Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Universitas Paramadina Bahas Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?

Universitas Paramadina Bahas Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:47 WIB
  • print Cetak

“Indonesia belum di jurang, tapi kita sedang berjalan menuju ke sana perlahan tapi nyata. Kita masih punya ruang yang besar untuk berbalik arah,” tegasnya.

Pandangan senada disampaikan ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin. Ia menilai sebagian besar kritik yang disampaikan The Economist memiliki dasar yang kuat, terutama terkait tantangan fiskal, komunikasi pemerintah, independensi bank sentral, iklim usaha, dan kualitas tata kelola kebijakan publik.

Menurut Wijayanto, pola pengambilan kebijakan yang dilakukan tanpa perencanaan matang berpotensi menciptakan ketidakpastian jangka panjang.

“Pemerintah untuk menghentikan cara kerja dengan pola reverse planning. Pakai planning yang benar. Kalau project besar ada analisis, kemudian impact analysis, ada piloting, kemudian baru di-eskalasi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kritik dari lembaga internasional seharusnya diperlakukan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan, bukan dianggap sebagai serangan terhadap pemerintah.

“Apa yang disampaikan oleh The Economist itu dianggap oleh pemerintah sebagai referensi untuk perbaikan, bukan kritik, bukan mengedepankan teori konspirasi,” katanya.

Sementara itu, peneliti senior BRIN, Prof. Dr. R. Siti Zuhro, memandang laporan The Economist sebagai alarm yang perlu disikapi secara serius. Menurutnya, kritik terhadap kondisi ekonomi dan demokrasi Indonesia tidak seharusnya ditolak mentah-mentah, melainkan dijadikan bahan refleksi untuk memperbaiki tata kelola negara.

“Narasi Indonesia menuju jurang sebaiknya dibaca sebagai alarm peringatan bagi kita. Jadi enggak usah sensi. Masa sih nunggu jurang beneran kita masuk jurang baru benar?” ujarnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jambore Anak Sholeh Muhammadiyah (JamasMu) Banyumas, Kompetisi Islami yang Membangun Karakter Santri

    Jambore Anak Sholeh Muhammadiyah (JamasMu) Banyumas, Kompetisi Islami yang Membangun Karakter Santri

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026 | 22:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Ia berharap JamasMu 1 mampu melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, percaya diri, serta memiliki kemampuan dakwah dan kepemimpinan sejak usia dini. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan bagi peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Kabupaten Banyumas. Lebih lanjut, Muhammad Sugeng menambahkan bahwa perlombaan […]

  • Akhir Januari 2025, Tilang Manual Dihentikan, akan Diganti dengan Ini

    Akhir Januari 2025, Tilang Manual Dihentikan, akan Diganti dengan Ini

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025 | 20:26 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Sebagai solusi, Polda Metro Jaya mengimplementasikan sistem Cakra Presisi yang memungkinkan pengiriman notifikasi tilang langsung kepada pengendara melalui WhatsApp. Dengan sistem ini, lanjutnya, polisi tidak perlu lagi mengirimkan surat tilang fisik ke rumah pengendara, sehingga dapat lebih efisien dalam menangani pelanggaran lalu lintas. “Langkah ini diharapkan akan mempermudah dan mempercepat proses penegakan hukum, sekaligus mengurangi […]

  • Pemprov Jateng Tegaskan Arah Baru Pembangunan Ekonomi Kawasan

    Pemprov Jateng Tegaskan Arah Baru Pembangunan Ekonomi Kawasan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026 | 14:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Solo Raya punya sumber daya, budaya, dan aktivitas usaha yang kuat. Namun karena belum terkonsolidasi, potensi itu masih berhenti sebagai aktivitas lokal, belum menjadi daya ungkit kawasan,” ujarnya. Ia menilai pertumbuhan ekonomi di kisaran lima persen sulit ditingkatkan tanpa perubahan pendekatan pembangunan. “Tambahan tiga persen untuk mencapai delapan persen tidak akan tercapai jika kita masih […]

  • HPSN 2026: Pemkab Pemalang Perkuat Sinergi Regional dan Masifkan Pembuatan Biopori

    HPSN 2026: Pemkab Pemalang Perkuat Sinergi Regional dan Masifkan Pembuatan Biopori

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026 | 16:13 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam penanganan sampah pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026. Melalui pertemuan virtual dengan Gubernur Jawa Tengah pada Selasa (24/2), Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menekankan bahwa solusi sampah harus dimulai dari unit terkecil masyarakat. Bupati Anom menyatakan, selain menjalin kerja sama regional dengan Kota dan Kabupaten […]

  • Pemalang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Anom Terima LHP LKPD 2025 dari BPK Jateng

    Pemalang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Anom Terima LHP LKPD 2025 dari BPK Jateng

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026 | 16:13 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menorehkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tersebut diserahkan langsung di Ruang Auditorium Lantai 3 BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Kamis […]

  • Kendalikan Inflasi di Pemalang, Ini yang Dilakukan Pemerintah Daerah

    Kendalikan Inflasi di Pemalang, Ini yang Dilakukan Pemerintah Daerah

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025 | 23:52 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Mewakili Bupati Pemalang, Kepala Diskoperindag Fera Djokosusanto membuka Pasar Murah Pengendalian Inflasi Tahun 2025 di Balai Desa Widodaren, Kamis (20/11/2025). Fera Djokosusanto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pemalang secara rutin setiap tahun menyelenggarakan program pasar murah, yang merupakan salah satu bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memperoleh barang kebutuhan pokok. “Sekaligus sebagai […]

expand_less