Rabu, 8 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Presiden Panen Udang di Kebumen, Gubernur Luthfi: Perikanan Jateng Menjanjikan

Presiden Panen Udang di Kebumen, Gubernur Luthfi: Perikanan Jateng Menjanjikan

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:23 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kawasan tambak udang modern di pesisir selatan Kebumen mendapat perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto. Didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Presiden melakukan panen raya udang vaname yang disebut menjadi simbol kebangkitan sektor perikanan budidaya nasional, sekaligus sumber ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, kawasan tambak modern seluas 100 hektare itu menjadi sinyal kuat bahwa sektor perikanan budidaya Jawa Tengah memiliki masa depan yang sangat menjanjikan, baik untuk pertumbuhan ekonomi maupun penciptaan lapangan kerja.

Panen raya digelar di Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jumat (23/5/2026).

Presiden didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

Kawasan budidaya modern tersebut dikembangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, sebagai model budidaya udang berbasis kawasan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Ahmad Luthfi mengatakan, proyek budidaya udang di Kebumen memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Selain meningkatkan produksi perikanan, kawasan itu juga dinilai mampu membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.

“Ini prospek bagus. Lahan 100 hektare ini akan menambah lapangan pekerjaan baru di wilayah Kebumen, di samping pendapatan daerah tentunya. Dan secara nasional ini prospek yang bagus sekali,” kata Luthfi usai kegiatan.

Menurutnya, keberadaan BUBK Kebumen menjadi bagian penting dalam implementasi Program Ekonomi Biru sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui sektor kelautan dan perikanan.

Data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat produksi udang vaname di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 26.313 ton. Kabupaten Kebumen menjadi salah satu sentra utama dengan produksi mencapai 1.850 ton.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Tengah Tegaskan, Penanganan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Pemalang Menyeluruh dan Berkelanjutan

    Gubernur Jawa Tengah Tegaskan, Penanganan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Pemalang Menyeluruh dan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026 | 14:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi hingga pemulihan kehidupan masyarakat terdampak. Penegasan itu disampaikan Ahmad Luthfi saat meninjau langsung tindak lanjut penanganan bencana di Kecamatan Pulosari, Jumat, 30 […]

  • Dispora Baru Fokus Pembinaan Atlet, Wagub: Jateng Target Tiga Besar

    Dispora Baru Fokus Pembinaan Atlet, Wagub: Jateng Target Tiga Besar

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026 | 00:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kerja (SOTK) Provinsi Jawa Tengah diharapkan membawa angin segar bagi dunia olahraga Jateng. Usai pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov pekan lalu, urusan olahraga tidak lagi tergabung dengan pariwisata. Jika sebelumnya Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, kini urusan tersebut berada dalam naungan dua OPD. Yakni, Dinas Pemuda […]

  • Program Kartu Zilenial Mendapat Respon Positif  Kalangan Anak Muda

    Program Kartu Zilenial Mendapat Respon Positif Kalangan Anak Muda

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026 | 15:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Program Kartu Zilenial besutan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menunjukkan respons positif dari kalangan generasi muda. Hingga Rabu 4 Februari 2026 pukul 14.30 WIB, tercatat sebanyak 25.072 pemuda telah mendaftar dan memanfaatkan program tersebut sebagai sarana pengembangan diri, keterampilan, serta kewirausahaan. Capaian ini mengemuka dalam […]

  • Kini Masyarakat Karimunjawa Bisa Menikmati Layanan Bus DAMRI Berbiaya Terjangkau

    Kini Masyarakat Karimunjawa Bisa Menikmati Layanan Bus DAMRI Berbiaya Terjangkau

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026 | 23:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Setelah lama bergantung pada transportasi sewa berbiaya tinggi, masyarakat Karimunjawa kini menikmati layanan Bus DAMRI berbiaya terjangkau. Peresmian layanan tersebut dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen di Pelabuhan Legon Bajak, Kabupaten Jepara, Selasa, 13 Januari 2026. Bagi Ahmad Luthfi, konektivitas merupakan faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan […]

  • Pura-Pura Pesan Kopi, Pria di Kajen Nekat Rampas Kalung Pemilik Warung, Berakhir Diciduk Polisi

    Pura-Pura Pesan Kopi, Pria di Kajen Nekat Rampas Kalung Pemilik Warung, Berakhir Diciduk Polisi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026 | 10:25 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Langkah pelarian seorang pria berinisial DS (37) berakhir cepat di sebuah rumah makan padang. Warga Desa Gandarum, Kecamatan Kajen ini diringkus Tim Resmob bersama Unit 1 Sat Reskrim Polres Pekalongan dalam waktu kurang dari tiga jam setelah nekat menjambret kalung emas milik seorang nenek pemilik warung makan. Aksi kriminalitas tersebut terjadi di […]

  • Infrastruktur Pengairan Jateng Redam Rob dan Suplai Irigasi

    Infrastruktur Pengairan Jateng Redam Rob dan Suplai Irigasi

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026 | 21:09 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Air pernah menjadi momok bagi warga Mulyorejo, Kota Pekalongan. Hampir setiap hari, rob merayap masuk ke jalan desa, menggenangi rumah, memaksa warga hidup berdamai dengan genangan. Kini, pemandangan itu perlahan tinggal kenangan. Di tepi Sungai Bremi-Meduri, deretan parapet beton berdiri kokoh, menjadi garis pembatas antara air pasang dan ruang hidup warga. Sepanjang […]

expand_less