Selasa, 10 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Prof. Mahfud MD di Paramadina: Negara Tak Akan Bertahan Tanpa Hukum

Prof. Mahfud MD di Paramadina: Negara Tak Akan Bertahan Tanpa Hukum

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ruang dialog strategis dengan menyelenggarakan Forum Meet The Leaders bertajuk “Lead With Law, Stand With Integrity: Break The Chain of Corruption in Indonesia”. Acara ini digelar di Kampus Kuningan Universitas Paramadina, Trinity Tower Lantai 45, pada Sabtu (28/6/2025), dan menghadirkan tokoh nasional sekaligus pakar hukum tata negara, Prof. Dr. Mahfud MD, sebagai pembicara tunggal.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menegaskan pentingnya nilai-nilai hukum dan integritas dalam kepemimpinan.

“Pemimpin masa depan harus memahami bahwa hukum dan integritas adalah pilar peradaban. Tanpa itu, negara hanya tinggal nama,” tegasnya.

Suasana forum semakin bermakna dengan hadirnya Omi Komaria Madjid, istri almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur), yang turut memberikan kesan atas keterlibatan Prof. Mahfud dalam memahami pemikiran suaminya.

“Saya sungguh kagum, karena Pak Mahfud yang telah menduduki berbagai jabatan penting di negeri ini ternyata sangat memahami pemikiran Cak Nur. Hal itu benar-benar di luar dugaan saya,” ungkap Omi.

Dalam paparannya, Prof. Mahfud MD menekankan bahwa supremasi hukum adalah fondasi utama dalam menciptakan ketertiban sosial dan memberantas praktik korupsi yang makin meluas di Indonesia. Ia mengutip pemikiran klasik Ibnu Taimiyah:

“Lebih baik 60 tahun hidup di bawah pemerintahan yang buruk, daripada satu malam tanpa negara; lebih baik 60 tahun bersama polisi yang tidak sempurna, daripada satu malam tanpa aparat penegak hukum,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mahfud menegaskan bahwa hukum merupakan unsur paling dasar dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Ia mengingatkan:

“Ubi societas ibi ius – di mana ada masyarakat, di situ ada hukum.” Tanpa penegakan hukum yang adil, demokrasi dapat berubah menjadi anarki; namun hukum yang tidak demokratis hanya akan melahirkan tirani.

Melalui pemaparan historis yang tajam, Mahfud memetakan perjalanan hukum dan politik di Indonesia: dari masa demokrasi liberal era Soekarno, masa otoritarianisme Orde Lama dan Orde Baru, hingga era reformasi yang kini dinilai mengalami kemunduran pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia menyoroti berbagai persoalan seperti praktik jual beli suara, pelemahan lembaga penegak hukum, dan ketimpangan dalam penegakan keadilan.

Tak hanya itu, Mahfud juga mengulas isi buku Paradox Indonesia karya Presiden Prabowo Subianto (2017), yang membahas dominasi oligarki serta paradoks kekayaan Indonesia: sumber daya alam yang melimpah namun disertai kemiskinan struktural, rendahnya indeks persepsi korupsi, tingginya ketimpangan ekonomi, dan lemahnya perlindungan terhadap lingkungan.

Dengan nada serius, Mahfud menyampaikan data-data mencengangkan yang mencerminkan ketimpangan ekstrem di Indonesia:

“Rp11.400 triliun dana pengusaha Indonesia disimpan di luar negeri, dan 1% penduduk menguasai lebih dari 50% kekayaan nasional serta 67% lahan negara. Lebih dari itu, menurut data IMF, 60,3% rakyat Indonesia atau 172 juta jiwa tergolong miskin jika menggunakan standar garis kemiskinan global USD 6,85/hari,” tegasnya.

Menutup paparannya, Mahfud menekankan dua langkah krusial yang harus segera diambil untuk menyelamatkan masa depan bangsa: memperkuat penegakan hukum dan mengejar para koruptor tanpa kompromi.

“Sejarah tidak pernah mencatat adanya negara yang bertahan lama tanpa fondasi hukum yang kokoh dan adil,” pungkasnya.

