang lebih adil dan partisipatif. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak daerah mengalami kemiskinan energi meski rasio elektrifikasi tinggi. “Energi seharusnya dipandang sebagai hak dasar, bukan sekadar produk teknis yang dikuasai oleh segelintir akademisi atau konsultan mahal” tegasnya.

Ia juga mengkritik monopoli PLN dan ketidakkonsistenan kebijakan energi nasional, termasuk ironi ekspor-impor batubara dan nikel yang tidak mendukung kemandirian energi.

Paul Patar Butarbutar, Direktur PT JJB Sustainergy, menyoroti tantangan dalam implementasi Just Energy Transition Partnership (JETP). Ia menyebut target dekarbonisasi akan sulit dicapai tanpa pendanaan memadai dan kepastian kebijakan. “Kita hanya bisa bergerak sesuai dengan dana yang tersedia, yaitu sekitar 2,56 miliar dolar AS. Jumlah ini sangat terbatas jika melihat biaya pembangunan PLTU dan pembangkit EBT, termasuk jaringan transmisinya” jelasnya.

Paul mendorong insentif fiskal yang setara untuk EBT dan menekankan pentingnya regulasi karbon serta kejelasan PPA yang bankable.

Diskusi ini menggarisbawahi perlunya perubahan paradigma transisi energi—dari narasi lingkungan menjadi agenda ekonomi nasional yang melibatkan masyarakat secara aktif, inklusif, dan berkelanjutan.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eratkan Sinergitas, Kapolres Pekalongan Hadiri Anniversary ke-8 Mabes Gojek Kajen

    Eratkan Sinergitas, Kapolres Pekalongan Hadiri Anniversary ke-8 Mabes Gojek Kajen

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kekeluargaan dan sinergitas yang erat terpancar dalam perayaan Hari Jadi ke-8 Mabes Gojek Kajen, Minggu (8/2/2026). Bertempat di Oemah Dapur Daffa (ODD), Gang Kawedanan, Kelurahan Kajen, ratusan driver ojek online merayakan hari jadi mereka dengan kehadiran tamu istimewa, yakni Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf. Kehadiran orang nomor satu di Polres Pekalongan […]

  • Tahun 2025 Industri Tekstil Harus Bangkit, Rizal Bawazier : Pengusaha Tetap Semangat Pemerintah akan Cari Solusinya

    Tahun 2025 Industri Tekstil Harus Bangkit, Rizal Bawazier : Pengusaha Tetap Semangat Pemerintah akan Cari Solusinya

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI daerah pemilihan Jawa Tengah X, meminta Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) berupa kain sarung, kain batik, tekstil tenun harus bangkit lagi di tahun 2025. Hal ini ditegaskan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS Rizal Bawazier kepada wartawan, Selasa (14/1/2024). “Banyak keluhan dari para pengusaha industri tekstil […]

  • Amankan Stok, Pemerintah Kabupaten/ Kota Hingga Desa Didorong untuk Perkuat Cadangan Pangan

    Amankan Stok, Pemerintah Kabupaten/ Kota Hingga Desa Didorong untuk Perkuat Cadangan Pangan

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mendorong pemerintah kabupaten/ kota dan desa untuk memperkuat cadangan pangan. Hal itu dilakukan untuk mengamankan stok beras di wilayahnya. “Jadi harus ada stok cadangan beras di desa, kabupaten, dan provinsi,” kata Nana, usai acara gerakan pangan murah dan penyaluran bantuan cadangan pangan Pemprov Jateng di Kantor Kecamatan […]

  • Angka Stunting Pemalang Menurun, Bupati : Kita Terendah Nomor 2 di Jateng

    Angka Stunting Pemalang Menurun, Bupati : Kita Terendah Nomor 2 di Jateng

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam menurunkan angka stunting mendapat peringkat terendah kedua dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat membuka acara Diseminasi Audit Kasus Stunting ke-1 di Kabupaten Pemalang Tahun 2024 yang digelar di Sasana Bhakti Praja, Senin (27/5/2024). “Atas nama Pemkab Pemalang kami ucapkan terimakasih yang […]

  • Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Tandatangani MoU dengan PT. Tigalapan Adam Internasional

    Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Tandatangani MoU dengan PT. Tigalapan Adam Internasional

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang menandatangani nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Tigalapan Adam Internasional tentang rencana kerjasama investasi pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Wilayah Pemalang Timur melalui skema Build Operate Transfer (BOT) Plus, Rabu (9/10/2024). Penandatangan itu dilakukan oleh Direktur Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang […]

  • Nurkholes: Alun-alun Pemalang Akan Dijadikan Ruang Terbuka Hijau Untuk Publik dan Masyarakat Tanpa Kecuali

    Nurkholes: Alun-alun Pemalang Akan Dijadikan Ruang Terbuka Hijau Untuk Publik dan Masyarakat Tanpa Kecuali

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes mengungkapkan bahwa Alun-alun Kabupaten Pemalang akan dijadikan ruang terbuka hijau. “Saya ingin merubah alun-alun Pemalang yang pertama pada waktu lebaran tidak adanya pasar tiban karena kedepannya akan diciptakan ruang terbuka hijau untuk semua publik dan masyarakat tanpa terkecuali,” katanya. Ia menyampaikan hal itu pada acara halal bihalal pedagang […]

expand_less