UMKM Jadi Penopang Utama Investasi Jawa Tengah Tahun 2025
- account_circle Fahroji
- calendar_month 32 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) membuktikan perannya sebagai tulang punggung ekonomi dengan menyumbang lebih dari 20% total investasi di Jawa Tengah pada tahun 2025. Dari total realisasi investasi sebesar Rp110 triliun, sektor mikro dan kecil berkontribusi signifikan sebesar Rp22 triliun.
Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menegaskan bahwa ketangguhan UMKM telah teruji sejak masa pandemi Covid-19. Saat sektor lain terpuruk, UMKM tetap stabil dan kokoh.
“Ini menunjukkan bahwa usaha mikro kecil sangat kuat dan menjadi penopang investasi yang stabil di Jawa Tengah,” ujar Sakina saat meninjau UMKM Grande di Pollux Mall Paragon, Senin (11/5/2026).
Uniknya, ketangguhan UMKM tersebut juga merata di semua sektor. Baik pangan, retail, dan handycraft.
Sakina berharap, pada tahun 2026, nilai investasi UMKM akan bertumbuh. Meningkat dibandingkan tahun 2025.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), meninjau sejumlah stand UMKM Grande. Sumarno bahkan mencoba penggunaan alat ukir kayu salah satu peserta pameran.
Salah satu pengunjung, Asnawi Hasan, sangat terkesan dengan UMKM Grande yang digelar di tengah mal.
Dia baru saja mengikuti workshop tentang tanaman yang diadakan dalam gelaran UMKM Grande.
“Acaranya luar biasa. Selain pameran ada workshop, sangat bermanfaat untuk pensiunan seperti saya,” katanya.
Asnawi mengatakan, pada usianya yang menginjak 73 tahun, banyak hal yang dapat dilakukan agar membawa manfaat.
Usai mengikuti workshop tentang tanaman pada UMKM Grande 2026, dia mengaku mendapatkan pengalaman baru. Menurutnya, penjelasan yang didapat pada workshop tentang tanaman sangat lengkap.
UMKM Grande merupakan perhelatan yang mengangkat semangat GReen, KerakyatAN, Digital, & Export.
Program ini tidak hanya menampilkan produk UMKM, tetapi juga membawa pesan penting tentang arah pengembangan usaha kecil ke depan.
UMKM tidak lagi cukup hanya menjual produk. Pelaku usaha juga perlu mulai memperhatikan aspek keberlanjutan, keterlibatan ekonomi masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, hingga kesiapan menembus pasar yang lebih luas.
UMKM Grande yang diadakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah ini menghadirkan UMKM unggulan binaan Bank Indonesia Jawa Tengah. Tahun ini, UMKM Grande hadir dengan semangat “Tumbuh, Tangguh, dan Mendunia”.
Kegiatan berlangsung pada 7–11 Mei 2026 di Atrium Pollux Mall Paragon, Semarang.*
- Penulis: Fahroji


