Jalur Pekalongan-Banjarnegara Terhambat Akibat Pohon Tumbang, Polisi Gercep Evakuasi Usai Terima Laporan 110
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Akses jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Banjarnegara sempat terhambat pada Minggu (4/1/2026). Hal ini disebabkan oleh sebuah pohon besar yang tumbang dan melintang tepat di tengah jalan.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran. Beruntung, koordinasi cepat antara masyarakat melalui Call Center (CC) 110 Mabes Polri dengan kesigapan personel Polres Pekalongan membuat jalur vital tersebut kembali normal dalam waktu singkat.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf,S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Ipda Warsito, S.H., mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak sesaat setelah menerima notifikasi pengaduan warga dari layanan 110.
“Kami segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pohon tumbang yang menghalangi akses jalan provinsi penghubung Paninggaran-Banjarnegara. Pamapta II Polres Pekalongan langsung berkoordinasi dengan Polsek Paninggaran dan menyiagakan personil Dalmas beserta perlengkapan evakuasi,” ujarnya.
Di lokasi kejadian, Kanit SPKT Polsek Paninggaran Aipda Aynolio Artha bersama anggota dan Kanit Dalmas Aipda Yudha Yulianto berjibaku melakukan evakuasi. Tak sendiri, Polri juga menggandeng DPU, Perhutani, PLN, serta dibantu relawan dari warga sekitar.
“Proses evakuasi dilakukan dengan memotong batang pohon yang melintang di badan jalan. Sinergitas di lapangan sangat luar biasa sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat meski cuaca di wilayah atas cukup menantang,” tambah Ipda Warsito.
Setelah bekerja keras selama beberapa jam, jalur penghubung dua kabupaten tersebut akhirnya berhasil dibuka kembali.
“Pukul 17.15 wib, pohon tumbang yang menghalangi akses jalan berhasil dievakuasi. Untuk saat ini, kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas kembali dengan normal,” jelasnya.
- Penulis: Fahroji
