Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Universitas Paramadina Bahas Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?

Universitas Paramadina Bahas Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:47 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina bersama Universitas Harkat Negeri menggelar diskusi bertajuk “Menakar Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?” di Gedung Trinity Universitas Paramadina, Jakarta. Forum ini menghadirkan ekonom, akademisi, dan peneliti.

Acara diselenggarakan secara hibrid bertempat di Universitas Paramadina Kampus Kuningan, Jakarta dan dimoderatori oleh M. Rosyid Jazuli, Ph.D.

Titik berangkat diskusi adalah dua artikel The Economist yang terbit pertengahan Mei 2026: “Indonesia on a Risky Path” dan “Indonesia’s President is Jeopardizing the Economy and Democracy.”

Kedua artikel tersebut mengkritik keras arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo, menyoroti risiko fiskal, pelemahan institusi, dan erosi demokrasi. Respons pemerintah yang datang secara terbuka di panggung internasional justru memperkeruh situasi.

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., menegaskan pentingnya ruang akademik yang terbuka dalam membahas berbagai persoalan kebangsaan. Menurutnya, kampus harus menjadi tempat lahirnya kebijakan berbasis data, teori, dan bukti empiris.

“Di sini bebas ya Paramadina ini satu kandang akademik, kebebasan sangat dipelihara. Tentu saja apa yang dibicarakan punya dasar-dasar akademik, evidence based policy, data dan teori,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, Ak., MBA., menjelaskan bahwa laporan The Economist perlu dibaca sebagai peringatan serius mengenai kondisi tata kelola pemerintahan dan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Ia menilai isu utama yang diangkat media internasional tersebut berkaitan dengan ancaman terhadap ekonomi dan demokrasi Indonesia.

Menurut Sudirman, persoalan yang paling mendasar adalah menurunnya kepercayaan publik akibat melemahnya integritas, meritokrasi, dan mekanisme pengawasan dalam pemerintahan.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Siaga Kamtibmas, Sinergi Tanpa Sekat Polres Pekalongan dan Forkopimda Kompak Jaga Kekhusyukan Ramadhan

    Apel Siaga Kamtibmas, Sinergi Tanpa Sekat Polres Pekalongan dan Forkopimda Kompak Jaga Kekhusyukan Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026 | 16:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan bersama jajaran stakeholder terkait mulai pasang kuda-kuda demi menjamin kekhusyukan umat Muslim menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H. Sebuah apel skala besar digelar untuk memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan. Apel Siaga Kamtibmas ini berlangsung di halaman Mapolres Pekalongan, Jumat (27/2/2026) pagi. Dipimpin langsung oleh Kapolres […]

  • Upaya Keras Polsek Lebakbarang Buka Jalur Terisolasi Akibat Longsor

    Upaya Keras Polsek Lebakbarang Buka Jalur Terisolasi Akibat Longsor

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026 | 17:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan menyebabkan akses utama menuju Kecamatan Lebakbarang terputus. Tanah longsor dilaporkan menutup Jalan Raya Karanganyar – Lebakbarang, tepatnya di wilayah Desa Mendolo, pada Rabu (14/1/2026) sore. Bencana ini terjadi di dua titik berbeda di sepanjang jalur perbukitan tersebut. Titik pertama berada di area Desa Mendolo yang […]

  • Pohon Durian Tumbang Tutup Jalur Karanganyar–Lebakbarang, Lalu Lintas Sempat Tersendat

    Pohon Durian Tumbang Tutup Jalur Karanganyar–Lebakbarang, Lalu Lintas Sempat Tersendat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026 | 15:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebuah pohon durian tumbang dan menutup akses jalan raya di wilayah Desa Lolong, tepatnya di jalur Karanganyar–Lebakbarang, Kamis (26/3/2026) pagi. Kejadian ini sempat menyebabkan arus lalu lintas terhambat. Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Pohon tumbang menutup badan jalan di satu titik, sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas […]

  • ‘Ngabuburide Berenergi’ Pertamina, bersama Wagub Jateng Taj Yasin dan Silaturahmi dengan Ojol

    ‘Ngabuburide Berenergi’ Pertamina, bersama Wagub Jateng Taj Yasin dan Silaturahmi dengan Ojol

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026 | 14:16 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana akrab dan meriah, mewarnai ‘Ngabuburide Berenergi’ Pertamina, bersama Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Jumat, 6 Maret 2026 petang di Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Jalan Pemuda 114 Kota Semarang. Dalam kegiatan ini, selain Wagub touring vespa untuk meninjau stok BBM di SPBU, sekaligus menjadi ajang silaturahmi Wakil […]

  • Imam Subiyanto Raih Gelar Doktor dengan Prestasi Cumlaude

    Imam Subiyanto Raih Gelar Doktor dengan Prestasi Cumlaude

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026 | 23:47 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Prestasi membanggakan kembali lahir dari rahim almamater Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang. Dr. Imam Subiyanto, S.H., M.H., secara resmi dinyatakan lulus dalam Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) dengan torehan prestasi yang luar biasa, Senin (13/4/2026). ​Imam Subiyanto, yang juga dikenal aktif menjabat sebagai Kepala Biro Hukum di media emsatunews.co.id, berhasil menyelesaikan […]

  • Beri Kuliah Umum, Sekda Sumarno: Ada Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pemerintahan

    Beri Kuliah Umum, Sekda Sumarno: Ada Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026 | 22:25 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno mengatakan, ada perbedaan mendasar antara akuntansi komersial dan akuntansi pemerintahan. Akuntansi komersial bentuknya kinerja keuangan, laporannya berupa laba-rugi perusahaan. Sedangkan akuntansi di pemerintahan bentuknya pertanggungjawaban akuntabilitas. Hal itu dikatakan Sekda, saat mengisi Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Mahasiswa Program Studi Akuntansi Angkatan Tahun 2023,Fakultas Ekonomika Bisnis Universitas Diponegoro, […]

expand_less