Selasa, 14 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Sebagai Alat Politik?

Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Sebagai Alat Politik?

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNALPEMALANG.ID – Prof. Didin S Damanhuri (Guru Besar Universitas Paramadina)⁠⁠ menilai Bantuan Sosial (Bansos) saat ini sudah sangat jelas digunakan sebagai alat politik.

Hal ini disampaikannya dalam diskusi yang digelar Universitas Paramadina bekerjasama dengan LP3ES bertajuk “Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Tujuan Politik?”. Acara ini diselenggarakan secara daring pada Rabu (7/2/2024) dan dimoderatori oleh Swary Utami Dewi.

Indikasinya menurut Didin adalah penggelontoran besar-besaran bansos sekira Rp 500 triliun, terbesar selama reformasi, tidak didukung oleh data kemiskinan yang sebetulnya sudah agak menurun meski tidak signifikan.

“Jadi, semestinya kalau bansos digelontorkan dengan amat besar itu pertanda indikasi kemiskinan kembali meningkat, nyatanya kemiskinan sudah agak menurun, dan itu pertanda Bansos telah menjadi alat politik, terlebih dibagikan menjelang pemilu 2024.” Katanya.

Indikasi lainnya bahwa bansos dibagikan oleh Jokowi sendiri bukan melalui Kementerian Sosial, bahkan tidak mendampingi Jokowi ketika bansos tersebut dibagikan. “Hal tersebut memperkuat bahwa terjadi proses politisasi bansos untuk kepentingan pemilu. Di banyak daerah pembagian bansos bahkan dilabeli dengan paslon 02 dengan pesan jika paslon 01 dan 03 menang maka bansos tidak lagi dibagikan” lanjutnya.

“Dalam 5 tahun terakhir ada gejala Indonesia sedang dalam fase neo-otoritarianism. Beberapa pihak sudah memastikan gejala-gejala itu dengan bukti-bukti yang sangat kuat” tuturnya.

Didin menjelaskan bahwa pada era Soekarno memainkan isu Nasakom dengan perimbangan kekuasaan antara TNI-AD vs PKI, kemudian Soekarno menciptakan suatu ekosistem hingga MPR ketika itu memutuskan sebagai presiden seumur hidup meski dengan dekrit Soekarno sendiri. Pada era Suharto menciptakan partai pelopor agar proses pembangunan ekonomi berlanjut dengan industrialisasi tanpa instabilitas politik dengan represi politik domestik. Sejak 2014 Presiden Jokowi tampil dengan program-program nyata dan populis dengan indikasinya parlemen yang pro kekuasaan semula 65% menjadi 85% pro kekuasaan.

“Ada banyak mekanisme pelumpuhan check and balance di parlemen dalam mengontrol proses legislasi dan lainnya, sehingga ada 8 Undang-undang yang konon bukan merupakan kepentingan rakyat banyak seperti UU KPK, UU Minerba, UU Ciptaker, UU Kesehatan dan lainnya” ujar Didin.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lama Tak Diadakan Sedekah Bumi, Warga Desa Pecangakan Antusias  Mengarak Gunungan Hasil Bumi

    Lama Tak Diadakan Sedekah Bumi, Warga Desa Pecangakan Antusias Mengarak Gunungan Hasil Bumi

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Warga Desa Pecangakan, Kecamatan Comal, Pemalang, antusias berpartisipasi dalam acara sedekah bumi yang sekian puluh tahun tak diadakan oleh pemerintah desa setempat, Minggu (4/8/2024). Pantauan di lokasi, ratusan warga terlihan gembira mengarak sejumlah gunungan hasil bumi dengan menempuh jarak kurang lebih 3 kilometer. Rombonagn ini berjalan dari TPQ Kyai Mochtar menuju ke […]

  • Razia Pekat

    Jelang Tahun Baru, Polres Pekalongan Kemabali Razia Peredaran Miras

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang perayaan Tahun Baru 2025, Sat Samapta Polres Pekalongan melaksanakan kegiatan cipta kondisi dengan sasaran peredaran miras di beberapa cafe di wilayah Bojong. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu malam (29/12) tersebut berhasil menyita puluhan botol miras berbagai merek. Berdasarkan keterangan dari Kasat Samapta AKP […]

  • Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng

    Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabupaten Pemalang meraih penghargaan Collaborative Award 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dalam rangka satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen periode 2025–2030 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jumat (20/2/2026). Kabupaten Pemalang menjadi salah satu dari enam daerah terbaik dalam kategori kabupaten/kota […]

  • Banyak Serap Aspirasi Masyarakat, Rizal Bawazier Minta Truk tidak Lagi Melalui Jalur dalam Kota Pekalongan

    Banyak Serap Aspirasi Masyarakat, Rizal Bawazier Minta Truk tidak Lagi Melalui Jalur dalam Kota Pekalongan

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI Rizal Bawazier meminta Kementerian Perhubungan dan instansi terkait agar truk-truk besar dan truk kontainer tidak melalui jalur dalam Kota Pekalongan. Pernyataan itu Rizal sampaikan melalui pesan WhatsApp kepada wartawan Jurnal Pemalang, Sabtu (14/12/2024) siang. “Stoplah itu truk truk besar dan truk kontainer lewat dalam kota Pekalongan, bikin macet, rawan […]

  • Akibat Tanah Longsor, Jalan Penghubung Antar Desa Terputus, Warga Terpakas Menempuh Rute Lebih Jauh

    Akibat Tanah Longsor, Jalan Penghubung Antar Desa Terputus, Warga Terpakas Menempuh Rute Lebih Jauh

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Bencana alam tanah longsor di Jalan Penundan-Ketanggan, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, telah memutuskan akses jalan antar desa, Rabu (20/3/2024). Tanah longsor terjadi pada Selasa (19/3/2024). Kejadian ini merupakan puncak dari serangkaian peristiwa yang telah dirasakan oleh warga sejak Sabtu (16/3/2024) lalu. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang Mohammad […]

  • Kabar Gembira Bagi PPPK Paruh Waktu, Besok Bakal Terima SK

    Kabar Gembira Bagi PPPK Paruh Waktu, Besok Bakal Terima SK

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabar mengenggembirakan dating dari ratusan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Formasi Tahun 2024. Pasalnya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pemalang secara resmi mengundang mereka untuk menghadiri prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati dan penandatanganan perjanjian kerja. Undangan resmi tersebut tertuang dalam […]

expand_less