Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Prof. Didik J. Rachbini: Kerusakan Institusi Hukum Berpotensi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Prof. Didik J. Rachbini: Kerusakan Institusi Hukum Berpotensi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026 | 11:39 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., menilai dugaan kasus korupsi yang menyeret Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah serta dinamika antara Kepolisian dan Kejaksaan menjadi cerminan serius terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia.

Menurutnya, lemahnya institusi hukum tidak hanya berdampak pada kepercayaan publik, tetapi juga mengancam iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Prof. Didik menjelaskan bahwa kualitas sistem hukum merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kinerja ekonomi. Selain modal, tenaga kerja, dan teknologi, kepastian hukum menjadi fondasi penting bagi terciptanya efisiensi ekonomi, investasi, dan inovasi.

“Kasus mega korupsi Febrie Adriansyah dan pertempuran polisi dengan kejaksaan adalah contoh kerusakan hukum yang sempurna di Indonesia. Kedua lembaga ini dikenal dalam survei tergolong atau dipersepsikan sebagai lembaga paling korup di Indonesia. Setelah terlihat kasus ini, maka simbol sebagai lembaga yang korup bukan persepsi lagi tetapi sudah menjadi kenyataan,” ujar Prof. Didik.

Menurutnya, negara dengan sistem hukum yang lemah cenderung mengalami hambatan dalam pertumbuhan ekonomi. Ia menilai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen akan sulit dicapai apabila lingkungan bisnis masih dibayangi ketidakpastian hukum dan lemahnya tata kelola institusi penegak hukum.

Prof. Didik mengaitkan kondisi tersebut dengan Teorema Coase yang dikemukakan peraih Nobel Ekonomi Ronald Coase dalam The Problem of Social Cost. Menurutnya, sistem hukum yang baik mampu menekan biaya transaksi sehingga dunia usaha dapat beroperasi secara efisien.

“Hukum yang baik sebagai institusi akan mengurangi biaya transaksi. Sebaliknya, hukum yang lemah akan menggerogoti sistem ekonomi karena dunia usaha dijangkiti oleh biaya transaksi yang tinggi. Jika hukum jelas melindungi hak kepemilikan, biaya transaksi nol, dan para pihak bebas bernegosiasi maka dunia usaha mencapai hasil yang efisien tanpa banyak campur tangan pemerintah. Tetapi jika hukum rusak, negosiasi tinggi, informasi tidak sempurna, kontrak sulit ditegakkan maka dunia usaha terhambat tumbuh,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kerusakan sistem hukum akan menurunkan kepercayaan investor dan meningkatkan ketidakpastian dalam dunia usaha. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat memicu vote of no confidence dari pelaku ekonomi sehingga menghambat investasi dan pertumbuhan ekonomi, yang pada akhirnya berdampak pada upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan HUT ke-32, Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Adakan Berbagai Kegiatan Sosial

    Peringatan HUT ke-32, Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Adakan Berbagai Kegiatan Sosial

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025 | 06:37 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32, Perumda Air Minum Tirta Mulia atau PDAM Kabupaten Pemalang menggelar berbagai kegiatan sosial, Senin (10/1/2025). Diketahui, Hari Ulang Tahun PDAM setiap tahunnya diperingati pada tanggal 10 Februari. Adapun perayaan tahun ini PDAM akan menggelar kegiatan sosial kemanusiaan hingga pelestarian lingkungan. Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta […]

  • Prof. Didik J. Rachbini: Perkuat Perdagangan, Jangan Meninggalkan Jepang

    Prof. Didik J. Rachbini: Perkuat Perdagangan, Jangan Meninggalkan Jepang

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026 | 21:00 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Rektor Universitas Paramadina sekaligus Ekonom INDEF Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D. menegaskan pentingnya penguatan hubungan perdagangan Indonesia dengan Jepang di tengah dinamika global yang semakin kompetitif. Menurutnya, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperdalam kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan. Dalam pandangannya, hubungan dagang Indonesia dengan Jepang […]

  • Kongres PWI Dipastikan Independen, Pernyataan Hendry Soal Intervensi Dinilai Menyesatkan

    Kongres PWI Dipastikan Independen, Pernyataan Hendry Soal Intervensi Dinilai Menyesatkan

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025 | 15:21 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), pernyataan Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun tentang dugaan intervensi pemerintah menuai reaksi keras. Sejumlah pengurus daerah menilai pernyataan tersebut berlebihan, tidak berdasar, bahkan bisa merusak wibawa organisasi. “Pemerintah tidak pernah cawe-cawe dalam kongres PWI. Pemakaian gedung BPPTIK hanyalah dukungan fasilitas, bukan arahan politik. Justru kalau […]

  • Dua Mahasiswa Asal Pemalang, Meninggal Hanyut Saat River Tubing di Kendal

    Dua Mahasiswa Asal Pemalang, Meninggal Hanyut Saat River Tubing di Kendal

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025 | 14:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Momen Kuliah Kerja Nyata ( KKN) Mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang berubah menjadi duka, Sebanyak 6 mahasiswa peserta KKN hanyut terseret banjir bandang pada saat sedang bermain air di lokasi river tubing sungai Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada ,Selasa (4/11/2025), seperti dikutip kalderanewscom Hingga berita […]

  • Pemkab Pemalang Launching Sejumlah Kegiatan APBD 2025

    Pemkab Pemalang Launching Sejumlah Kegiatan APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025 | 15:31 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro hari ini melaunching Pelaksanaan Kegiatan APBD Tahun Anggaran 2025 di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Pemalang, Rabu (23/10/2025). Sejumlah kegiatan yang di laksanakan dalam launching tersebut antara lain, penyerahan secara simbolis sertifikat tanah Permda oleh Kepala Kantor Pertanahan kepada Bupati Pemalang, Bantuan sosial untuk kelompok usaha bersama (KUBE) tahun […]

  • Eks Brimob Polres Pekalongan Gelar Tasyakuran HUT Brimob ke 80

    Eks Brimob Polres Pekalongan Gelar Tasyakuran HUT Brimob ke 80

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025 | 16:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Semangat jiwa merah putih dan Satya Haprabu (Setia kepada Negara dan Pimpinan) diperingati dengan khidmat di Polres Pekalongan, Jumat (21/11/2025), digelar acara tasyakuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Brimob Polri yang ke-80 tahun 2025. Acara yang mengumpulkan seluruh personel eks Brimob yang kini bertugas di kewilayahan Polres Pekalongan ini dilaksanakan […]

expand_less