Jateng-Kaltim Kolaborasi, Teken 19 Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp 20,2 Triliun
- account_circle Fahroji
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

“MoU dan perjanjian kerja sama ini harus segera kita realisasikan kegiatannya, sehingga dengan adanya keterbatasan fiskal dan geopolitik dunia, kita mampu untuk eksis membangun wilayah,” ujarnya.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor strategis. Di bidang pangan, Jawa Tengah berpotensi memasok sekitar 778 ton telur, 873 ton daging ayam, 321,6 ton bawang merah, dan 6.119 ton beras ke Kalimantan Timur dengan estimasi nilai transaksi sekitar Rp 237,75 miliar.
Selain itu, kedua provinsi juga mengembangkan kerja sama peternakan dan kesehatan hewan yang diperkirakan bernilai sekitar Rp 2,1 triliun per tahun.
Di sektor industri dan perdagangan, potensi kerja sama diperkirakan mencapai Rp 36 miliar per tahun. Sementara pada sektor kelautan dan perikanan, penguatan perdagangan dan rantai pasok diproyeksikan bernilai sekitar Rp 2,238 miliar per tahun.
Kolaborasi juga diperluas pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan estimasi transaksi langsung sekitar Rp 21 miliar per tahun serta multiplier effect sekitar Rp 36 miliar per tahun.
Kontribusi terbesar berasal dari sinergi antarlembaga keuangan daerah. Kerja sama antara Bank Jateng dan Bank Kaltimtara diperkirakan memiliki potensi aktivitas bisnis hingga Rp 15 triliun per tahun.
Sementara itu, kerja sama antara Jamkrida Jateng dan Jamkrida Kaltim melalui skema co-guarantee untuk proyek di IKN diproyeksikan mendukung nilai proyek sekitar Rp 1,34 triliun dengan potensi imbal jasa penjaminan sekitar Rp 3,452 miliar per tahun.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan kerja sama tersebut menjadi model kolaborasi antardaerah yang saling melengkapi berdasarkan keunggulan masing-masing wilayah.
- Penulis: Fahroji
