Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Maksimalkan Penyerapan Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

Maksimalkan Penyerapan Bawang Merah, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024 | 14:15 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pangan, Minggu (13/10/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon Wahyu Mijaya mengatakan, rencana ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen bawang merah dari petani.

Menurutnya, pembentukan BUMD pangan merupakan langkah jangka panjang untuk memaksimalkan pertanian.

“Saat ini proses pembentukan BUMD sedang dalam tahap pembahasan,” kata Wahyu di Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, belum lama ini.

Pembentukan BUMD pangan ini juga untuk menjamin kelancaran distribusi komoditas bawang merah, harapannya dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami mengupayakan untuk membentuk BUMD pangan. Sehingga hasil panen petani bisa ditangani Pemda,” ujarnya.

Ia mengingkapkan, hasil panen bawang merah dari Kabupaten Cirebon tidak hanya dipasarkan di wilayah lokal, tetapi juga didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat.

“Kita juga menyuplai pasokan komoditas ini tidak hanya di Kabupaten Cirebon, tetapi beberapa wilayah lainnya juga,” ungkap dia.

Dengan dibentuknya BUMD pangan ini, pihaknya optimis dalam menangani hasil panen yang melimpah, serta memberikan dampak positif bagi petani di Cirebon.

Selain itu, Pemkab Cirebon juga telah berdialog dengan para petani untuk mencari solusi atas berbagai masalah, termasuk keterbatasan akses pengairan yang sering terjadi selama musim kemarau.

“Kami berupaya mencari solusi, agar masalah pengairan ini tidak mengganggu siklus panen petani,” tambahnya.

Ia berharap, rencana pembentukan BUMD pangan ini bisa menstabilkan harga bawang merah di pasar, serta memastikan ketersediaan stok melimpah.

“Ini juga merupakan bagian dari kebijakan pengendalian inflasi, mengingat bawang merah merupakan salah satu komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi di Cirebon,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Kepulangan Para Pemudik Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

    Momen Kepulangan Para Pemudik Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026 | 10:45 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Momentum Lebaran 2026 diharapkan menjadi instrumen penggerak ekonomi di daerah. Kepulangan para pemudik di Jawa Tengah, diharapkan membawa dampak ekonomi daerah asal. Hal itu dikatakan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj Nawal Arafah Yasin, M. S. I, usai memberikan mauidhah hasanah di Masjid Agung Kudus, Rabu, 18 Maret 2026. “Harapan saya, […]

  • Wabup Pemalang Ajak Warga Warungpring Terus Nguri-uri Tradisi

    Wabup Pemalang Ajak Warga Warungpring Terus Nguri-uri Tradisi

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025 | 23:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes mengajak masyarakat untuk terus melestarikan tradisi dan menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Wabup saat menghadiri pengajian umum dan haul makam Cikelem 2025 di Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, Minggu (19/10/2025). Kegiatan haul, seperti diungkapkan Wabup, menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa syukur […]

  • Dugaan Adanya Diskriminasi dari PGRI Tingkat Kecamatan, Guru Swasta di Bantarkawung Gelar HGN 2025 Mandiri

    Dugaan Adanya Diskriminasi dari PGRI Tingkat Kecamatan, Guru Swasta di Bantarkawung Gelar HGN 2025 Mandiri

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025 | 15:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMK Swasta se-Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, merasa kecewa dan ada dugaan diskriminasi dari PGRI tingkat kecamatan, mereka menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 secara terpisah dan mandiri pada Kamis, 27 November 2025. Bertempat di SMK Ma’arif NU 01 Bantarkawung, acara ini melibatkan seluruh SMK Swasta […]

  • Jangan Gagal Paham! Rizal Bawazier Minta Aptrindo Pelajari Lagi Surat Kemenhub Soal Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pantura Pekalongan-Batang 

    Jangan Gagal Paham! Rizal Bawazier Minta Aptrindo Pelajari Lagi Surat Kemenhub Soal Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pantura Pekalongan-Batang 

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025 | 16:52 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) dinilai tak memahami aturan pembatasan truk sumbu tiga di sepanjang jalur Pantura Pemalang hingga Batang. Untuk itu, Aptrindo diminta untuk mempelajari kembali surat edaran yang dikeluarkan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hal itu disampaikan anggota DPR RI untuk dapil Jateng X, sebagaimana keterangan yang diterima wartawan […]

  • Bupati Anom Bareng Forkopimda Pantau Banjir di Ulujami

    Bupati Anom Bareng Forkopimda Pantau Banjir di Ulujami

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026 | 15:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Forkopimda setempat meninjau desa terdampak banjir yakni Desa Pesantren, Desa Kendalrejo, Desa Mojo, Desa Klegen dan Desa Kebojongan yang banjir akibat tingginya curah hujan serta dampak dari meluapnya air dari kali Comal. Sabtu (17/1/2026). Selain meninjau kondisi banjir, Bupati juga meninjau dapur umum yang didirikan Pemkab di […]

  • Wakil Rektor Universitas Paramadina: Pembatasan Kuota PTN Wujudkan Keadilan Ekosistem Pendidikan Tinggi

    Wakil Rektor Universitas Paramadina: Pembatasan Kuota PTN Wujudkan Keadilan Ekosistem Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026 | 23:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kebijakan pemerintah untuk membatasi kuota mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan keadilan bagi seluruh elemen pendidikan nasional, baik negeri maupun swasta. Hal tersebut merespons pernyataan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, yang sebelumnya meminta kebijakan tersebut ditelaah ulang karena khawatir akan menghambat akses […]

expand_less