Rabu, 11 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 Sukses Digelar di Universitas Paramadina

Konferensi Internasional Indonesia Forum ke-18 Sukses Digelar di Universitas Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG– The 18th International Indonesia Forum (IIF) Conference dengan tema “Good Governance and Democracy in Indonesia” telah sukses diselenggarakan pada 17–18 September 2025 di Universitas Paramadina, Jakarta.

Acara bergengsi ini menghadirkan para akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi dari dalam dan luar negeri yang antusias membahas dinamika demokrasi dan tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Konferensi dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Dr. Fatchiah E. Kertamuda selaku Wakil Rektor Universitas Paramadina, Prof. Dr. Frank Dhont dari National Cheng Kung University sekaligus perwakilan International Indonesia Forum, serta Dr. Sunaryo, Kepala LPPM Universitas Paramadina. Sesi pembukaan juga diisi dengan Keynote Panel bertajuk “Governing the Indonesian Democracy?” yang memantik diskusi kritis mengenai tantangan sekaligus peluang demokrasi di Indonesia.

Panel ini menghadirkan tokoh-tokoh terkemuka, antara lain Assoc. Prof. Ahmad Khoirul Umam dari Universitas Paramadina, Prof. Al Makin dari UIN Sunan Kalijaga, William Tuchrello, MA dari International Indonesia Forum, serta Prof. David Price dari Charles Darwin University, Australia dan dimoderatori oleh Prof. Rosdiana Sijabat dari Unika Atma Jaya.

Selama dua hari penyelenggaraan, konferensi ini menyajikan enam sesi panel yang berlangsung paralel dan mencakup isu-isu yang sangat beragam. Diskusi bergerak mulai dari tema Islam, demokrasi, dan tata kelola pemerintahan, kemudian menyentuh persoalan identitas budaya dan migrasi, komunikasi politik di era digital, hingga kasus-kasus tata kelola dalam bisnis, lingkungan, dan masyarakat. Kehadiran para peserta dari berbagai negara seperti Polandia, Jepang, Taiwan, Australia, India, dan Norwegia turut memperkaya perspektif serta membuka ruang dialog lintas disiplin dan budaya.

Beberapa presentasi menonjol turut menjadi sorotan dalam konferensi ini. Prof. Al Makin, misalnya, membahas tentang “Democracy without Virtue? Corruption, Leadership, and the Loss of Integrity in Indonesia” yang mengungkap sisi gelap praktik demokrasi di tanah air. Sementara itu, Dian Nafiatul Awaliyah dari Universitas Sultan Fatah menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam membangun lingkungan pesisir yang berkelanjutan. Dari perspektif politik, Azzumar Adhitia Santika bersama Ari Santoso Widodo Poespodihardjo menantang pandangan Presiden Subianto mengenai oposisi, sedangkan Muhamad Iksan dari Universitas Paramadina menghadirkan telaah mendalam tentang korupsi melalui pendekatan Game Theory.

Konferensi ini bukan hanya menjadi ajang presentasi akademik, tetapi juga ruang pertukaran gagasan yang produktif. Para peserta mendiskusikan praktik-praktik tata kelola yang berhasil maupun kegagalan yang pernah terjadi, dengan harapan setiap pengalaman dapat menjadi pelajaran berharga bagi penguatan demokrasi Indonesia di masa depan.

Acara ditutup dengan refleksi dari Prof. Frank Dhont dan Dr. Muhamad Iksan yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk memperkuat demokrasi Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyampaikan bahwa konferensi ini bukan hanya ruang akademik, tetapi juga kontribusi nyata bagi bangsa.

“Diskusi yang berlangsung selama dua hari ini menunjukkan bahwa dunia akademik memiliki peran penting dalam memperkuat fondasi demokrasi dan tata kelola yang baik di Indonesia. Paramadina berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari upaya besar ini,” ujarnya.

