Senin, 8 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Diskusi Publik Paramadina: Mengapa Indonesia Tertinggal dalam Transisi Energi?

Diskusi Publik Paramadina: Mengapa Indonesia Tertinggal dalam Transisi Energi?

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Institut Harkat Negeri bekerja sama dengan Paramadina Public Policy Institute dan Universitas Paramadina menggelar diskusi publik bertajuk “Mengelola Transisi Energi: Mengapa Indonesia Selalu Tertinggal?” di Auditorium Benny Subianto, Universitas Paramadina Trinity Tower Lt. 45, Rabu (18/6). Diskusi hybrid ini dipandu oleh Sudirman Said, mantan Menteri ESDM sekaligus Ketua Institut Harkat Negeri.

Dalam diskusi, Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina, menyoroti lambannya pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Ia menilai narasi lingkungan yang dominan kurang efektif karena kesadaran masyarakat yang masih rendah. “Jika narasinya diubah menjadi pertumbuhan ekonomi dan kemandirian bangsa, hasilnya akan lebih besar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lemahnya posisi EBT dalam dokumen strategis negara seperti RPJMN dan RPJPN, serta menilai target-target seperti COP21 dan JETP terlalu ambisius tanpa peta jalan yang realistis.

Sementara itu, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, Dirjen EBTKE, menegaskan pentingnya transisi energi untuk mencapai ketahanan nasional dan pertumbuhan ekonomi. “Untuk pertama kalinya, RUPTL dan RUKN memasukkan hidrogen dan amoniak dalam bauran energi nasional,” ujarnya.

Namun ia mengakui tantangan besar, terutama dalam konsumsi listrik per kapita yang masih rendah dan ketimpangan pasokan listrik di beberapa wilayah, seperti Sulawesi dan Jawa yang kini berada di status “lampu kuning”.

Bhima Yudhistira, Direktur CELIOS, menekankan pentingnya pendekatan energi yang lebih adil dan partisipatif. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak daerah mengalami kemiskinan energi meski rasio elektrifikasi tinggi. “Energi seharusnya dipandang sebagai hak dasar, bukan sekadar produk teknis yang dikuasai oleh segelintir akademisi atau konsultan mahal” tegasnya.

Ia juga mengkritik monopoli PLN dan ketidakkonsistenan kebijakan energi nasional, termasuk ironi ekspor-impor batubara dan nikel yang tidak mendukung kemandirian energi.

Paul Patar Butarbutar, Direktur PT JJB Sustainergy, menyoroti tantangan dalam implementasi Just Energy Transition Partnership (JETP). Ia menyebut target dekarbonisasi akan sulit dicapai tanpa pendanaan memadai dan kepastian kebijakan. “Kita hanya bisa bergerak sesuai dengan dana yang tersedia, yaitu sekitar 2,56 miliar dolar AS. Jumlah ini sangat terbatas jika melihat biaya pembangunan PLTU dan pembangkit EBT, termasuk jaringan transmisinya” jelasnya.

Paul mendorong insentif fiskal yang setara untuk EBT dan menekankan pentingnya regulasi karbon serta kejelasan PPA yang bankable.

Diskusi ini menggarisbawahi perlunya perubahan paradigma transisi energi—dari narasi lingkungan menjadi agenda ekonomi nasional yang melibatkan masyarakat secara aktif, inklusif, dan berkelanjutan.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI Percepat Pemulihan Pascabencana, Jembatan Bailey Matang Bangka Rampung 100%

    TNI Percepat Pemulihan Pascabencana, Jembatan Bailey Matang Bangka Rampung 100%

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – TNI melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh melalui pembangunan jembatan darurat jenis Bailey guna memulihkan konektivitas wilayah serta mendukung kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, Kabupaten Bireuen, Minggu (21/12/2025). Di wilayah tersebut, Satgas berhasil merampungkan pembangunan […]

  • Kapolres Pekalongan Sigap Bantu Korban Kecelakaan di Bojong

    Kapolres Pekalongan Sigap Bantu Korban Kecelakaan di Bojong

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMAKANG – Aksi cepat dan tanggap ditunjukkan Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, saat melihat langsung kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah Ketitang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Senin (29/09/2025). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.45 wib, ketika Kapolres tengah melakukan pengecekan kegiatan AG pagi. Saat melintas di Jalan Raya Ketitang, Kapolres melihat kerumunan warga […]

  • Tragis, Seorang Pemuda di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Atas Plapon

    Tragis, Seorang Pemuda di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Atas Plapon

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Warga Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, digegerkan oleh penemuan seorang pemuda yang meninggal dunia akibat gantung diri di atas eternit rumah ibunya, Kamis (11/09/2025) pagi. Korban diketahui berinisial  B usia 23 tahun. Peristiwa tragis itu pertama kali diketahui oleh ibu korban, sekitar pukul 06.30 WIB. Menurut keterangan yang diterima, korban sudah […]

  • Lewat “AG Pagi”, Polres Pekalongan Hadir di Tengah Masyarakat, Kawal Kelancaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

    Lewat “AG Pagi”, Polres Pekalongan Hadir di Tengah Masyarakat, Kawal Kelancaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jajaran Polres Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Melalui kegiatan AG Pagi, seluruh personel diterjunkan ke titik-titik keramaian, rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pekalongan. Sejak pagi hari, kehadiran anggota Polri tampak di sejumlah simpang jalan, pasar, depan sekolah, dan kawasan padat aktivitas lainnya. Mereka […]

  • Gus Yazid Diamankan Kejagung, Diduga Lakukan Tindak Pidana Pencucian Uang

    Gus Yazid Diamankan Kejagung, Diduga Lakukan Tindak Pidana Pencucian Uang

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengamankan Gus Yazid yang terkenal sebagai seorang praktisi pengobatan tradisional di rumahnya, di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Ia ditangkap Kejagung terkait dugaan tindak pidana pencucian uang dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset tanah milik negara di Cilacap. Sebelumnya ia telah mengaku menerima uang dari Letjen TNI Widi Prasetijono (saat […]

  • Momentum Hari Lahir Pancasila Diharapkan Meningkatkan Semangat Persatuan dan Kesatuan di Pemalang

    Momentum Hari Lahir Pancasila Diharapkan Meningkatkan Semangat Persatuan dan Kesatuan di Pemalang

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, mengungkapkan harapannya agar peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Ungkapan itu disampaikan usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin, 2 Juni 2025. Ia juga mendorong agar seluruh […]

expand_less