Rabu, 8 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Maksimalkan Penyerapan Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

Maksimalkan Penyerapan Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024 | 14:15 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pangan, Minggu (13/10/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon Wahyu Mijaya mengatakan, rencana ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen bawang merah dari petani.

Menurutnya, pembentukan BUMD pangan merupakan langkah jangka panjang untuk memaksimalkan pertanian.

“Saat ini proses pembentukan BUMD sedang dalam tahap pembahasan,” kata Wahyu di Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, belum lama ini.

Pembentukan BUMD pangan ini juga untuk menjamin kelancaran distribusi komoditas bawang merah, harapannya dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami mengupayakan untuk membentuk BUMD pangan. Sehingga hasil panen petani bisa ditangani Pemda,” ujarnya.

Ia mengingkapkan, hasil panen bawang merah dari Kabupaten Cirebon tidak hanya dipasarkan di wilayah lokal, tetapi juga didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat.

“Kita juga menyuplai pasokan komoditas ini tidak hanya di Kabupaten Cirebon, tetapi beberapa wilayah lainnya juga,” ungkap dia.

Dengan dibentuknya BUMD pangan ini, pihaknya optimis dalam menangani hasil panen yang melimpah, serta memberikan dampak positif bagi petani di Cirebon.

Selain itu, Pemkab Cirebon juga telah berdialog dengan para petani untuk mencari solusi atas berbagai masalah, termasuk keterbatasan akses pengairan yang sering terjadi selama musim kemarau.

“Kami berupaya mencari solusi, agar masalah pengairan ini tidak mengganggu siklus panen petani,” tambahnya.

Ia berharap, rencana pembentukan BUMD pangan ini bisa menstabilkan harga bawang merah di pasar, serta memastikan ketersediaan stok melimpah.

“Ini juga merupakan bagian dari kebijakan pengendalian inflasi, mengingat bawang merah merupakan salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi di Cirebon,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Padati Alun-Alun Pemalang Nobar Timnas Indonesia vs Arab Saudi

    Ribuan Warga Padati Alun-Alun Pemalang Nobar Timnas Indonesia vs Arab Saudi

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025 | 21:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ribuan warga Pemalang memadati alun-alun daerah setempat untuk mengikuti “nonton bersama” (nobar) laga Timnas melawan Arab Saudi dalam lanjutan Kualifikasi Putaran Keempat Piala Dunia 2026, Kamis (9/10/2025) dini hari. Meski laga digelar cukup malam, diketahui kick-off pertandingan dimulai pukul 00.15 WIB, namun antusiasme masyarakat tidak surut. Para pecinta sepak bola tetap memadati […]

  • Targetkan Kembali Peringkat Dua Nasional, Bunda Literasi Jateng Tinjau Perpusda Kudus

    Targetkan Kembali Peringkat Dua Nasional, Bunda Literasi Jateng Tinjau Perpusda Kudus

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026 | 15:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin menaruh harapan besar agar Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di Jawa Tengah dapat kembali berjaya. Ia menargetkan Jawa Tengah bisa merebut kembali posisi kedua nasional yang pernah diraih sebelumnya. Berdasarkan data terbaru, posisi TKM Jawa Tengah mengalami penurunan ke peringkat 26 nasional dengan skor […]

  • KIP Apresiasi Keterbukaan Informasi Pemprov Jawa Tengah

    KIP Apresiasi Keterbukaan Informasi Pemprov Jawa Tengah

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025 | 14:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi komitmen keterbukaan informasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Banyak badan publik kini aktif mengunggah informasi melalui website maupun media sosial, sehingga akses masyarakat semakin luas. Hal itu disampaikan Ketua KIP Jateng, Indra Ashoka Mahendrayana, saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, […]

  • Operasi Force Down Warnai Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2025 di Morowali

    Operasi Force Down Warnai Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2025 di Morowali

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025 | 11:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, menyaksikan secara langsung latihan 3 (tiga) Jet tempur Sukhoi Su-27/30 yang berhasil mendaratkan paksa (force down) pesawat asing yang memasuki wilayah udara nasional tanpa izin. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Latihan Komando Gabungan (Kogab) TNI yang terintegrasi di […]

  • Pencari Ikan Asal Purwokerto Utara Ditemukan Tewas di Waduk Penjalin Kabupaten Brebes

    Pencari Ikan Asal Purwokerto Utara Ditemukan Tewas di Waduk Penjalin Kabupaten Brebes

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025 | 16:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang pencari ikan bernama Abdul Kader Usman (62), warga Perumahan Saphire, Purwokerto Utara tewas setelah tenggelam di Waduk Penjalin, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pada Minggu (14/9/2025) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu korban sedang menyelam untuk mencari ikan bersama tiga rekannya dengan perlengkapan sederhana. Kejadian itu bermula, Ketika korban […]

  • Rektor Universitas Paramadina Usulkan “Pilkada Jalan Tengah”: Solusi Atasi Politik Uang dan Ketergantungan pada Cukong

    Rektor Universitas Paramadina Usulkan “Pilkada Jalan Tengah”: Solusi Atasi Politik Uang dan Ketergantungan pada Cukong

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 15:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, memaparkan sebuah gagasan inovatif dalam sistem pemilihan kepala daerah yang disebut sebagai “Pilkada Jalan Tengah”. Skema ini diperkenalkan sebagai Metode Campuran yang bertujuan untuk membenahi kualitas demokrasi sekaligus menekan biaya politik yang kian tidak terkendali di Indonesia. Dalam penjelasannya, Prof. Didik menyampaikan bahwa skema Pilkada […]

expand_less