Selasa, 30 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Maksimalkan Penyerapan Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

Maksimalkan Penyerapan Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pangan, Minggu (13/10/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon Wahyu Mijaya mengatakan, rencana ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen bawang merah dari petani.

Menurutnya, pembentukan BUMD pangan merupakan langkah jangka panjang untuk memaksimalkan pertanian.

“Saat ini proses pembentukan BUMD sedang dalam tahap pembahasan,” kata Wahyu di Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, belum lama ini.

Pembentukan BUMD pangan ini juga untuk menjamin kelancaran distribusi komoditas bawang merah, harapannya dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami mengupayakan untuk membentuk BUMD pangan. Sehingga hasil panen petani bisa ditangani Pemda,” ujarnya.

Ia mengingkapkan, hasil panen bawang merah dari Kabupaten Cirebon tidak hanya dipasarkan di wilayah lokal, tetapi juga didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat.

“Kita juga menyuplai pasokan komoditas ini tidak hanya di Kabupaten Cirebon, tetapi beberapa wilayah lainnya juga,” ungkap dia.

Dengan dibentuknya BUMD pangan ini, pihaknya optimis dalam menangani hasil panen yang melimpah, serta memberikan dampak positif bagi petani di Cirebon.

Selain itu, Pemkab Cirebon juga telah berdialog dengan para petani untuk mencari solusi atas berbagai masalah, termasuk keterbatasan akses pengairan yang sering terjadi selama musim kemarau.

“Kami berupaya mencari solusi, agar masalah pengairan ini tidak mengganggu siklus panen petani,” tambahnya.

Ia berharap, rencana pembentukan BUMD pangan ini bisa menstabilkan harga bawang merah di pasar, serta memastikan ketersediaan stok melimpah.

“Ini juga merupakan bagian dari kebijakan pengendalian inflasi, mengingat bawang merah merupakan salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi di Cirebon,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas TMMD Reguler Ke-125 Genjot Pengerjaan Sasaran Fisik Rehab RTLH

    Satgas TMMD Reguler Ke-125 Genjot Pengerjaan Sasaran Fisik Rehab RTLH

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta terus menggenjot pengerjaan sasaran fisik rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yakni rumah milik Ibu Spriyanti RT.003, RW.004, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Senin (28/07/2025). Ditagaskan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Kapten Inf Narno kegiatan rehab RTLH ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-125 yang bertujuan […]

  • Akibat Gempa, 271 unit Rumah dan 28 unit Fasilitas umum Rusak.

    Akibat Gempa, 271 unit Rumah dan 28 unit Fasilitas umum Rusak.

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sebanyak 271 unit rumah dan 28 unit fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Batang beberapa hari yang lalu, Selasa (9/7/2024). Sekretaris BPBD Batang Puji Setyowati mengatakan, ratusan bangunan yang rusak tercatat ada di 26 desa yang terdiri dari 3 kecamatan. “Kecamatan Batang ada 16 desa/kelurahan, Warungasem ada 8 desa, […]

  • Festival Slumpring, Bupati Kagumi Antusiasme Warga Cibuyur Warungpring

    Festival Slumpring, Bupati Kagumi Antusiasme Warga Cibuyur Warungpring

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengungkapkan rasa kagum dan harunya kala menyaksikan ribuan warga Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring yang antusias mengikuti Kirab Budaya Slumpring di lapangan desanya. Ungkapan tersebut disampaikan saat dirinya beserta Ketua Dekranasda Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie mengikuti kirab bersama-sama dengan warga Cibuyur. Sabtu (30/8/2025). Bukan hanya sekedar kagum, Bupati […]

  • Pemprov Jateng Bakal Alokasikan Anggaran Rp. 10 Miliar Untuk Rehabilitasi Wisata Colo

    Pemprov Jateng Bakal Alokasikan Anggaran Rp. 10 Miliar Untuk Rehabilitasi Wisata Colo

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mengalokasikan anggaran Rp10 miliar untuk merehabilitasi Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang terdampak bencana longsor. “Kami akan alokasikan sebesar Rp 10 miliar untuk perbaikan di wisata Colo ini,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen saat meninjau lokasi longsor di pintu masuk Wisata […]

  • Al-Qur’an Tak Hanya Dibaca dalam Ritual Ibadah, Tapi Berperan Sebagai Penyejuk Hati dan Penguat Kehidupan

    Al-Qur’an Tak Hanya Dibaca dalam Ritual Ibadah, Tapi Berperan Sebagai Penyejuk Hati dan Penguat Kehidupan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menegaskan Al-Qur’an tidak hanya dibaca dalam ritual ibadah, tetapi juga berperan sebagai penyejuk hati dan penguat kehidupan sosial masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Taj Yasin saat menghadiri Haul KH. M. Sa’ied Bachruddin Khorol Jaza’ ke-27, Ny. Hj. Chimdati Elliya Bachiya ke-8, KH. Ahmad Mukhlis Chasani ke-3, serta […]

  • Warga Banjiri Lapangan Pulosari, Saksikan Puncak Festival Wong Gunung

    Warga Banjiri Lapangan Pulosari, Saksikan Puncak Festival Wong Gunung

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ribuan warga dari berbagai wilayah sabtu kemarin tumpah memadati lapangan desa Pulosari untuk menyaksikan prosesi kirab ageng banyu panguripan yang merupakan puncak dari acara Festival Wong Gunung satu dekade yang digelar selama tiga hari berturut-turut. Prosesi kirab ageng banyu panguripan di awali dengan kirab budaya yang dilakukan dengan berjalan kaki dari kantor […]

expand_less