Ahmad Luthfi: Keamanan dan Integritas Jadi Kunci Kemajuan Batang
- account_circle Fahroji
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada fondasi keamanan yang stabil, kepemimpinan berintegritas, serta kolaborasi erat antar elemen masyarakat. Pesan penting ini disampaikan dalam acara Tasyakuran HUT ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Cabang Batang pada Sabtu (11/7/2026).
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang hadir dalam kesempatan tersebut, berbagi kenangan emosional saat dirinya menjabat sebagai Kapolres Batang. Bagi Luthfi, Batang bukan sekadar tempat bertugas, melainkan wilayah yang memiliki ikatan batin kuat dalam perjalanan karier dan hidupnya.
“Batang adalah kota kelahiran saya yang kedua. Saya sangat memahami karakter dan tipologi masyarakat di sini karena pengalaman indah saat menjabat sebagai Kapolres dulu,” ungkap Luthfi di hadapan ratusan purnawirawan Polri.
Menurutnya, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Karena itu, seorang pemimpin dituntut hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi, serta bekerja bersama seluruh elemen untuk menyelesaikan berbagai persoalan.
“Jabatan adalah suatu amanah. Semua orang boleh menduduki jabatan, tetapi semua orang harus mampu mempertanggungjawabkannya,” katanya.
Luthfi juga mengenang pendekatan kepemimpinannya saat menjabat Kapolres Batang. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan kerja kolaboratif sebagai kunci keberhasilan menjalankan tugas.
“Prinsip saya sederhana, together we can, bersama-sama kita bisa. Komunikasi harus terbuka, koordinasi harus berjalan, sehingga persoalan sekecil apa pun bisa diselesaikan bersama,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Luthfi mengaitkan pentingnya stabilitas keamanan dengan perkembangan ekonomi Jawa Tengah. Menurutnya, meningkatnya investasi di berbagai daerah, termasuk Batang, tidak terlepas dari terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan didukung sinergi seluruh unsur masyarakat.
- Penulis: Fahroji

