Jumat, 24 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » The Lead Institute Paramadina Latih Perempuan Pulau Tidung Ciptakan Produk dan Ekoturisme Pesisir

The Lead Institute Paramadina Latih Perempuan Pulau Tidung Ciptakan Produk dan Ekoturisme Pesisir

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Efektivitas dan efisiensi suatu kemasan penting ditujukan kepada konsumen maupun distributor. Misalnya, untuk kemudahan penyimpanan atau pemajangan produk,” ujar Suandri.

Setelah sesi teori, Hani Dkoko kembali memimpin praktik langsung pengolahan Mangrove. Para peserta diajak melihat berbagai contoh produk olahan mangrove yang bernilai jual dan kemudian praktik mengolahnya.

Produk yang dilatih meliputi sirup, selai, permen jeli, keripik, tepung, teh, hingga pewarna alami untuk batik.

“Asyik karena sambil praktik… nggak nyangka, mangrove ternyata enggak cuma buat mencegah badai dan tsunami tapi juga punya nilai ekonomis,” kata Ibu Ida Suwaidah

“Puas banget bisa sekaligus icip-icip kripik, teh, kopi, sirup, selai mangrove… tadi bikin kacang mangrovenya kriukkk banget, hijau segar dan bergizi. Hasil sablon kaos sama jilbab pakai pewarna alami mangrove juga kelihatan so sweet,” kata peserta Ibu Nurul Fatiha.

Ibu Bariyatul Nisa berharap ada semacam koperasi berbasis komunias, misalnya Komunitas Dewi Laut yang digagas The Lead Institute Universitas Paramadina sebagai wadah aktivitas ibu-ibu terkait lingkungan dan olahan mangrove.

Sementara Ibu Sakinah Mawaddah dan Ibu Khairun Niswah berharap The Lead Institute dan Paramadina bersedia membimbing ibu-ibu Tidung dan menyebarkan praktik ini ke pulau-pulau yang lain.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan demonstrasi komitmen kolektif, peserta dan tim The Lead Institute melakukan Aksi Lapangan Bersih-Bersih Pantai sebagai komitmen kepedulian terhadap lingkungan dan kelestarian laut.

Puncak penutupan adalah pembacaan Deklarasi Komunitas Dewi Laut yang dipimpin oleh Dida Darul Ulum. Deklarasi ini memuat empat komitmen utama yakni melindungi makhluk laut, menjaga keseimbangan alam, menjadi pelindung bagi nelayan, serta berdiri sebagai simbol kekuatan dan kelestarian laut yang tak terhingga. [*]

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Malam Natal Aman, Forkopimda Pemalang Cek Lapangan

    Pastikan Malam Natal Aman, Forkopimda Pemalang Cek Lapangan

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Jajaran Forkopimda, para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, FKUB, dan Ketua TP. PKK Kabupaten Pemalang dr. Noor Faizah Maenofie melakukan monitoring Perayaan Malam Natal di sejumlah gereja yang ada di wilayah Kecamatan Pemalang, Rabu malam (24/12/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran dan perhatian pemerintah daerah […]

  • Tak Hanya Logistik, Pemprov Jateng Gencarkan Trauma Healing di Pemalang dan Purbalingga

    Tak Hanya Logistik, Pemprov Jateng Gencarkan Trauma Healing di Pemalang dan Purbalingga

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Trauma healing kami lakukan secara lengkap. Rumah sakit kami turunkan, termasuk RSUD Margono Soekarjo, Polda juga memiliki tim trauma healing, semuanya kami libatkan. Yang penting anak-anak tetap semangat dan bisa kembali bersekolah,” tegas Ahmad Luthfi. Berdasarkan pantauan di lapangan, layanan psikososial dan trauma healing juga dilaksanakan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Purbalingga sebagai bagian […]

  • GPM yang Digelar Polres Pekalongan di CFD Kajen Diserbu Warga, Dua Ton Beras Ludes Seketika

    GPM yang Digelar Polres Pekalongan di CFD Kajen Diserbu Warga, Dua Ton Beras Ludes Seketika

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ratusan warga memadati Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu (10/8/2025) pagi. Bukan hanya untuk berolahraga di Car Free Day (CFD), tetapi juga untuk berburu beras murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) 2025 yang digelar oleh Polres Pekalongan. Dalam hitungan jam, dua ton beras yang disediakan pun ludes diserbu warga. Pantauan di […]

  • LHK PCM Sako, Kota Palembang Tanamkan Pemahaman Tuntunan Pemulasaran Jenazah yang Benar

    LHK PCM Sako, Kota Palembang Tanamkan Pemahaman Tuntunan Pemulasaran Jenazah yang Benar

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Praktik lapangan Pelatihan Pemulasaran Jenazah tersebut diharapkan mampu memperkuat pemahaman peserta terhadap ilmu yang telah dipelajari, sekaligus menumbuhkan kesiapan dan kepercayaan diri untuk menerapkannya di kemudian hari ketika dibutuhkan dalam pelayanan kepada umat dan masyarakat.(Tarqum Aziz JurnalisMu Banyumas Raya)

  • Sepeda Sehat Bareng Bupati Pemalang di Ampelgading, Pemenang Hadiah Utama Tak Bisa Membawa Motor Pulang

    Sepeda Sehat Bareng Bupati Pemalang di Ampelgading, Pemenang Hadiah Utama Tak Bisa Membawa Motor Pulang

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kegiatan Sepeda Sehat Bareng Bupati Pemalang Mansur Hidayat yang dilaksanakan di Lapangan Desa Blimbing, Kecamatan Ampelgading pada Minggu (22/9/2024), sisakan masalah. Pemenang undian hadiah utama bernama Bambang merasa kecewa karena tak bisa membawa pulang hadiah utamanya berupa sepeda motor jenis metik. “Kata panitia hadiah baru bisa di ambil besok hari Rabu (25/9/2024), […]

  • Angin Puting Beliung Terjang Desa Banyumudal, Sejumlah Rumah Alami Kerusakan

    Angin Puting Beliung Terjang Desa Banyumudal, Sejumlah Rumah Alami Kerusakan

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Angin puting beliung menerjang wilayah Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (13/9/2025) siang. Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB ini mengakibatkan kerusakan. Ada tiga rumah warga yang mengalami kerusakan di dua dukuh berbeda, yaitu Dukuh Gumuk dan Dukuh Gumuk Kidul. Menurut laporan sementara dari warga, fenomena ini terjadi […]

expand_less