Forum ini menjadi refleksi mendalam bagi sivitas akademika dan publik untuk terus mengawal nilai-nilai integritas, hukum, dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pendidikan Pemalang Batalkan Kegiatan Inspiring Teacher

    Dinas Pendidikan Pemalang Batalkan Kegiatan Inspiring Teacher

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pemalang resmi membatalkan kegiatan Pemalang Inspiring Teacher yang sebelumnya direncanakan akan digelar oleh pihak ketiga. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disdikbud Pemalang, Ismun Hadiyo, pada Selasa malam (2/9/2025) di depan Pendopo Kabupaten Pemalang. Ismun menjelaskan, keputusan pembatalan diambil setelah muncul keresahan dari sejumlah guru dan […]

  • Doa Bersama Jelang Ujian Akhir Bertajuk ‘Sapra 2 Bersholawat’ Menghadirkan Hadroh Babul Mustofa Pekalongan

    Doa Bersama Jelang Ujian Akhir Bertajuk ‘Sapra 2 Bersholawat’ Menghadirkan Hadroh Babul Mustofa Pekalongan

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – SMK Satya Praja 2 Petarukan menggelar doa bersama dalam rangka sukses ujian akhir kelas XII tahun pelajaran 2023/2024 dan PPDB Tahun 2024 di aula outdoor sekolah setempat, Kamis, (7/3/2024). Dari pantauan wartawan Jurnalpemalang, acara yang bertajuk Sapra 2 Bersholawat itu menghadirkan grub Hadroh Babul Mustofa Pekalongan. Acara yang dimulai dari jm 08.00 WIB […]

  • Kasa Darma Husada PT USM Berkah Indonesia Produk Asli Pekalongan, Jadi Duta Alkes Indonesia dan Siap Go Internasional

    Kasa Darma Husada PT USM Berkah Indonesia Produk Asli Pekalongan, Jadi Duta Alkes Indonesia dan Siap Go Internasional

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kasa Darma Husada yang diproduksi PT USM Berkah Indonesia Pekalongan resmi ditetapkan sebagai Duta Alat Kesehatan Indonesia dalam ajang Halal Indo 2025 yang digelar di ICE BSD, Tangerang pada Selasa, 30 September 2025. Kasa Darma Husada merupakan produk unggulan dari PT USM Berkah Indonesia yang berkedudukan di Pekalongan Jawa Tengah. pada pameran […]

  • Pemprov Jateng Gandeng Kader PKK Menguji Makan Bergizi di 4 Sekolah Dasar

    Pemprov Jateng Gandeng Kader PKK Menguji Makan Bergizi di 4 Sekolah Dasar

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng kader PKK menguji coba program makan bergizi dengan mengikutkan 526 siswa dari empat sekolah dasar, di Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Selasa (27/8/2024). Makan bergizi ini dengan anggaran per porsi Rp15 ribu, sudah mendapat nasi berikut lauk berupa bistik ayam, ayam krispi, tempe goreng, sayur sup, […]

  • Sekda se-Jawa Tengah Diminta Perhatikan Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

    Sekda se-Jawa Tengah Diminta Perhatikan Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno meminta kepada Sekda di kabupaten/kota di wilayahnya agar memperhatikan tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di daerah masing-masing. “KDKMP harus jadi perhatian. Jangan sampai mengulang pengalaman Koperasi Unit Desa (KUD) dulu yang rontok karena problem manajemen,” kata Sumarno saat acara Rapat Koordinasi Forum Sekretaris Daerah […]

  • KPK Gandeng Universitas Paramadina Kampanye Biasakan yang Benar

    KPK Gandeng Universitas Paramadina Kampanye Biasakan yang Benar

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan kampanye Biasakan yang Benar, program edukatif untuk menumbuhkan semangat integritas dan antikorupsi dengan cara yang seru dan menarik. Selama dua hari, kampus Paramadina dipenuhi dengan berbagai kegiatan menarik mulai dari talkshow antikorupsi, panggung integritas, hingga workshop kreatif dan diskusi film antikorupsi. Acara diawali dengan […]

expand_less