Presiden Panen Udang di Kebumen, Gubernur Luthfi: Perikanan Jateng Menjanjikan
- account_circle Fahroji
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sementara itu, ekspor udang Jawa Tengah pada triwulan I 2026 mencapai 1.300 ton dengan nilai Rp178,8 miliar. Angka tersebut menunjukkan sektor budidaya perikanan masih menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor daerah.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi produktivitas tambak udang di Kebumen yang dinilai telah memenuhi standar dunia.
“Tadi saya diberi laporan satu hektare bisa menghasilkan 40 ton udang. Luar biasa. Harganya juga sangat bagus, Rp 70 ribu per kilogram,” ujar Presiden.
Presiden menegaskan, pemerintah akan terus memperluas pembangunan kawasan budidaya perikanan produktif di sejumlah daerah lain, seperti Waingapu, Gorontalo, dan Pantai Utara Jawa Barat.
“Yang harus kita dukung adalah proyek-proyek yang produktif, yang menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan nilai tambah untuk rakyat,” katanya.
Saat ini, kawasan BUBK Kebumen disebut telah menyerap sekitar 650 tenaga kerja lokal dan masuk dalam salah satu proyek strategis nasional di sektor perikanan budidaya.*
- Penulis: Fahroji

