Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Manusia Di Zaman Edan: Lead Institute Paramadina Bahas Kritik & Ide Filosofis Herbert Marcuse & Cak Nur

Manusia Di Zaman Edan: Lead Institute Paramadina Bahas Kritik & Ide Filosofis Herbert Marcuse & Cak Nur

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 | 16:15 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG — The Lead Institute Universitas Paramadina kembali menggelar seri “Kajian Filsafat & Agama 2026” bertajuk Madzhab Frankfurt vs “Madzhab” Paramadina dengan tema “Manusia di Zaman Edan”.

Edisi ketiga yang dipandu Peneliti The Lead Institute Dida Darul Ulum pada Senin (6/7) malam membandingkan kritik Herbert Marcuse (1898–1979) tentang Manusia Satu Dimensi dengan gagasan Nurcholish Madjid atau Cak Nur (1939–2005) mengenai manusia sebagai khalifatullah atau perwakilan Tuhan.

Budaya kejar untung atau kapitalisme dan derasnya arus informasi dinilai membuat masyarakat semakin jauh dari nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam kebudayaan Jawa, fenomena kemunduran ini kerap disebut sebagai “zaman edan”, istilah yang dipopulerkan pujangga besar dari Keraton Surakarta, Raden Ngabehi Ronggowarsito dalam Serat Kalatidha (1860). Kalatidha berarti zaman keraguan atau masa suram saat nilai-nilai luhur tidak lagi dihargai.

Saat serat ini dikarang, Ronggowarsito melihat kebingungan masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial, politik & budaya yang cepat terutama akibat tekanan penjajahan dan melemahnya tatanan tradisional Jawa.

Membuka diskusi, Rektor Universitas Paramadina Prof. Dr. Didik J. Rachbini menegaskan pentingnya kajian filsafat di tengah kondisi tersebut.

“Di tengah derasnya arus informasi dewasa ini di mana pemikiran filsafat semakin terpinggirkan, kajian filsafat menjadi sangat penting sebagai olah fikir, exercise dalam menalar guna menemukan kebenaran sejati,” ujar Didik.

Ketua The Lead Institute Dr. phil. Suratno Muchoeri, alumnus Goethe-Universität Frankfurt, membuka diskusi dengan mengutip filosofi Jawa: “Zaman Edan, Yen Ora Edan Ora Keduman, Nanging sak bejo-bejone wong edan, isih luwih bejo wong kang eling lan waspodo”. Pepeling (nasihat) tersebut memiliki makna, “seberuntung-beruntungnya orang yang ikut arus kegilaan zaman, akan lebih beruntung orang yang tetap ingat dan waspada.”

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Polri dan Petani Sambiroto Wujudkan Panen Raya Jagung Kuartal III

    Sinergi Polri dan Petani Sambiroto Wujudkan Panen Raya Jagung Kuartal III

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025 | 16:20 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan oleh berbagai pihak. Seperti Polres Pekalongan menggelar kegiatan panen raya jagung serentak Kuartal III tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian milik warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (27/09/2025) pagi Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional panen jagung […]

  • Muslim Family Expo 2026: Ajang Silaturahim dan Kebangkitan Ekonomi Halal di Jakarta

    Muslim Family Expo 2026: Ajang Silaturahim dan Kebangkitan Ekonomi Halal di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026 | 23:36 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jakarta akan menjadi tuan rumah bagi perhelatan besar Muslim Family Expo 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21–24 Agustus 2026. Bertempat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, acara ini merupakan bagian dari rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah. Eksibisi ini diproyeksikan akan menarik perhatian lebih dari 12.000 pengunjung, menjadikannya titik temu strategis bagi […]

  • Maksimalkan Penyerapan Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

    Maksimalkan Penyerapan Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024 | 14:15 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pangan, Minggu (13/10/2024). Penjabat (Pj) Bupati Cirebon Wahyu Mijaya mengatakan, rencana ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen bawang merah dari petani. Menurutnya, pembentukan BUMD pangan merupakan langkah jangka panjang untuk memaksimalkan pertanian. “Saat ini proses pembentukan BUMD sedang […]

  • Operasi Force Down Warnai Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2025 di Morowali

    Operasi Force Down Warnai Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2025 di Morowali

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025 | 11:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, menyaksikan secara langsung latihan 3 (tiga) Jet tempur Sukhoi Su-27/30 yang berhasil mendaratkan paksa (force down) pesawat asing yang memasuki wilayah udara nasional tanpa izin. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Latihan Komando Gabungan (Kogab) TNI yang terintegrasi di […]

  • 3 Pemancing Diduga Terseret Luapan Sungai Langkap, Petugas Gabungan Lakukan Pencarian

    3 Pemancing Diduga Terseret Luapan Sungai Langkap, Petugas Gabungan Lakukan Pencarian

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025 | 21:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Petugas gabungan TNI-Polri dan Basarnas melakukan pencarian terhadap 3 orang yang diduga menjadi korban luapan sungai di Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten pekalongan, Jumat (17/01/2025). Korban berhasil ditemukan, namun sepeda motornya hanyut terbawa banjir luapan sungai. Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti menjelaskan sore itu kejadian bermula dari ketiga korban yang berniat akan […]

  • Transformasi KOKAM Jawa Tengah: Dari Pengamanan hingga Pelayanan Juru Sembelih Halal Bersertifikat BNSP

    Transformasi KOKAM Jawa Tengah: Dari Pengamanan hingga Pelayanan Juru Sembelih Halal Bersertifikat BNSP

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026 | 15:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Momentum Hari Raya Idul Adha selalu menjadi panggung bakti bagi personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM). Namun, ada yang berbeda dalam beberapa tahun terakhir. Jika biasanya KOKAM identik dengan pengamanan ibadah salat Id dan pengaturan lalu lintas, kini peran mereka telah bertransformasi ke arah yang lebih taktis, higienis, dan profesional di […]

expand_less