Perangi Kusta di Jateng, Ahmad Luthfi Gencarkan Skrining Lewat Speling
- account_circle Fahroji
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 | 14:30 WIB
- print Cetak

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (tengah).(Foto: dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat langkah eliminasi penyakit kusta dengan mengoptimalkan Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Melalui dua program tersebut, skrining dan deteksi dini akan diperluas hingga tingkat kabupaten/kota untuk menemukan penderita lebih cepat, memutus rantai penularan, dan memastikan pengobatan berjalan hingga tuntas.
Komitmen itu ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai menghadiri Konferensi Nasional Kusta 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Dalam forum tersebut, Ahmad Luthfi bersama para gubernur dari berbagai daerah mendeklarasikan komitmen mempercepat eliminasi kusta di Indonesia.
Luthfi menegaskan, kusta bukanlah penyakit kutukan. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri itu dapat disembuhkan apabila ditemukan lebih dini dan diobati secara berkelanjutan.
“Kusta bukan kutukan. Penyakit ini sudah ada obatnya. Yang harus kita lakukan adalah menemukan penderitanya sedini mungkin, kemudian memastikan mereka mendapat pengobatan sampai tuntas,” kata Luthfi.
Untuk itu, ia meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah menjadikan penanggulangan kusta sebagai target kinerja daerah. Menurutnya, kepala daerah harus berani melakukan terobosan agar kasus-kasus kusta dapat ditemukan lebih cepat.
“Bupati dan wali kota harus diberi target. Pemerintah kabupaten/kota harus melakukan terobosan untuk deteksi dini terkait kusta ini,” ujarnya.
- Penulis: Fahroji

