Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia

Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 | 15:56 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG  – Krisis ekologis yang semakin nyata menuntut perubahan mendasar dalam cara Indonesia merumuskan kebijakan pembangunan. Sains telah memberikan bukti yang kuat mengenai ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, namun tanpa kemauan politik, tata kelola yang baik, dan landasan etika, berbagai temuan ilmiah tersebut tidak akan mampu mencegah semakin besarnya risiko ekologis yang dihadapi Indonesia.

Pesan tersebut mengemuka dalam Diskusi Meja Bundar Para Pakar: “Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina bersama Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Senin (6/7/2026).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Iin Mayasari, Wakil Rektor Bidang Mutu dan Kerjasama Universitas Paramadina menegaskan bahwa kepedulian terhadap isu lingkungan merupakan bagian dari komitmen universitas sebagai perguruan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman.

“Sebagai kampus keislaman, Universitas Paramadina memandang kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan akademik. Forum ini menjadi ruang untuk mempertemukan sains, politik, etika, dan tata kelola dalam menjawab tantangan pembangunan Indonesia,” tutur Prof. Iin.

Ketua AIPI, Prof. Daniel Murdiyarso, membuka diskusi dengan menjelaskan bahwa dunia saat ini telah memasuki era Anthropocene, yaitu periode ketika aktivitas manusia menjadi faktor utama yang mengubah sistem bumi secara fundamental. Menurutnya, peningkatan suhu global yang telah mencapai sekitar 1,6 derajat Celcius di atas kondisi pra industri menunjukkan bahwa perubahan iklim bukan lagi prediksi, melainkan kenyataan ilmiah yang telah dibuktikan melalui berbagai laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC).

“Besarnya kerusakan lingkungan membutuhkan tata kelola yang sama besarnya. Persoalannya bukan lagi apakah perubahan iklim itu nyata, tetapi apakah sains, etika, dan politik mampu dipertemukan dalam proses pengambilan kebijakan,” tegas Prof. Daniel.

Moderator diskusi, Abdul Malik Gismar, Senior Advisor PPPI & Dosen Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina menekankan bahwa forum tersebut tidak berhenti sebagai diskusi akademik, tetapi akan menghasilkan sebuah buku kolaboratif yang memuat pengembangan gagasan seluruh narasumber.

“Kami berharap diskusi ini tidak berhenti di ruangan ini. Seluruh gagasan akan dikembangkan menjadi sebuah buku yang mampu memperkaya perdebatan publik sekaligus menjadi referensi bagi para pembuat kebijakan,” harapnya.

Fadjar Ibnu Thufail, Ketua Badan Riset dan Kewilayahan BRIN, menegaskan bahwa tantangan utama dalam menghadapi krisis ekologis bukan sekadar menghasilkan lebih banyak pengetahuan, melainkan mengintegrasikan sains, etika, dan kebijakan publik.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Yasin Dorong Dema UIN Walisongo Tak Berhenti Organisasi Intra Kampus Semata

    Gus Yasin Dorong Dema UIN Walisongo Tak Berhenti Organisasi Intra Kampus Semata

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026 | 22:51 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin),mendorong Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo Semarang untuk tidak berhenti sebagai organisasi intra kampus semata. Lebih dari itu, DEMA diharapkan mampu menjadi ruang lahirnya gagasan dan solusi atas berbagai persoalan nyata yang dihadapi daerah. Hal tersebut disampaikan Wagub Jateng saat memberikan keynote speech […]

  • Handi Risza: Target Ekonomi 2027 Ambisius, Pemerintah Perlu Perkuat Implementasi dan Reformasi Struktural

    Handi Risza: Target Ekonomi 2027 Ambisius, Pemerintah Perlu Perkuat Implementasi dan Reformasi Struktural

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026 | 21:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Wakil Rektor Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza, menilai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 menunjukkan upaya pemerintah membangun optimisme terhadap prospek perekonomian nasional sekaligus menegaskan komitmen untuk mengembalikan sistem ekonomi Indonesia pada amanat Pasal 33 UUD 1945 secara konsisten. Menurut Handi, pidato tersebut […]

  • SPPG Berdampak Pada Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penyerapan Tenaga Kerja

    SPPG Berdampak Pada Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penyerapan Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026 | 16:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes mengatakan, keberadaan Sentra Pangan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberikan dampak yang signifika terhadap pertumbuhan ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja. Ia mengungkapkan hal tersebut saat membuka SPPG 02 Pemalang Comal Kauman yang berlokasi di Desa Kauman, Kecamatan Comal, Selasa (6/12/2025). Menurut Nurkholes, kebeberadaan dapur SPPG itu merupakan upaya pemerintah Pemerintah […]

  • Gus Yazid Diamankan Kejagung, Diduga Lakukan Tindak Pidana Pencucian Uang

    Gus Yazid Diamankan Kejagung, Diduga Lakukan Tindak Pidana Pencucian Uang

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025 | 22:16 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengamankan Gus Yazid yang terkenal sebagai seorang praktisi pengobatan tradisional di rumahnya, di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Ia ditangkap Kejagung terkait dugaan tindak pidana pencucian uang dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset tanah milik negara di Cilacap. Sebelumnya ia telah mengaku menerima uang dari Letjen TNI Widi Prasetijono (saat […]

  • Prabowo Serukan Pada Pemuda dan Pemudi Berani Bermimpi Besar dan Tak Takut Gagal

    Prabowo Serukan Pada Pemuda dan Pemudi Berani Bermimpi Besar dan Tak Takut Gagal

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025 | 00:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyerukan kepada seluruh pemuda dan pemudi Indonesia untuk berani bermimpi besar dan tidak takut gagal. Seruan itu disampaikan dalam pidato ucapan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat para pemuda pada tahun 1928 yang telah meneguhkan persatuan bangsa. “Hai pemuda, jangan takut […]

  • Bupati Pemalang Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Satu Orang Wafat di Tanah Suci

    Bupati Pemalang Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Satu Orang Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026 | 17:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara resmi menyambut kedatangan ratusan jemaah haji asal Kabupaten Pemalang dari Kloter 9 dan Kloter 10 di Pendopo Kabupaten pada Minggu (7/6/2026). Rombongan pertama yang tiba adalah Kloter 9 dengan jumlah 134 jemaah. Disusul kemudian oleh Kloter 10 yang membawa 359 jemaah kembali ke tanah air. Sayangnya, dari […]

expand_less