Kesuksesan konferensi ini menegaskan peran IIF sebagai forum akademik internasional yang konsisten mendorong lahirnya gagasan-gagasan segar demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik.*

Tags
  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan KDKMP di Kelurahan Petarukan Dimulai, Danramil Petarukan Pimpin Doa Bersama

    Pembangunan KDKMP di Kelurahan Petarukan Dimulai, Danramil Petarukan Pimpin Doa Bersama

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Petarukan Kecamatan Petarukan Kab. Pemalang telah dimulai pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sebelum dilakukan peletakan batu pertama pembangunan tersebut diawali dengan menggelar doa Bersama yang dipimpin langsung oleh Danramil 03/Petarukan Kodim 0711/Pemalang Kapten Inf Suprapto. Kegiatan doa bersama tersebut diikuti dari unsur pemerintah kelurahan, pengurus […]

  • Sekda Berharap Abdi Nagari Award jadi Inspirasi ASN di Jateng untuk Melayani Masyarakat dengan Ikhlas

    Sekda Berharap Abdi Nagari Award jadi Inspirasi ASN di Jateng untuk Melayani Masyarakat dengan Ikhlas

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno memberikan apresiasi atas penghargaan Abdi Nagari Award 2025 yang diberikan kepada 33 ASN di Jawa Tengah. Penghargaan diberikan atas dedikasi, inovasi, dan inspirasi dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai ASN di Jawa Tengah. “Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian eksternal yang objektif. Mudah-mudahan menginspirasi ASN yang lain untuk […]

  • Operasi Zebra Candi 2024 Digelar. Kapolres : Tetap Kedepankan Tindakan Persuasive, dan Humanis

    Operasi Zebra Candi 2024 Digelar. Kapolres : Tetap Kedepankan Tindakan Persuasive, dan Humanis

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso Widamanto memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2024 di halaman Polres setempat, Senin (14/10/2024). AKBP Doni mengatakan, Operasi Zebra Candi 2024 dalam rangka menciptakan situasi tetap kondusif menjelang Pilkada, terutama dalam bidang lalu lintas. Selain itu, hal ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. “Apel Ini bukti […]

  • Jalur Pekalongan-Banjarnegara Terhambat Akibat Pohon Tumbang, Polisi Gercep Evakuasi Usai Terima Laporan 110

    Jalur Pekalongan-Banjarnegara Terhambat Akibat Pohon Tumbang, Polisi Gercep Evakuasi Usai Terima Laporan 110

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Akses jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Banjarnegara sempat terhambat pada Minggu (4/1/2026). Hal ini disebabkan oleh sebuah pohon besar yang tumbang dan melintang tepat di tengah jalan. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran. Beruntung, koordinasi cepat antara masyarakat melalui Call Center (CC) 110 Mabes […]

  • Ahmad Luthfi Tegaskan Integritas Pemimpin di Depan Ribuan Mahasiswa Unimus

    Ahmad Luthfi Tegaskan Integritas Pemimpin di Depan Ribuan Mahasiswa Unimus

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya integritas dan karakter melayani bagi seorang pemimpin. Hal itu disampaikan di depan ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Senin, 8 September 2025. Siang itu, Ahmad Luthfi memenuhi undangan Rektor Unimus, Masrukhi, untuk memberikan pidato penyemangat dan arahan kepada mahasiswa baru Unimus. Ahmad Luthfi membuka […]

  • Perkuat Transparasi, Akuntabilitas dan Ketepatan dalam Penyaluran Bantuan Sosial, Pemprov Jateng Luncukan “Si Dia Baik”

    Perkuat Transparasi, Akuntabilitas dan Ketepatan dalam Penyaluran Bantuan Sosial, Pemprov Jateng Luncukan “Si Dia Baik”

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan aplikasi digital “Si Dia Baik”, sebuah sistem pengelolaan Badan Amal Kasih Kristiani (Bakkris) Provinsi Jawa Tengah, sebagai upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial. Aplikasi tersebut diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dan Sekretaris Daerah Sumarno, pada […]

expand_less