Selasa, 14 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Organisasi Ekstra Legal, Relawan sebagai Hama Politik

Organisasi Ekstra Legal, Relawan sebagai Hama Politik

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025 | 14:57 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Ekonom Senior sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menegaskan bahwa relawan politik dalam demokrasi modern seharusnya hanya berfungsi sebagai instrumen mobilisasi dukungan saat kampanye, bukan entitas permanen yang ikut mengelola pemerintahan.

“Relawan sebagai bagian dari proses kampanye pemilihan umum adalah bagian pelengkap saja dan tidak terlalu penting di dalam demokrasi. Metode kampanye zaman modern sudah lebih beradab dengan teknologi, televisi, berbagai sarana iklan, dan media sosial,” ujarnya.

Ia mencontohkan pemilu legislatif di Jepang yang dominan menggunakan kampanye lewat poster di tempat yang teratur dan terbatas.

Menurut Didik, setelah proses pemilihan umum selesai dan presiden terpilih, unsur-unsur demokrasi formal harus bekerja sesuai konstitusi. Pemerintahan seharusnya berjalan dengan pilar eksekutif, legislatif, dan yudikatif yang seimbang. “Jika ada kekuasaan lain yang menjadi bayang-bayang masuk ke dalam sistem ini dan ikut mengelola kekuasaan, maka sistem demokrasi rusak,” tegasnya.

Ia menyoroti masa pemerintahan Jokowi, di mana organisasi relawan seperti Projo disebutnya telah mendistorsi demokrasi. “Di masa pemerintahan Jokowi, lembaga ekstra demokrasi dari organisasi relawan seperti Projo berfungsi mendistorsi demokrasi dan menjadikan sistem demokrasi keropos dan terdegradasi,” ungkap Didik.

Lebih lanjut, ia memperingatkan pemerintahan Prabowo Subianto agar tidak mengulang kesalahan yang sama. “Jika ini terjadi, maka pemerintahan Prabowo akan tertular dan terjangkiti hama demokrasi Projo. Karena itu, pemerintahan Prabowo sebaiknya tidak menerima tawaran Projo untuk bergabung ke dalam pemerintahan karena akan menjadi penyakit demokrasi,” katanya.

Didik menjelaskan bahwa organisasi relawan yang dihidupkan di dalam pemerintahan akan menjadi entitas ekstra, berada “di bawah karpet” dan merusak sistem. “Demokrasi di negeri ini akan lebih sehat jika terhindar dari bayang-bayang ekstra legal ini, yang dalam pengalaman kita menghantui pemerintahan yang konstitusional,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar Projo bertransformasi menjadi partai politik formal. “Projo sebaiknya mendukung demokrasi dengan menjadikan dirinya sebagai partai, yang formal, legal, dan diakui oleh konstitusi. Projo jangan menjadi alap-alap dan hama demokrasi yang hidup di bawah karpet dan terus menggerogoti demokrasi,” kata Didik.

Didik menutup pernyataannya dengan seruan tegas kepada pemerintahan Prabowo: “Pemerintahan Prabowo mutlak harus bebas dari organisasi ekstra konstitusional dan ekstra legal seperti ini. Pemerintahan Prabowo harus menutup pintu rapat-rapat terhadap organisasi relawan, yang ingin masuk sebagai penumpang yang tidak konstitusional dan mengembalikannya ke jalur yang legal konstitusional.”

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langkah Kecil Santri SMP MBS Bumiayu Brebes untuk Bumi yang Lebih ASRI dan Lestari

    Langkah Kecil Santri SMP MBS Bumiayu Brebes untuk Bumi yang Lebih ASRI dan Lestari

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025 | 13:19 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Selasa pagi (16/9/2025) halaman Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu tampak berbeda, terasa lebih hidup dari biasanya. Di sudut halaman berdiri dua kotak berwarna hijau pupus pisang yang segar dipandang mata. Sederhana bentuknya, namun kotak itu bukan sembarang kotak. Ia diberi nama Kotak Donasi Botol Plastik, sebuah inovasi cerdas dan kreatif […]

  • Luar Biasa! SMK Satya Praja 2 Petarukan Ditunjuk Menjadi Program SMK Pusat Keunggulan Skema Pemadanan

    Luar Biasa! SMK Satya Praja 2 Petarukan Ditunjuk Menjadi Program SMK Pusat Keunggulan Skema Pemadanan

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024 | 20:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – SMK Satya Praja 2 Petarukan menggelar sosialisasi program SMK Pusat Keunggulan (PK) Skema Pemadanan Dukungan Baru tahun 2024, di aula sport center sekolah setempat, Kamis (20/6/2024). SMK PK merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian dalam peningkatan kualitas dan kinerja melalui kemitraan dan penyelarasan dunia industri. Program ini terbagi menjadi dua skema, yakni […]

  • UMKM Jadi Penopang Utama Investasi Jawa Tengah Tahun 2025

    UMKM Jadi Penopang Utama Investasi Jawa Tengah Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026 | 16:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) membuktikan perannya sebagai tulang punggung ekonomi dengan menyumbang lebih dari 20% total investasi di Jawa Tengah pada tahun 2025. Dari total realisasi investasi sebesar Rp110 triliun, sektor mikro dan kecil berkontribusi signifikan sebesar Rp22 triliun. Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menegaskan bahwa ketangguhan UMKM telah […]

  • Resmikan Alun-Alun Moga, Bupati Pemalang Puji Semangat Gotong Royong Masyarakat

    Resmikan Alun-Alun Moga, Bupati Pemalang Puji Semangat Gotong Royong Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026 | 13:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif warga dalam revitalisasi Alun-alun Kecamatan Moga yang dilakukan secara swadaya. Hal tersebut disampaikan Bupati saat meresmikan area publik tersebut pada Kamis (28/5/2026). Dalam sambutannya, Anom Widiyantoro menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur, relawan, dan elemen masyarakat yang telah mencurahkan tenaga serta […]

  • Pesta Siaga Kwaran Moga 2024

    Pesta Siaga Kwaran Moga 2024

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024 | 16:51 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar
  • Atlet Jateng Sumbang 43 Medali bagi Indonesia di SEA Games 2025

    Atlet Jateng Sumbang 43 Medali bagi Indonesia di SEA Games 2025

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025 | 23:27 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Atlet Jawa Tengah yang memperkuat kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand menunjukkan prestasinya. Sebanyak 63 atlet Jawa Tengah yang berlaga di 26 cabang olahraga, dinilai memberikan kontribusi signifikan bagi kontingen Merah Putih. Mereka meraih total 43 medali, terdiri dari 12 emas, 14 perak, dan 17 perunggu. “Terima kasih dan apresiasi […]

expand_less