Senin, 20 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » The Lead Institute Paramadina Latih Perempuan Pulau Tidung Ciptakan Produk dan Ekoturisme Pesisir

The Lead Institute Paramadina Latih Perempuan Pulau Tidung Ciptakan Produk dan Ekoturisme Pesisir

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025 | 10:54 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – The Lead Institute Universitas Paramadina mendampingi komunitas perempuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu berlatih meningkatkan kegunaan Mangrove yang tidak hanya sebagai tembok pertahanan alam, tapi juga sumber daya ekonomi yang berharga.

Lewat Program “Perempuan, Mangrove, & Ekoturisme Berkelanjutan”, sebanyak 30 perempuan dibekali keterampilan untuk menciptakan produk olahan mangrove bernilai jual tinggi serta bagaimana merancang ekoturisme pesisir yang berkelanjutan.

Program yang diselenggarakan pada Jumat-Sabtu, 26-27 September 2025 di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta ini berjalan lancar dengan dukungan Pray Foundation, Ma-Ha Indonesia, dan Pratita Foundation.

Acara dibuka oleh Rektor Universitas Paramadina, Prof. Dr. Didik J Rachbini yang menegaskan pentingnya kesadaran lingkungan dan peran perempuan dalam memberikan dampak pelestarian lingkungan lebih luas.

“Isu tentang mangrove sangat penting. Di pesisir, tanaman ini cepat tumbuh dan sangat gampang, dan juga banyak orang-orang yang inisiatif menanam tanpa perlu teknologi tinggi,” jelas Prof. Didik.

Senada,Tokoh Perempuan, Pengusaha dan Mantan Perencana Strategis Dekranasda DKI Jakarta, Pratiwi Astar menginspirasi peserta dengan konsep manusia sebagai khalifah di muka bumi yang memiliki amanat untuk berbuat ishlah (perbaikan).

Pratiwi menyoroti ancaman nyata terhadap ekosistem mangrove mulai dari pembangunan yang tidak berkelanjutan, pencemaran dari hulu sungai, hingga rendahnya literasi ekologis masyarakat.

“Ekosistem mangrove terancam pembangunan yang tidak berkelanjutan, pencemaran dari hulu sungai serta rendahnya literasi ekologis masyarakat. Padahal, mangrove memiliki peran vital melindungi pesisir dari badai dan tsunami, menyerap karbon, serta menjadi sumber pangan dan menjadi bahan baku olahan yang bernilai ekonomi,” kata Pratiwi.

Mencapai Keseimbangan antara Nilai Ekonomi dan Keadilan Ekologis

Ketua The Lead Institute Universitas Paramadina, Dr. phil Suratno memberikan pandangan kritis mengenai perkembangan industri pariwisata yang tidak berkelanjutan dan pentingnya mengedepankan keadilan ekologis.

Pariwisata, di satu sisi, adalah kegiatan rekreasi dan menjadi sumber ekonomi, tapi di sisi lain pariwisata juga bertransformasi menjadi industri yang “jor-joran” dan membawa petaka bagi kelestarian alam.

“Dalam konteks industri, pariwisata kemudian jor-joran, bangun gedung, jalan, jembatan tanpa memikirkan AMDAL. Dari situlah muncul pandangan kritis bahwa pariwisata yang jor-joran seperti ini akan bahaya, tidak sustainable,” jelas Suratno.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pemalang Launching Sejumlah Kegiatan APBD 2025

    Pemkab Pemalang Launching Sejumlah Kegiatan APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025 | 15:31 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro hari ini melaunching Pelaksanaan Kegiatan APBD Tahun Anggaran 2025 di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Pemalang, Rabu (23/10/2025). Sejumlah kegiatan yang di laksanakan dalam launching tersebut antara lain, penyerahan secara simbolis sertifikat tanah Permda oleh Kepala Kantor Pertanahan kepada Bupati Pemalang, Bantuan sosial untuk kelompok usaha bersama (KUBE) tahun […]

  • Peringati Hari Peduli Sampah, Pemkab Pemalang Gelar Aksi Bersih-bersih dan Tanam Pohon

    Peringati Hari Peduli Sampah, Pemkab Pemalang Gelar Aksi Bersih-bersih dan Tanam Pohon

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026 | 14:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang bersama Forkopimda menggelar aksi dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang dirangkaikan dengan kegiatan rutin Jumat Bersih melalui program Rhapsodi Pemalang (Resik, Hijau dan Apik). Kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun Pemalang tersebut diisi dengan aksi bersih-bersih sampah serta penanaman pohon bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan jajaran Kepala OPD, […]

  • Habib Luthfi: Jangan Tanya Saya Nomor Berapa, Jelas dengan Pak Prabowo

    Habib Luthfi: Jangan Tanya Saya Nomor Berapa, Jelas dengan Pak Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024 | 18:17 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Muhammad Luthfi bin Yahya atau yang akrab disapa Habib Luthfi menegaskan dukungannya untuk pasangan calon presiden dan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024. “Jangan tanya, Habib Luthfi kosong berapa, sudah jelas dengan Pak Prabowo, kok tanya. Percaya kan? Percaya tidak?,” kata Habib Luthfi di […]

  • Bank BNI di Pemalang Diduga Hambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT

    Bank BNI di Pemalang Diduga Hambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026 | 17:42 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seluruh kantor cabang Bank BNI di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah bakal dikepung pendemo dari Aliansi Kesetiakawanan Sosial (AKSI) pada Senin, 12 Januari 2026 mendatang. Aksi kepung kantor Bank BNI ini buntut dari mandegnya penanganan kasus dugaan korupsi Bantuan Sosial (Bansos) PKH dan BPNT di Desa Mojo dan Pesantren Kecamatan Ulujami. Kasus tersebut […]

  • Hujan Deras Disertai Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Tiang Listrik Roboh dan Sejumlah Fasilitas Umum Rusak

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Tiang Listrik Roboh dan Sejumlah Fasilitas Umum Rusak

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026 | 09:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Cuaca ekstrem melanda wilayah Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (10/1/2026) sore. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang, tiang listrik roboh, hingga kerusakan pada bangunan sekolah dan fasilitas umum. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun akses jalan sempat terganggu akibat […]

  • Pasar Murah, Upaya Nyata Pemkab Pemalang Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri.

    Pasar Murah, Upaya Nyata Pemkab Pemalang Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri.

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025 | 10:11 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    Jurnalpemalang.com, Pemalang – Di tengah semarak persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menggelar pasar murah tahap kedua di Desa Mandiraja, Kecamatan Moga, pada Selasa (18/3/2025). Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, ini diharapkan menjadi instrumen efektif dalam mengendalikan laju inflasi yang kerap melonjak menjelang hari-hari besar. […]

expand_less